Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Dermanyssus gallinae

Dermanyssus gallinae adalah sebuah spesies tungau ektoparasit hematofag pada ayam. Spesies ini telah diakui sebagai vektor beberapa penyakit patogenik besar. Meski nama umumnya demikian, tungau ini memiliki beragam jenis inang lainnya seperti beberapa spesies burung liar dan mamalia, termasuk manusia. Di manusia, tungau ini dapat menyebabkan kondisi yang bernama gamasoidosis. Bentuk dan ukurannya mirip Ornithonyssus sylviarum.

Wikipedia article
Diperbarui 20 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dermanyssus gallinae
Dermanyssus gallinae Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumArthropoda
KelasArachnida
OrdoMesostigmata
FamiliDermanyssidae
GenusDermanyssus
SpesiesDermanyssus gallinae Suntingan nilai di Wikidata
De Geer, 1778
Artikel takson sembarang

Dermanyssus gallinae (umum dikenal sebagai tungau ayam atau tungau merah) adalah sebuah spesies tungau ektoparasit hematofag pada ayam. Spesies ini telah diakui sebagai vektor beberapa penyakit patogenik besar.[1][2] Meski nama umumnya demikian, tungau ini memiliki beragam jenis inang lainnya seperti beberapa spesies burung liar dan mamalia, termasuk manusia. Di manusia, tungau ini dapat menyebabkan kondisi yang bernama gamasoidosis.[3][4] Bentuk dan ukurannya mirip Ornithonyssus sylviarum.[5]

Referensi

  1. ↑ Desloire, Sophie; Valiente Moro, Claire; Chauve, Claude; Zenner, Lionel (2006). "Comparison of four methods of extracting DNA from D. gallinae (Acari: Dermanyssidae)". Veterinary Research. 37 (5): 725–732. doi:10.1051/vetres:2006031. PMID 16820136.
  2. ↑ Schiavone, Antonella; Pugliese, Nicola; Otranto, Domenico; Samarelli, Rossella; Circella, Elena; De Virgilio, Caterina; Camarda, Antonio (2022-01-20). "Dermanyssus gallinae: the long journey of the poultry red mite to become a vector". Parasites & Vectors. 15 (1): 29. doi:10.1186/s13071-021-05142-1. ISSN 1756-3305. PMC 8772161. PMID 35057849.
  3. ↑ Sparagano, O.A.E.; George, D.R.; Harrington, D.W.J.; Giangaspero, A. (2014). "Significance and Control of the Poultry Red Mite, Dermanyssus gallinae". Annual Review of Entomology. 59: 447–466. doi:10.1146/annurev-ento-011613-162101. PMID 24397522.
  4. ↑ George DR, Finn RD, Graham KM, Mul MF, Maurer V, Moro CV, Sparagano OA (March 2015). "Should the poultry red mite Dermanyssus gallinae be of wider concern for veterinary and medical science?". Parasites & Vectors. 8: 178. doi:10.1186/s13071-015-0768-7. PMC 4377040. PMID 25884317.
  5. ↑ Weisbroth, Steven H. (1960). "The Differentiation of Dermanyssus gallinae from Ornithonyssus sylviarum". Avian Diseases. 4 (2): 133–137. doi:10.2307/1587499. JSTOR 1587499.
Pengidentifikasi takson
Dermanyssus gallinae
  • Wikidata: Q1272501
  • Wikispecies: Dermanyssus gallinae
  • AFD: Dermanyssus_gallinae
  • BOLD: 199915
  • EoL: 3191724
  • EPPO: DERYGA
  • EUNIS: 263702
  • Fauna Europaea: 244113
  • Fauna Europaea (new): 7ff9e80b-8f53-47a3-b207-874210da1d7a
  • GBIF: 2188260
  • iNaturalist: 263331
  • IRMNG: 11263621
  • ISC: 85725
  • ITIS: 1158217
  • NBN: NHMSYS0021157998
  • NCBI: 34641
  • NZOR: 6184aec6-e546-4442-9ee7-220dd7b8ace8
  • Observation.org: 186697
  • Open Tree of Life: 7590
  • Plazi: 40E51713-3699-B891-8C3E-A507CD95E59A
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Dermanyssus

Oudemans, 1939 Dermanyssus diphyes Knee, 2008 Dermanyssus faralloni Nelson & Furman, 1967 Dermanyssus gallinae (DeGeer, 1778) Dermanyssus gallinoides Moss

Mesostigmata

destructor, yaitu sebuah tungau parasit lebah madu, dan tungau merah (Dermanyssus gallinae) yang merupakan parasit ayam. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak

Tungau bulu unggas

Tungau bulu unggas Dermanyssus gallinae Tungau yang menghisap darah unggas Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Arthropoda Subfilum: Chelicerata

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026