Dimas Budi Satria Wibisana adalah seorang musisi, pencipta lagu dan gitaris berasal dari Indonesia. Karier di dunia musik dimulai dari pada saat duduk dibangku SMA di mana dia membuat duo gitar bersama Gerald Situmorang bernama Sketsa, menjadi session player untuk beberapa penyanyi seperti Raisa dan Afgan, membuat band rock bernama Jivva, hingga akhirnya sebuah proyek musikal bernama Biancadimas dengan istrinya, Bianca Nelwan. Bersama Biancadimas, Dimas Wibisana turut menulis karya-karya yang ditampilkan dalam album perdana mereka yang berjudul, Seperti Selamanya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Dimas Wibisana | |
|---|---|
| Lahir | Dimas Budi Satria Wibisana 19 Februari 1989 |
| Pendidikan | Swiss German University |
| Pekerjaan | |
| Suami/istri | Bianca Nelwan |
| Anak | 2 |
| Keluarga | Christoffer Nelwan (ipar) |
Dimas Budi Satria Wibisana (lahir 19 Februari 1989) adalah seorang musisi, pencipta lagu dan gitaris berasal dari Indonesia.[1] Karier di dunia musik dimulai dari pada saat duduk dibangku SMA di mana dia membuat duo gitar bersama Gerald Situmorang bernama Sketsa, menjadi session player untuk beberapa penyanyi seperti Raisa dan Afgan, membuat band rock bernama Jivva, hingga akhirnya sebuah proyek musikal bernama Biancadimas dengan istrinya, Bianca Nelwan. Bersama Biancadimas, Dimas Wibisana turut menulis karya-karya yang ditampilkan dalam album perdana mereka yang berjudul, Seperti Selamanya.[1]
Dimas memilih mempelajari instrumen gitar mulai dari umur 9 tahun. Ia memulai karier musik dimulai dari duo gitar Sketsa semenjak SMA. Sebelum bernama Sketsa, band tersebut bernama “Akustik PL” dan masih beranggotakan Gerald dan Adnan. Namun, Adnan kemudian pergi ke Australia, maka dari itu Gerald lalu mengajak Dimas untuk menggantikan posisinya. Mereka merilis album pertama di tahun 2010. Ternyata, album tersebut mencuri perhatian publik dan berhasil memperoleh nominasi AMI (Anugerah Musik Indonesia) Awards dan Indonesia Cutting Edge Music Awards (ICEMA) di kategori album grup jazz terbaik. Lalu, di tahun 2013, Sketsa merilis album yang kedua.[2]
Selama kiprahnya bersama Sketsa, Dimas juga mulai menjadi session player untuk beberapa musisi dan penyanyi lokal mulai dari tahun 2012. Penyanyi yang telah ia dukung antara lainnya adalah Afgan, Sheryl Sheinafia, Millane Fernandez, Ayushita dan Raisa.[3]
Dimas juga pernah bergabung dengan grup band Gruvi sebagai gitaris namun hanya sebentar. Kendati sebentar, pengalamannya di Gruvi membantu Dimas untuk berpogres dalam kariernya dengan mengenalkannya dengan sesama anggota baru yaitu Kevin Widaya. Bersama mantan vokalis Gruvi, Kevin Widaya, Dimas membentuk band rock Jivva. Namun akhirnya Jivva harus diistirahatkan karena Dimas memilih untuk lebih mengutamakan Biancadimas yaitu proyek musik bergenre Folk/Pop/World dengan istrinya Bianca Nelwan.[2][3]
Bersama Biancadimas
| Tahun | Judul | Dikreditkan sebagai | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Komponis | |||
| 2019 | After Met You | Ya | |
| Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan | Ya | ||
| 2021 | A Perfect Fit | Ya | Film orisinal Netflix |
| 2022 | Gara-Gara Warisan | Ya | |
| Noktah Merah Perkawinan | Ya | ||
| Tahun | Penghargaan | Kategori | Karya yang dinominasikan | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2021 | Festival Film Bandung | Penata Musik Terpuji Film Bioskop | A Perfect Fit | Nominasi | |
| 2023 | Anugerah Musik Indonesia | Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik | "Buku Mimpiku" (bersama Ifa Fachir) | Nominasi | [4] |
| Album Film Scoring Terbaik | Noktah Merah Perkawinan (Original Motion Picture Soundtrack) (bersama Ifa Fachir) |