Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Denny Abdi

Denny Abdi adalah seorang diplomat karier yang kini menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam. Ia dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Vietnam oleh Presiden Joko Widodo pada 14 September 2020. Denny Abdi menyerahkan Surat Kepercayaan dari Presiden Joko Widodo kepada Presiden Vietnam Nguyễn Phú Trọng pada tanggal 17 Maret 2021. Sebelum menjabat sebagai duta besar, ia adalah direktur Asia Tenggara di kementerian luar negeri.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Denny Abdi
Denny Abdi
Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri
Petahana
Mulai menjabat
17 September 2025
Sebelum
Pendahulu
Cecep Herawan
Heru Hartanto Subolo (Pj.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Duta Besar Indonesia untuk Vietnam
Petahana
Mulai menjabat
14 September 2020
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
Sebelum
Pendahulu
Ibnu Hadi
Pengganti
Adam Mulawarman Tugio
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir12 Januari 1970 (umur 56)
Sungai Penuh, Jambi, Indonesia
KebangsaanIndonesia Indonesia
Suami/istriKristien Abdi
AlmamaterUniversitas Andalas (S.E.)
Universitas Indonesia (M.Si.)
Instagram: abdidenny Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Denny Abdi (lahir 12 Januari 1970)[1] adalah seorang diplomat karier yang kini menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam.[2] Ia dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Vietnam oleh Presiden Joko Widodo pada 14 September 2020.[3] Denny Abdi menyerahkan Surat Kepercayaan dari Presiden Joko Widodo kepada Presiden Vietnam Nguyễn Phú Trọng pada tanggal 17 Maret 2021.[4] Sebelum menjabat sebagai duta besar, ia adalah direktur Asia Tenggara di kementerian luar negeri.

Kehidupan awal dan pendidikan

Lahir di Sungai Penuh pada 12 Januari 1970, Denny Abdi adalah keturunan Minang.[5] Ia menempuh pendidikan dasar di sekolah-sekolah yang diselenggarakan oleh Yayasan Prayoga. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Agnes Padang dari tahun 1976 sampai 1982, diikuti oleh SMP Maria Padang, dari tahun 1982 sampai 1985. Ia bersekolah di SMA Don Bosco Padang dari tahun 1985 sampai 1988 sebelum belajar manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas di Padang. Selama masa kuliahnya, ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan, menjabat sebagai sekretaris jenderal badan perwakilan mahasiswa fakultasnya dan memimpin himpunan mahasiswa jurusannya, selain menjadi anggota AIESEC. Ia memperoleh gelar sarjananya pada tahun 1995. Setelah diterima di departemen luar negeri, dari tahun 1997 sampai 1999 Denny menempuh pendidikan magister hubungan internasional di Universitas Indonesia.[6]

Karier

Denny memulai tahun ketiga kuliahnya sebagai asisten manajer lapangan di perusahaan Ferrostaal Indonesia pada tahun 1991 selama dua tahun. Ia kemudian bekerja di perusahaan Sumatera Jaya Commodities sebagai manajer ekspor selama tiga tahun sejak tahun 1993, mewakili perusahaan tersebut di berbagai asosiasi ekspor. Ia sempat bekerja di Bank Universal di Jakarta sebagai direct funding officer pada tahun 1997 sebelum melamar ke departemen luar negeri pada tahun yang sama. Ia diterima di departemen luar negeri sebagai calon pegawai negeri sipil dan mengikuti pendidikan diplomatik dasar serta kursus bahasa Prancis.[6]

Denny memulai tugasnya sebagai pegawai negeri sipil penuh setelah meraih gelar magisternya pada tahun 1999. Jabatan diplomatiknya dimulai dengan penugasan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra dengan pangkat sekretaris kedua dari tahun 2001 hingga 2005. Setelah itu, ia menjabat sebagai asisten juru bicara presiden untuk hubungan internasional, Dino Patti Djalal, dari tahun 2005 hingga 2007 dan asisten sekretaris jenderal Kementerian Luar Negeri, Imron Cotan, dari tahun 2007 hingga 2008.[7]

Denny melanjutkan tugasnya di luar negeri, di Perutusan Tetap Republik Indonesia di New York dari tahun 2008 hingga 2012 dengan pangkat sekretaris pertama,[5] dan kemudian sebagai konselor. Ia kemudian diangkat sebagai kepala subdirektorat untuk urusan ekonomi dan keuangan internasional pada Direktorat Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup, Kementerian Luar Negeri dari tahun 2012 hingga 2015 dan di Perutusan Tetap Republik Indonesia di Jenewa dengan pangkat konselor dari tahun 2015 hingga 2017.[7]

