Deklarasi kemerdekaan Katalonia adalah sebuah deklarasi yang dilakukan oleh Parlemen Katalonia pada 27 Oktober 2017, yang menyatakan kemerdekaan Katalonia, yang sebelumnya merupakan sebuah daerah komunitas otonom di Spanyol, menjadi negara merdeka yang disebut Republik Katalonia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Deklarasi Kemerdekaan Katalonia | |
|---|---|
Puigdemont berbicara pada sidang Parlemen Katalonia pada 10 Oktober 2017 | |
| Dibuat | 10 Oktober 2017 |
| Ratifikasi | 27 Oktober 2017 (tidak diakui) |
| Penandatangan | Anggota Parlemen Katalonia yang termasuk dalam partai politik pro kemerdekaan |
| Tujuan | Deklarasi kemerdekaan unilateral Katalonia sebagai republik berdaulat dari Spanyol |
Deklarasi kemerdekaan Katalonia adalah sebuah deklarasi yang dilakukan oleh Parlemen Katalonia pada 27 Oktober 2017, yang menyatakan kemerdekaan Katalonia, yang sebelumnya merupakan sebuah daerah komunitas otonom di Spanyol, menjadi negara merdeka yang disebut Republik Katalonia.
Sebelumnya, pada Referendum kemerdekaan Katalonia 2017 pada 1 Oktober, sekitar 92% pemilih mendukung kemerdekaan. Deklarasi kemerdekaan dilakukan setelah pemungutan suara di Parlemen Katalonia. Dari 135 anggota parlemen, 70 mendukung kemerdekaan, 10 menolak, dan 2 abstain.[1] Puluhan anggota lainnya melakukan walk out atau keluar dari sidang untuk memprotes pemungutan suara ini.[1]
Pemerintah kerajaan Spanyol, dengan persetujuan Senat, menanggapi dengan membubarkan parlemen dan pemerintah Katalonia, mengambil alih pemerintahan, dan memerintahkan diadakannya pemilihan umum di daerah tersebut.[1] Menurut Spanyol, tindakan ini dilakukan sesuai pasal 155 Konstitusi Spanyol. Pemerintah Spanyol juga memberhentikan Presiden Katalonia, Carles Puigdemont dan para pemimpin senior polisi Katalonia, dan menunjuk Wakil Perdana Menteri Spanyol Soraya Saenz de Santamaria sebagai penguasa sementara di Katalonia.[2]
Belum ada negara lain yang mengakui kedaulatan Katalonia.[3] Beberapa negara, yaitu Andorra,[4] Argentina,[5] Bulgaria,[6] Kanada,[7] Kolombia,[8] Siprus,[9] Ceko,[10] Estonia,[11] Finlandia,[12] Prancis,[13] Georgia,[14] Jerman,[15] Irlandia,[16] Italia,[17] Latvia,[18] Lituania,[19] Malta,[20] Meksiko,[21] Moldova,[22] Norwegia,[23] Panama,[24] Polandia,[25] Portugal,[26] Serbia,[27] Turki,[28] Ukraina,[29] Britania Raya,[30] dan Amerika Serikat[31] mengeluarkan pernyataan menolak kedaulatan Republik Katalonia dan mendukung keutuhan negara Spanyol.[32][33]