De Havilland DH.110 Sea Vixen merupakan sebuah pesawat tempur versi dua tempat duduk yang digunakan oleh penerbangan Angkatan Laut Inggris) pada tahun 1950-an hingga 1960-an. Pesawat ini dirancang oleh de Havilland. Dibangunkan berdasarkan pesawat tempur bertenaga jet generasi terdahulu, Sea Vixen digunakan untuk mempertahankan armada kapal induk. Desain De Havilland mempunyai bom ganda dengan tata letak seperti pesawat de Havilland Vampire, memiliki struktur semua logam dan fitur sayap menyapu. Untuk mesin pesawat ini didukung oleh dua Rolls-Royce Avon, masing-masing mampu menghasilkan 7.500 lbf (33 kN) tenaga dorong, yang akan memungkinkan pesawat menjadi pesawat supersonik. DH 110 adalah pesawat tempur Inggris pertama dengan dua kursi yang mencapai kecepatan supersonik dengan persenjataan empat meriam ADEN 30 mm ADEN.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| DH.110 Sea Vixen | |
|---|---|
de Havilland Sea Vixen saat pertunjukkan udara Yeovilton 2009. | |
| Informasi umum | |
| Jenis | Pesawat tempur |
| Pabrikan | de Havilland |
| Sejarah | |
| Tanggal perkenalan | Juli 1959 |
| Pensiun | 1972 |

De Havilland DH.110 Sea Vixen merupakan sebuah pesawat tempur versi dua tempat duduk yang digunakan oleh penerbangan Angkatan Laut Inggris) pada tahun 1950-an hingga 1960-an. Pesawat ini dirancang oleh de Havilland. Dibangunkan berdasarkan pesawat tempur bertenaga jet generasi terdahulu, Sea Vixen digunakan untuk mempertahankan armada kapal induk. Desain De Havilland mempunyai bom ganda dengan tata letak seperti pesawat de Havilland Vampire, memiliki struktur semua logam dan fitur sayap menyapu. Untuk mesin pesawat ini didukung oleh dua Rolls-Royce Avon, masing-masing mampu menghasilkan 7.500 lbf (33 kN) tenaga dorong, yang akan memungkinkan pesawat menjadi pesawat supersonik . DH 110 adalah pesawat tempur Inggris pertama dengan dua kursi yang mencapai kecepatan supersonik[1] dengan persenjataan empat meriam ADEN 30 mm ADEN.
Pada tahun 1964, kapal induk HMS Centaur dengan Skuaton 892 Sea Vixens ditempatkan didekat Indonesia yang digunakan untuk mencegah eskalasi Presiden Sukarno saat Konfrontasi Indonesia-Malaysia .[2] Setelah perusahaan de Havilland dilebur menjadi perusahaan Hawker Siddeley, pesawat ini kemudian dikenal dengan nama lain Hawker Siddeley Sea Vixen.