Pada 26 April 2017, Denny dilantik sebagai Direktur Asia Tenggara pertama di Kementerian Luar Negeri.[8] Denny mengelola hubungan bilateral Indonesia dengan seluruh negara anggota ASEAN, Timor Leste, Palau, dan Kepulauan Marshall. Dalam perannya ini, ia menyoroti pentingnya mengubah pola pikir dari mengekspor bahan mentah menjadi produk bernilai tambah dan menekankan perlunya inovasi dan investasi berkelanjutan untuk meningkatkan perdagangan dan mengurangi defisit dengan negara-negara tertentu seperti Singapura dan Thailand. Ia juga menunjukkan potensi ekonomi digital yang signifikan di Asia Tenggara, dengan Indonesia sebagai pasar terbesar.[9]

Pada 19 Maret 2020, Denny dicalonkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar untuk Vietnam.[10] Setelah lulus penilaian oleh komisi I Dewan Perwakilan Rakyat pada bulan Juni,[11] ia dilantik sebagai Duta Besar pada 14 September.[12] Ia menyerahkan surat kepercayaannya kepada Presiden Vietnam Nguyễn Phú Trọng pada 17 Maret 2021.[13] Menurut Denny, ia tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan tugasnya di Vietnam karena adanya kemiripan makanan, suasana, dan cuaca dengan Indonesia. Untuk menyediakan makanan Indonesia bagi dirinya dan para tamu, Denny mendatangkan seorang juru masak dari Indonesia.[14] Selama SEA Games 2021 di Hanoi, kedutaan besar terlibat dalam koordinasi transportasi, akomodasi, makanan, fasilitas pelatihan, dan penerjemah bagi tim Indonesia serta mendorong warga negara Indonesia di Hanoi untuk menghadiri pertandingan dan menyemangati para atlet, terutama di akhir pekan.[15] Di akhir masa jabatannya, ia menerima Medali Persahabatan dari Wakil Menteri Luar Negeri Nguyễn Mạnh Cường pada 31 Oktober 2025.[16] Denny mengumumkan kepergiannya kepada Ketua Majelis Nasional Trần Thanh Mẫn pada 30 Oktober[17] dan Perdana Menteri Phạm Minh Chính pada 31 Oktober.[18]

Pada 17 September 2025, Denny dilantik sebagai sekretaris jenderal Kementerian Luar Negeri.[19] Pada 29 November 2025, Denny terpilih sebagai ketua ikatan alumni Universitas Andalas[20] dengan dukungan dari menteri luar negeri Sugiono.[21]

Kehidupan pribadi

Denny menikah dengan Kristien Abdi.[22][23]

