Hendrawanto Panji Akbar Luthan atau yang dikenal dengan Deddy Luthan adalah seorang koreografer tari asal Indonesia. Ia merupakan pengelola sekaligus pemimpin kelompok tari Deddy Luthan Dance Company.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Deddy Luthan | |
|---|---|
| Lahir | (1951-04-25)25 April 1951 Jakarta |
| Meninggal | 10 Juli 2014(2014-07-10) (umur 63) Jakarta |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta |
| Pekerjaan | Seniman, pengajar |
| Dikenal atas | Koreografer |
| Suami/istri | Elly D. Luthan |
| Anak | Panji Danan Setiawan, Satwika Galuh Wardani, dan Dimas Panji Nurfadilah |
| Orang tua | Luthan Madjid |
Hendrawanto Panji Akbar Luthan atau yang dikenal dengan Deddy Luthan (25 April 1951 – 10 Juli 2014) adalah seorang koreografer tari asal Indonesia. Ia merupakan pengelola sekaligus pemimpin kelompok tari Deddy Luthan Dance Company.
Deddy lahir dari pasangan orang tua yang berasal dari Minangkabau.[1] Ayahnya, Luthan Madjid, adalah seorang aktivis politik dan pengusaha penerbitan.
Ia menikah dengan Elly D. Luthan. Bersama Elly, Deddy Luthan telah dikaruniai tiga orang anak, yaitu Panji Danan Setiawan, Satwika Galuh Wardani, dan Dimas Panji Nurfadilah.[2]
Sebelum masuk ke LPKJ (Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta) di Taman Ismail Marzuki, Deddy sempat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.[3] Ia menyelesaikan pendidikannya pada Jurusan Tari di LPKJ pada tahun 1979.
Sebelum menjadi pelatih, ia pernah menjadi penari. Sebagai penari ia melawat ke beberapa negara, antara lain Australia, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Jepang, Kanada, dan Hongkong. Dalam berkarya, ia selalu memasukkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat.
Selain menjadi koreografer, saat ini ia juga mengajar di Institut Kesenian Jakarta, dan menjabat sebagai Ketua Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta.[4]
Deddy Luthan meninggal dunia pada 10 Juli 2014 di Jakarta akibat penyakit yang dideritanya. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan.[5]