Diospyros angulata adalah spesies pohon endemik Mauritius dari famili eboni (Ebenaceae) yang kini dinyatakan punah karena tidak ditemukan lagi di alam liar sejak koleksi herbarium terakhir tahun 1851, meskipun pernah ada survei ekstensif sejak 1981. Spesies ini dulunya hanya bisa ditemukan di Mauritius.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Diospyros angulata | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Divisi: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | |
| Spesies: | Diospyros angulata |
| Nama binomial | |
| Diospyros angulata | |
| Sinonim | |
|
Diospyros annonifolia A.DC. | |
Diospyros angulata adalah spesies pohon endemik Mauritius dari famili eboni (Ebenaceae) yang kini dinyatakan punah karena tidak ditemukan lagi di alam liar sejak koleksi herbarium terakhir tahun 1851, meskipun pernah ada survei ekstensif sejak 1981.[2] Spesies ini dulunya hanya bisa ditemukan di Mauritius.[3]
Spesies ini termasuk genus Diospyros, yang juga mencakup pohon buah kesemek dan kayu eboni, tetapi khusus Diospyros angulata, hanya dikenal dari dua koleksi herbarium awal dan tidak memiliki populasi alami atau kultivasi yang diketahui saat ini.
Diospyros angulata dinyatakan punah sejak tahun 2025. Penyebab punahnya Diospyros angulata antara lain karena pengrusakan habitat oleh manusia melalui penebangan berlebihan untuk mengeksploitasi kayunya yang memiliki warna dan tekstur yang khas.[4] Penyebab lain yang mengakbatkan kepunahan Diospyros angulata ialah kalah bersaing dengan spesies lain yang invasif serta punahnya hewan yang membantu penyebaran benihnya, seperti kura-kura raksasa mauritius dan burung dodo.[5]