Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Saragih

Saragih adalah salah satu dari empat kelompok marga utama Batak Simalungun. Leluhur awal marga Saragih menempati wilayah Partuanan Raya dan Partuanan Silampuyang. Tersebar ke Taneh Karo sebagai Ginting Seragih

salah satu marga Batak Simalungun
Diperbarui 22 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Saragih (Surat Batak Simalungun: ᯙᯓᯏᯫᯱ) adalah salah satu dari empat kelompok marga utama Batak Simalungun. Leluhur awal marga Saragih menempati wilayah Partuanan Raya dan Partuanan Silampuyang (sekarang merupakan bagian dari Kota Pematangsiantar dan Kecamatan Siantar, Simalungun).[1] Tersebar ke Taneh Karo sebagai Ginting Seragih

Etimologi

Secara etimologis, nama "Saragih" berasal dari frasa bahasa Batak Simalungun, yakni "simada ragih". "Ragih" berarti "aturan, susunan, atau tatanan", sehingga "simada ragih" berarti "pemilik aturan, pengatur, penyusun, atau pemegang undang-undang".

Asal

Terdapat beberapa versi mengenai asal marga Saragih. Versi pertama mengatakan bahwa leluhur marga Saragih berasal dari selatan India, Adapun juga sebagian kecil yang mengatakan berasal dari timur laut India, yang kemudian melakukan perjalanan ke Sumatera Timur ke daerah Aceh Tamiang, Langkat, ke daerah Bangun Purba, hingga ke Bandar Kalipah sampai Batubara. namun, Akibat desakan suku setempat, mereka kemudian bergerak ke daerah pinggiran Toba dan Samosir.[2] Marga Saragih pertama kemudian muncul saat salah seorang panglima dari kerajaan Nagur dijadikan menantu oleh Raja Nagur dan selanjutnya mendirikan satu kerajaan baru di Raya (di sekitar daerah yang kini disebut Pematang Raya, Simalungun).

Versi kedua mengatakan bahwa marga Saragih berasal dari Simanindo di Samosir, yang kemudian berpindah ke daerah Garingging, Karo hingga tiba di Raya.[1]

Perkembangan marga Saragih

Berdasarkan kesepakatan para raja di Simalungun, hanya boleh ada empat marga di Tanah Simalungun, yakni Sinaga, Saragih, Damanik, Purba. Oleh karena itu, beberapa marga pendatang, terutama marga-marga kelompok Raja Nai Ambaton, menambahkan marga Saragih di depan marga asli mereka.

Beberapa bagian marga Simalungun, di antaranya

Cabang asli marga Saragih

  1. Garingging
  2. Damunthei
  3. Dajawak
  4. Dasalak
  5. Sidapulou
  6. Sipoldas
  7. Silampuyang
  8. Sumbayak
  9. Parmata

Marga Batak Toba yang merupakan bagian dari marga Saragih

Pada perkembangannya, ada pergerakan populasi marga Batak Toba yang menyebar di Tanah Simalungun dan menyertakan marga Saragih di depan marga asli mereka. Mayoritas marga Toba ini adalah keturunan dari Raja Naiambaton atau sering disebut Parna. Namun, ini tidak terjadi pada semua keturunan marga tersebut, melainkan hanya pada keturunan marga tersebut yang berada di Tanah Simalungun. Marga-marga tersebut, di antaranya:

  1. Nadeak
  2. Napitu
  3. Rumahorbo
  4. Siadari
  5. Siallagan
  6. Siambaton
  7. Sidabalok
  8. Sidabungke
  9. Sidabutar
  10. Sidauruk
  11. Sigalingging
  12. Sijabat
  13. Simanihuruk
  14. Simarmata
  15. Sitanggang
  16. Sitio
  17. Tamba
  18. Turnip

Tokoh

Pangulu Balei Siantar, Jaudin Saragih Sumbayak, yang sedang menari.

Beberapa tokoh yang bermarga Saragih, di antaranya adalah:

  • Absalom Kasianus Saragih Simarmata
  • Brigjen (Mar) Ali Bahar Saragih
  • Bill Saragih Garingging
  • Bonard T Saragih Garingging
  • Elvan Adventri Saragih Garingging
  • Bungaran Saragih Garingging
  • Djasamen Saragih
  • Eni Maulani Saragih
  • Frendy Hotman Saragih
  • Jaulung Wismar Saragih Sumbayak
  • Jeka Saragih Sumbayak
  • Edy Aman Saragih
  • Yunus Saragih
  • Kenan Saragih
  • Jopinus Ramli Saragih Garingging
  • Anton Achmad Saragih
  • Iman Irdian Saragih
  • Henry Saragih
  • Laurimba Saragih Simarmata
  • Marsiaman Saragih
  • Tholib Sanina Marjan Saragih Simarmata
  • Rondahaim Saragih Garingging
  • Sonny Saragih Sidauruk
  • Taralamsyah Saragih Garingging

Referensi

  1. 1 2 Patunggung Adat Simalungun: Penyusunan dan Penyempurnaan Buku Adat Simalungun. Yayasan Kita Menulis. 2020. ISBN 9786236761755. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Pdt Juandaha Raya P. Dasuha, STh, SIB (Perekat Identitas Sosial Budaya Simalungun) 22/10/2006
Ikon rintisan

Artikel bertopik Batak ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Japorman Saragih mantan ketua DPD PDIP Sumatera Utara

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Etimologi
  2. Asal
  3. Perkembangan marga Saragih
  4. Cabang asli marga Saragih
  5. Marga Batak Toba yang merupakan bagian dari marga Saragih
  6. Tokoh
  7. Referensi

Artikel Terkait

Marga Simalungun

Marga Simalungun merujuk pada marga yang dipakai di belakang nama depan masyarakat Batak Simalungun. Ada empat marga asli etnis ini, yakni Damanik, Purba

Suku Simalungun

salah satu kelompok etnik Batak

Sejarah Batak

sebagai "Batak". Padahal, secara historis, istilah ini juga mencakup kelompok etnis lainnya di Sumatera Utara seperti Karo, Pakpak-Dairi, Simalungun, dan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026