Dewi Puspitorini adalah seorang Purnawirawan TNI-AD yang terakhir menjabat sebagai Dokter Ahli bidang CVC RSPAD Gatot Subroto.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Dewi Puspitorini | |
|---|---|
| Dokter Ahli bidang CVC RSPAD Gatot Subroto | |
| Masa jabatan 31 Mei 2023 – 29 April 2025 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 15 Mei 1967 Jakarta |
| Almamater |
|
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1992—2025 |
| Pangkat | |
| NRP | 1920048020567 |
| Satuan | Kesehatan (CKM) |
Dewi Puspitorini (lahir 15 Mei 1967) adalah seorang Purnawirawan TNI-AD yang terakhir menjabat sebagai Dokter Ahli bidang CVC RSPAD Gatot Subroto.[1]
Dewi mahir dalam bidang Kesehatan (CKM). Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Dirprofnakes RSPAD Gatot Subroto.[2][3]
Dewi Puspitorini menempuh pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Indonesia dan memperoleh gelar dokternya pada tahun 1991. Ia melanjutkan studinya pada Program Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi Universitas Indonesia dan memperoleh gelar dokter spesialis paru pada tahun 2005. Selain itu, Dewi juga memperoleh gelar magister pada bidang Kajian Administrasi Rumah Sakit (KARS) pada tahun 2013.[4][5]
Dewi Puspitorini bergabung sebagai anggota dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Adapun layanan yang diberikan olehnya meliputi Konsultasi Paru dan Pernapasan.
Dalam kariernya, Dewi mendapat kesempatan untuk menjabat sebagai Pama Ditkesad pada tahun 1992. Setahun kemudian, Dewi menjabat sebagai Pama Kesdam Jaya dan ditahun berikutnya ia bergabung sebagai Kanit Instalasi Paru RSPAD Gatot Soebroto. Pada tahun 2018, ia menjabat sebagai SMF Gol. IV/Kol Dept. Kulit & Kelamin RSPAD Gatot Soebroto selama setahun. Pada tahun 2019, Ia berpindah ke Sub SMF Gol. IV/Kol Neuromaskuler Instalasi Rehab Medik RSPAD Gatot Soebroto hingga tahun 2020 Selanjutnya, ia menjabat sebagai Dirprofnakes RSPAD Gatot Subroto hingga tahun 2023. Di tahun berikutnya, ia menjadi dokter Ahli bidang CVC RSPAD Gatot Subroto hingga tahun 2025.[6]
Dewi Puspitorini juga berpraktik di Rumah Sakit Umum YARSI dan Rumah Sakit Jantung Jakarta.