Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Demokrasi defensif

Demokrasi defensif adalah konsep yang menegaskan perlindungan sistem politik dari ancaman internal yang dapat menghancurkannya. Gagasan ini lahir dari pengalaman Eropa pada abad ke-20, ketika kebebasan justru dimanfaatkan oleh kelompok otoriter untuk menghancurkan demokrasi dari dalam. Hal ini menunjukkan bahwa demokrasi tidak cukup hanya dengan partisipasi rakyat, tetapi juga membutuhkan instrumen hukum untuk mencegah hadirnya gerakan yang mengancam tatanan konstitusional.

Wikipedia article
Diperbarui 13 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Demokrasi defensif adalah konsep yang menegaskan perlindungan sistem politik dari ancaman internal yang dapat menghancurkannya. Gagasan ini lahir dari pengalaman Eropa pada abad ke-20, ketika kebebasan justru dimanfaatkan oleh kelompok otoriter untuk menghancurkan demokrasi dari dalam. Hal ini menunjukkan bahwa demokrasi tidak cukup hanya dengan partisipasi rakyat, tetapi juga membutuhkan instrumen hukum untuk mencegah hadirnya gerakan yang mengancam tatanan konstitusional. [1]

Praktik demokrasi defensif biasanya melibatkan pembatasan, pengawasan, dan regulasi terhadap kelompok atau aktivitas yang dianggap berbahaya bagi negara konstitusional. Sebagai contoh nyata dapat dilihat di Jerman, yang melarang partai politik dengan ideologi Nazi demi mencegah kebangkitan otoritarianisme. Namun, penerapan serupa sering menimbulkan dilema di negara lain. Di Indonesia, perdebatan soal wacana pembubaran organisasi tertentu dan pengaturan ruang digital memunculkan perdebatan tentang batas antara menjaga demokrasi dan membatasi kebebasan sipil. Ketegangan ini memperlihatkan bahwa demokrasi defensif selalu berhadapan dengan tarik menarik kepentingan politik. Dengan kata lain, langkah-langkah protektif akan efektif apabila diterapkan dengan dasar hukum yang kuat, tetapi dapat menurunkan tingkat kebebasan sipil bila diterapkan secara berlebihan.

Keberhasilan demokrasi defensif sangat bergantung pada kepastian hukum, prinsip proporsionalitas, dan pengawasan independen. Di satu sisi, ia mampu menjaga stabilitas politik dan mencegah kembalinya ideologi antidemokratis. Namun di sisi lain, instrumen ini dapat disalahgunakan jika tidak diatur dengan prinsip proporsionalitas dan transparansi. Oleh karena itu, perlindungan demokrasi hanya akan sah jika tetap selaras dengan nilai kebebasan sehingga tidak berubah menjadi otoritarianisme yang justru melemahkan demokrasi itu sendiri. [2]

Referensi

  1. ↑ Loewenstein, Karl (1937-06). "Militant Democracy and Fundamental Rights, I". American Political Science Review (dalam bahasa Inggris). 31 (3): 417–432. doi:10.2307/1948164. ISSN 1537-5943.
  2. ↑ "Marking 50 Years in the Struggle for Democracy". Freedom House (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-10.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Korea

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Demokrasi terpimpin

sistem demokrasi yang pernah berlaku di Indonesia sejak tahun 1959 hingga 1966, istilah untuk sebuah pemerintahan demokrasi dengan peningkatan otokrasi dan menjadi bagian dari perkembangan demokrasi di Indonesia.

Jenis-jenis demokrasi

Jenis-jenis demokrasi merujuk pada berbagai struktur pemerintahan yang mewujudkan prinsip-prinsip demokrasi ("pemerintahan oleh rakyat") dalam beberapa

Sejarah demokrasi

keadaan Negara di mana dalam sistem pemerintahannya kedaulatan berada di tangan masyarakat/rakyat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026