Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Dasar laut

Dasar laut adalah bagian terbawah dari permukaan laut. Bentuk dasar laut mirip dengan di daratan. Isi dari dasar laut diketahui melalui eksplorasi dan survei hidrografi. Di dalam dasar laut terdapat terumbu karang, padang lamun dan tambang yang bervariasi. Konfigurasi dasar laut menggunakan peta batimetri. Kajian mengenai dasar laut menjadi bagian dari oseanografi.

punggung samudera
Diperbarui 22 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dasar laut
Peta dasar laut

Dasar laut adalah bagian terbawah dari permukaan laut. Bentuk dasar laut mirip dengan di daratan. Isi dari dasar laut diketahui melalui eksplorasi dan survei hidrografi. Di dalam dasar laut terdapat terumbu karang, padang lamun dan tambang yang bervariasi. Konfigurasi dasar laut menggunakan peta batimetri. Kajian mengenai dasar laut menjadi bagian dari oseanografi.

Pencitraan

Dugaan dan fakta tentang bentuk

Awalnya, ilmuwan mengira bahwa bentuk dasar laut hanya datar dan tidak memiliki bentuk. Setelah ilmu-ilmu modern berkembang, ilmuwan mengetahui bahwa topografi dari dasar laut sangat kompleks sama seperti di daratan.[1] Peralatan pemindai dan pencitra dasar laut memanfaatkan konsep pencitraan dan penampangan bawah air. Metode yang digunakan adalah deteksi tenaga gema. Deteksi tenaga gema mampu memberikan informasi mengenai kekasaran dan kekerasan dari target yang ingin diketahui informasinya.[2]

Isi

Informasi mengenai dasar laut dapat diketahui dengan mengadakan eksplorasi terhadap bagian Bumi yang tertutupi oleh laut. Eksplorasi ini kemudian dapat memberikan pengetahuan yang diperlukan sebagai bahan informasi.[3] Di dasar laut dapat diadakan operasi pencarian bawah laut. Pencarian ini dilakukan untuk menemukan posisi benda yang tenggelam di bawah permukaan laut dan tergeletak di dasar laut. Benda yang dicari tidak terlihat dari permukaan laut. Posisi sebuah benda yang tenggelam diketahui dengan menetapkan kedalaman dan kedudukan dari benda tersebut.[4]

Posisi dan kedalam

Data mengenai posisi dan kedalaman dasar laut juga dapat diperoleh menggunakan survei hidrografi. Jenis pemerum gema yang dapat digunakan ada dua yaitu pemerum gema sorot tunggal atau pemerum gema multisorot.[5] Pemerum gema sorot tunggal mamanfaatkan gelombang akustik tunggal yang berfokus ke garis tunggal dengan sumbu transduser. Sementara pemerum gema multisorot memanfaatkan gelombang akustik dengan bentuk kipas untuk menyapu lantai dasar perairan dengan satu garis tegak lurus. Akurasi yang dihasilkan oleh pemerum gema sorot tunggal dibandingkan dengan pemerum gema multisorot. Sementara pemerum gema multisorot menampilkan pencitraan dasar laut dalam skala yang luas dengan resolusi tinggi. Kedalaman perairan dan sudut sapu menentukan lebar dari sapuan dasar laut pada pemerum gema multisorot. Perencanaan jarak antarlajur dengan survei laut selalu dikaitkan dengan hubungan antara lebar sapuan dan kedalaman perairan.[6]

Keanekaragaman hayati

Ikan

Pada dasar laut dengan kedalaman antara 600 hingga 2.700 meter di bawah permukaan laut, ilmuwan telah menemukan keberadaan ikan yang hidup dalam kedalaman tersebut. Ikan-ikan di kedalaman tersebut mampu melihat dalam kegelapan laut dan mencari mangsa dengan menghasilkan cahaya dari bagian tubuhnya sendiri.[7]

Terumbu karang

Dasar laut di daerah perairan tropis memiliki organisme khusus yang disebut terumbu karang. Lokasi keberadaan terumbu karang berada di pinggir pantai. Terumbu karang juga tumbuh di permukaan laut dengan kedalaman sekitar 50 meter yang masih terkena oleh sinar matahari. Proses pembentukan terumbu karang disebabkan oleh keberadaan biota laut yang memproduksi kapur. Biota laut ini terutama adalah spesies karang dan alga. Keberadaan terumbu karang berperan dalam menahan gelombang laut. Ekosistem terumbu karang sangat terpenngaruh dengan kondisi perubahan lingkungannya. Faktor-faktor utama yang memengaruhinya adalah suhu, keasinan, sedimentasi, eutrofikasi, dan kualitas perairan alami.[8]

