Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Daur hidup virus

Virus hanya mampu bereplikasi dengan membajak sistem reproduksi sel dan mengalihkannya untuk mereproduksi struktur genetik virus. Jadi, virus tidak dapat bereproduksi di luar sel hidup, dan harus bergantung pada sel inang untuk bisa bertahan hidup. Kebanyakan virus spesifik terhadap spesies, dan biasanya virus dapat menyerang tumbuhan, hewan, bakteri, atau fungi tertentu.

Wikipedia article
Diperbarui 9 April 2020

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Daur hidup virus
Daur hidup virus influenza
  • Penginangan
  • Replikasi
  • Latensi
  • Pelepasan

Virus hanya mampu bereplikasi dengan membajak sistem reproduksi sel dan mengalihkannya untuk mereproduksi struktur genetik virus. Jadi, virus tidak dapat bereproduksi di luar sel hidup, dan harus bergantung pada sel inang untuk bisa bertahan hidup.[1] Kebanyakan virus spesifik terhadap spesies, dan biasanya virus dapat menyerang tumbuhan, hewan, bakteri, atau fungi tertentu.

Daur hidup

Penginangan virus

Artikel utama: Penginangan virus

Agar virus dapat bereproduksi dan menginfeksi, virus harus memasuki sel pada organisme inang dan menggunakan materi sel inang. Untuk memasukinya, protein pada permukaan virus berinteraksi dengan protein sel. Adsorpsi akan terjadi di antara partikel virus dengan membran sel inang. Lubang akan terbentuk pada membrannya, sehingga partikel virus atau materi genetiknya masuk dalam sel inang tempat replikasi genom virus dapat terjadi.

Replikasi virus

Artikel utama: Replikasi virus

Selanjutnya virus harus mengatur kendali mekanisme replikasi sel inang. Pada tahap ini terjadi perbandingan kerentanan dan permisibilitas sel inang. Permisibilitas menentukan akibat dari infeksi. Setelah kontrol terpenuhi dan keadaan lingkungan sudah memungkinkan untuk bereplikasi, virus mulai membuat salinan genomnya sendiri dan dapat terjadi secara cepat hingga mencapai jutaan.

Pelepasan virus

Artikel utama: Pelepasan virus

Setelah virus itu menyalin genomnya sendiri, virus baru akan keluar dari sel inang. Sel inang sudah tak dapat digunakan untuk replikasi; sel dapat mati dan virus baru harus mencari inang baru, sehingga tahapan ini adalah tahapan terakhir daur hidup virus.

Latensi virus

Artikel utama: Latensi virus

Virus dapat "bersembunyi" di antara sel untuk menghindari "kejaran" sistem pertahanan tubuh. Pada saat latensi terjadi, virus dapat berhenti memperbanyak diri setelah terjadinya infeksi pertama. Namun, materi genetiknya tidak hilang, dan dapat aktif lagi.

Referensi

  1. ↑ N.J. Dimmock et al. "Introduction to Modern Virology, 6th edition." Blackwell Publishing, 2007.
  • l
  • b
  • s
Mikrobiologi: Virus
  • Pengantar
  • Sejarah virologi
  • Virus dalam sejarah manusia
Bagian dari virus
  • Selubung (amplop)
  • Kapsid
  • Protein virus
Daur hidup virus
  • Penginangan virus
  • Replikasi virus
  • Pelepasan virus
  • Latensi virus
  • Viroplasma
Genetika
  • Reasorsi
  • Pergeseran antigen
  • Penyimpangan antigen
  • Percampuran fenotipe
Menurut inang
  • Bakteriofag
  • Virofag
  • Mikovirus
  • Virus tumbuhan
  • Virus hewan
  • Virus manusia
  • Category Kategori
  • Portal Portal
  • Commons page Commons

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Daur hidup
  2. Penginangan virus
  3. Replikasi virus
  4. Pelepasan virus
  5. Latensi virus
  6. Referensi

Artikel Terkait

Bakteriofag

virus yang menginfeksi dan bereplikasi di dalam tubuh bakteri

Kehidupan

bentuk materi yang dapat mengambil energi dari lingkungan untuk replikasi

Lingkungan

kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026