Di Britania Raya, Dewan Riset Medis adalah lembaga yang didirikan pada tahun 1920 di Inggris dengan tugas mendanai penelitian dari para peneliti dalam bidang medis yang memiliki manfaat praktis. Dewan Riset Medis memperoleh pendanaan dari Pemerintah Inggris. Selama Perang Dunia II, Pemerintah Britania Raya menugaskan Dewan Riset Medis untuk mengadakan penelitian tentang penyembuhan luka akibat serangan bom dan kebakaran.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juli 2025) |
Di Britania Raya, Dewan Riset Medis (bahasa Inggris: Medical Research Council, disingkat MRC) adalah lembaga yang didirikan pada tahun 1920 di Inggris dengan tugas mendanai penelitian dari para peneliti dalam bidang medis yang memiliki manfaat praktis. Dewan Riset Medis memperoleh pendanaan dari Pemerintah Inggris. Selama Perang Dunia II, Pemerintah Britania Raya menugaskan Dewan Riset Medis untuk mengadakan penelitian tentang penyembuhan luka akibat serangan bom dan kebakaran.
Nama 'Dewan Riset Medis' pertama kali dicetuskan secara formal dalam Perintah Dewan Penasihat Medis bertanggal 11 Maret 1920 yang isinya menetapkan Komite Dewan Penasihat Medis di Inggris. Perintah tersebut memuat pengubahan nama dari Komite Riset Medis menjadi Dewan Riset Medis dengan tujuan menciptakan lembaga yang dapat menjalankan pekerjaan Komite Riset Medis.[1] Pada tanggal 25 Maret, Dewan Penasihat Medis menerbitkan Perintah Dewan yang menyetujui rancangan piagam pengubahan Komite Riset Medis menjadi badan hukum dengan nama 'Dewan Riset Medis’. Piagam berhasil disusun setelah sejumlah penambahan dan rancanganya disetujui pada tanggal 1 April 1920.[2]
Dewan Riset Medis memperoleh pendanaan dari Pemerintah Inggris.[3] Tugas utama dari Dewan Riset Medis adalah mendukung pengadaan penelitian yang mampu menyelesaikan permasalahan medis tertentu. Dukungan Dewan Riset Medis diberikan melalui pemberian dana kepada peneliti permasalahan medis. Dana yang diperoleh oleh peneliti ditargetkan menghasilkan manfaat praktis dalam bidang medis.[4] Selama Perang Dunia II, Pemerintah Britania Raya menetapkan Komite Luka Perang dalam Dewan Riset Medis untuk ditugaskan mengadakan penelitian tentang luka dan penyembuhan. Tugas ini berkaitan dengan kebutuhan pencangkokan kulit terhadap prajurit maupun warga sipil Inggris yang kulit tubuhnya terluka, terbakar atau terkelupas akibat terkena bom dan kebakaran.[5]