Padang lamun

Padang lamun tumbuh di dasar laut yang masih terkena sinar matahari yang mengandung energi yang cukup untuk pertumbuhan lamun. Pertumbuhan lamun pada pada lamun dalam keadaan tegak. Daun yang tumbuh berbentuk pita yang tipis dan akarnya menjalar.[9]

Konfigurasi

Konfigurasi bagi dasar laut dilakukan dengan menggunakan peta batimetri.[10] Dasar laut yang berbentuk lembah yang luas dan dalam serta membulat disebut lubuk laut. Pembentukan lubuk laut diakibatkan oleh pemerosotan dasar laut. Contoh lubuk laut adalah Lubuk Laut Sulawesi dan Lubuk Laut Banda.[1]

Pemanfaatan

Bagian dasar laut telah terdapat banyak tambang yang bervariasi jenisnya.[11] Dasar laut yang ditumbuhi oleh terumbu karang dijadikan bagian dari wisata bahari karena pemandangannya yang indah.[12]

Disiplin ilmiah

Oseanografi

Dasar laut menjadi salah satu bagian dari kajian oseanografi khusus mengenai bebatuan yang membentuknya.[13] Reaksi-reaksi kimia yang yang terjadi di dasar laut juga menjadi kajian utama bagi kimia oseanografi.[14]

Lihat pula

  • Dasar benua
  • Lereng benua
  • Gunung laut
  • Parit samudra
  • Kepulauan vulkanik
  • Dataran jurang

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 Suwito dan Susanti 2017, hlm. 13.
  2. ↑ Poerbandono dan Alodia 2018, hlm. 42.
  3. ↑ Poerbandono dan Alodia 2018, hlm. 1.
  4. ↑ Poerbandono dan Alodia 2018, hlm. 2.
  5. ↑ Poerbandono dan Alodia 2018, hlm. 57.
  6. ↑ Poerbandono dan Alodia 2018, hlm. 44-45.
  7. ↑ Ahmad, Yusuf Al-Hajj (April 2018). Pramudya, Firman (ed.). Mukjizat Ilmiah di Lautan dan Dunia Binatang [Al-I'jaz al-Ilmi fi al-Bihar wa al-Hayawan]. Diterjemahkan oleh Miranda, Putri Aria. Solo: Aqwam. hlm. 33. ISBN 978-979-039-364-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Suwito dan Susanti 2017, hlm. 91-92.
  9. ↑ Suwito dan Susanti 2017, hlm. 95.
  10. ↑ Suwito dan Susanti 2017, hlm. 9.
  11. ↑ Suwito dan Susanti 2017, hlm. 101.
  12. ↑ Suwito dan Susanti 2017, hlm. 103.
  13. ↑ Suwito dan Susanti 2017, hlm. 4.
  14. ↑ Suwito dan Susanti 2017, hlm. 5.

Daftar pustaka

  • Poerbandono dan Alodia, G. (2018). Survei Pencarian Bawah Laut. Bandung: ITB Press. ISBN 978-602-5417-21-4. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Suwito dan Susanti, N. E. (2017). Geografi Kelautan (PDF). Malang: Penerbit Ediide Infografika. ISBN 978-602-74739-9-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

  • The ocean floor Diarsipkan 2009-10-01 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Ensiklopedia Ukraina Modern
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pencitraan
  2. Dugaan dan fakta tentang bentuk
  3. Isi
  4. Posisi dan kedalam
  5. Keanekaragaman hayati
  6. Ikan
  7. Terumbu karang
  8. Padang lamun
  9. Konfigurasi
  10. Pemanfaatan
  11. Disiplin ilmiah
  12. Oseanografi
  13. Lihat pula
  14. Referensi
  15. Catatan kaki
  16. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Punggungan tengah samudra

rangkaian pegunungan di bawah laut

Hiu paus

spesies ikan terbesar

Palung Samudra

Objek Oseanografi ini merupakan bagian terdalam dari dasar laut. Palung samudera memiliki ciri morfologi khas dari batas lempeng konvergen, di mana lempeng

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026