Referensi

  1. ↑ Berdasarkan NIP. 19700112 199710 1 001 di Laporan Kinerja Direktorat Asia Tenggara 2019
  2. ↑ https://kemlu.go.id/hanoi/id/lists/daftar_pejabat_dan_staff/category-official-and-staff
  3. ↑ https://www.cnbcindonesia.com/news/20200914102424-4-186555/jokowi-lantik-20-duta-besar-berkuasa-penuh-siapa-saja
  4. ↑ https://www.liputan6.com/global/read/4508871/duta-besar-ri-baru-serahkan-surat-kepercayaan-ke-presiden-vietnam
  5. 1 2 Afrizal (18 September 2025). "Putra Minang Kembali Duduki Jabatan Penting di Pemerintahan Prabowo, MDN-G Sampaikan Apresiasi" [Minang Sons Reappointed to Key Positions in Prabowo’s Government, MDN-G Expresses Appreciation]. Banda Sapuluah. Diakses tanggal 21 September 2025.
  6. 1 2 Abdi, Denny (1999). Rusia dan persemakmuran negara-negara merdeka dalam pengelolaan keamanan [Russia and the Commonwealth of Independent States in Security Management] (Master's thesis). Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Diakses tanggal 21 September 2025.
  7. 1 2 "Bapak Denny Abdi, S.E., M.Si". Alumni Universitas Andalas. 7 February 2023. Diakses tanggal 21 September 2025.
  8. ↑ "Menteri Luar Negeri Lantik 10 Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Luar Negeri" [Foreign Minister Inaugurates 10 Primary High Leaders of the Ministry of Foreign Affairs]. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia. 26 April 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 19 July 2017. Diakses tanggal 22 August 2025.
  9. ↑ Heliana, Evy S. (May 2020). "Perluasan Bisnis di Asia Tenggara" [Business Expansion in Southeast Asia] (PDF). Majalah AKSES. Diakses tanggal 21 September 2025.
  10. ↑ Zhacky, Mochamad (11 May 2020). "Ini 31 Nama Calon Dubes, Ada Eks Dirut Metro TV". detikNews. Diakses tanggal 21 September 2025.
  11. ↑ Sari, Haryanti Puspa; Erdianto, Kristian (17 June 2020). "DPR Lanjutkan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Dubes RI" [House of Representatives Continues Fit and Proper Test for Indonesian Ambassador Candidates]. Kompas.com. Diakses tanggal 21 September 2025.
  12. ↑ Asmara, Chandra Gian (14 September 2020). "Jokowi Lantik 20 Duta Besar Berkuasa Penuh, Siapa Saja?". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 21 September 2025.
  13. ↑ "Tổng Bí thư, Chủ tịch nước Nguyễn Phú Trọng tiếp các Đại sứ trình Quốc thư" [General Secretary and President Nguyễn Phú Trọng Receives Ambassadors Presenting Credentials]. Học viện An ninh nhân dân (dalam bahasa Vietnam). 18 March 2021. Diakses tanggal 21 September 2025.
  14. ↑ Putranto, Angger (19 May 2022). "Denny Abdi, Penggemar Cha Ca" [Denny Abdi, Fan of Cha Ca]. Kompas. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 September 2025. Diakses tanggal 21 September 2025.
  15. ↑ Putranto, Angger (17 May 2022). "Dari Penyambutan hingga Akomodasi Suporter, Bentuk Dukungan KBRI di Hanoi" [From Welcoming to Accommodating Supporters, Forms of Support by the Indonesian Embassy in Hanoi]. Kompas. Diakses tanggal 21 September 2025.
  16. ↑ Vietnam+ (VietnamPlus) (2025-10-31). "Indonesian Ambassador to Vietnam presented with Friendship Order". Vietnam+ (VietnamPlus) (dalam bahasa Vietnam). Diakses tanggal 2025-11-16.
  17. ↑ Online, Nhan Dan (2025-10-30). "Outgoing Indonesian, Singaporean ambassadors bid farewell to NA Chairman". Nhan Dan Online (dalam bahasa Vietnam). Diakses tanggal 2025-11-16.
  18. ↑ vietnam.vn (2025-10-31). "Prime Minister received Indonesian Ambassador to say goodbye". vietnam.vn (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-16.
  19. ↑ Wiryono, Singgih; Ramadhan, Ardito (18 September 2025). "Menlu Sugiono Lantik 8 Pejabat Eselon I Kemenlu, Ini Daftarnya" [Foreign Minister Sugiono Appoints 8 Top Foreign Ministry Officials, Here's the List]. Kompas.com. Diakses tanggal 21 September 2025.
  20. ↑ "Denny Abdi Terpilih sebagai Ketua IKA Unand 2025–2029 lewat Musyawarah Kongres VII" [Denny Abdi Elected as Chairman of IKA Unand 2025–2029 through the VII Congress Deliberation]. Rakyat Sumbar. November 30, 2025. Diakses tanggal December 6, 2025.
  21. ↑ Haikal, M. (28 November 2025). "Menlu Sugiono Dukung Denny Abdi Maju Jadi Caketum IKA Unand". Kata Sumbar. Diakses tanggal 6 December 2025.
  22. ↑ Ngo, Minh (2 March 2024). "Ambassadors' spouses dazzle in Vietnamese ao dai". Hanoitimes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 September 2025.
  23. ↑ "Dubes Hanoi Gelar Open House, Sajikan Lontong Sayur dan Opor Ayam" [Ambassador in Hanoi Hosts Open House, Serves Lontong Sayur and Chicken Opor]. Independensi.com. 22 April 2023. Diakses tanggal 21 September 2025.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal dan pendidikan
  2. Karier
  3. Kehidupan pribadi
  4. Referensi

Artikel Terkait

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Hanoi

misi diplomatik Indonesia

Daftar Duta Besar Indonesia untuk Vietnam

artikel daftar Wikimedia

Daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026