Dieu et mon droit, artinya Tuhan dan hakku atau secara literal fr:Dieu et mon droit adalah motto Monarki Britania Raya di luar Skotlandia. Motto tersebut muncul pada sebuah gulungan tameng dari versi lambang Britania Raya yang digunakan di luar Skotlandia. Motto tersebut dikatakan mula-mula digunakan oleh Richard I (1157–1199) sebagai tangisan tempur dan rujukan kepada hak ilahi Penguasa untuk memerintah. Motto tersebut diadopsi sebagai motto kerajaan Inggris oleh Raja Henry V (1386–1422) dengan frasa "dan hakku" merujuk kepada klaimnya terhadap mahkota Prancis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Dieu et mon droit (pengucapan bahasa Prancis: [djø e mɔ̃ dʁwa]), artinya Tuhan dan hakku[1][2] atau secara literal fr:Dieu et mon droit (Hak ilahiku) adalah motto Monarki Britania Raya[2] di luar Skotlandia. Motto tersebut muncul pada sebuah gulungan tameng dari versi lambang Britania Raya yang digunakan di luar Skotlandia.[1] Motto tersebut dikatakan mula-mula digunakan oleh Richard I (1157–1199) sebagai tangisan tempur dan rujukan kepada hak ilahi Penguasa untuk memerintah.[3] Motto tersebut diadopsi sebagai motto kerajaan Inggris oleh Raja Henry V (1386–1422)[2][3][4] dengan frasa "dan hakku" merujuk kepada klaimnya terhadap mahkota Prancis.[4]