Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Daniele Archibugi

Daniele Archibugi adalah ekonom dan teoriwan politik Italia. Ia menulis beberapa buku mengenai ekonomi dan kebijakan inovasi dan perubahan teknologi, teori politik hubungan internasional, dan globalisasi politik dan teknologi.

Wikipedia article
Diperbarui 24 Juli 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Daniele Archibugi
Infobox orangDaniele Archibugi

Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran17 Juli 1958 Suntingan nilai di Wikidata (67 tahun)
Roma Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanScience and Technology Policy Research (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Tesis akademisThe sectoral structure of innovative activities in Italy : results and methodology (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata (1991 Suntingan nilai di Wikidata)
SpesialisasiHubungan internasional dan economics and politics (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanekonom, ahli ilmu politik, dosen Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diUniversitas Sussex, honorary professor (en) Terjemahkan (2006–)
National Research Council of Italy (mul) Terjemahkan (1998–)
National Research Council of Italy (mul) Terjemahkan (1985–)
Birkbeck, University of London (en) Terjemahkan
London School of Economics and Political Science
Universitas Harvard Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariFederico Caffè (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Orang tuaFranco Archibugi (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata, Muzi Epifani (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraFrancesca Archibugi Suntingan nilai di Wikidata

Daniele Archibugi adalah ekonom dan teoriwan politik Italia. Ia menulis beberapa buku mengenai ekonomi dan kebijakan inovasi dan perubahan teknologi, teori politik hubungan internasional, dan globalisasi politik dan teknologi.

Demokrasi kosmopolitan

Bersama David Held, ia menjadi tokoh utama kosmopolitanisme dan demokrasi kosmopolitan dan dikenal atas upayanya untuk menerapkan sejumlah norma dan nilai demokrasi pada politik global. Ia mengusulkan reformasi organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa secara besar-besaran.

Ia menyebut KTT G7, G8, dan G20 tidak demokratis dan menuntut perkumpulan politik global yang lebih transparan.[1] Ia juga menolak konsep Konser Demokrasi karena tujuannya lebih efektif diraih melalui reformasi demokrasi PBB.[2] Archibugi merupakan salah satu pendukung Parlemen Dunia yang anggota-anggotanya dipilih secara langsung.[3]

Karya utama

Hubungan internasional
  • (bersama David Held), Cosmopolitan Democracy. An Agenda for a New World Order (Polity Press, 1995)
  • (bersama David Held and Martin Koehler), Reimagining Political Community. Studies in Cosmopolitan Democracy (Polity Press, 1998)
  • Debating Cosmopolitics, (Verso, 2003)
  • The Global Commonwealth of Citizens. Toward Cosmopolitan Democracy (Princeton University Press, 2008, ISBN 978-0-691-13490-1
  • (bersama Mathias Koenig-Archibugi dan Raffaele Marchetti) Global Democracy: Normative and Empirical Perspectives (Cambridge University Press, 2011) ISBN 978-0-521-17498-5
Studi inovasi
  • (bersama Mario Pianta), The Technological Specialization of Advanced Countries, preface by Jacques Delors (Kluwer, 1992)
  • (bersama Jonathan Michie), Technology, Globalisation and Economic Performance, preface by Richard R. Nelson (Cambridge University Press, 1997)
  • (bersama Jonathan Michie), Trade, Growth and Technical Change, preface by Nathan Rosenberg (Cambridge University Press, 1998);
  • (bersama Jonathan Michie), Innovation Policy in a Global Economy, preface by Christopher Freeman (Cambridge University Press, 1999);
  • (bersama Bengt-Åke Lundvall), The Globalising Learning Economy (Oxford University Press, 2001)
  • (bersama Andrea Filippetti), Innovation and Economic Crises. Lessons and Prospects from the Economic Downturn (Routledge, 2011). ISBN 978-0-415-60228-0

Referensi

  1. ↑ D. Archibugi, The G20 is a luxury we can't afford, The Guardian, Saturday 28 March 2008
  2. ↑ D. Archibugi, A League of Democracies or a Democratic United Nations, Harvard International Review, October 2008 Diarsipkan 2018-10-13 di Wayback Machine.
  3. ↑ Campaign for the Establishment of a United Nations Parliamentary Assembly Diarsipkan 2009-08-22 di Wayback Machine.

Pranala luar

  • Situs web pribadi Diarsipkan 2008-07-04 di Wayback Machine.
  • University of London, Birkbeck, University of London, home page http://www.bbk.ac.uk/manop/management/staff/archibugi.shtml Diarsipkan 2008-09-22 di Wayback Machine.
  • University of London, Birkbeck, University of London Double interview, on the EU's necessity of qualified scientists and talents from developing countries and on "The Global Commonwealth of Citizens" (video) http://www.bbk.ac.uk/manop/our-research/interviews-with-staff
  • Debate at the London School of Economics "Is Global Democracy Possible?" (video): http://globaldemo.org/film/1255%5B%5D
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Polandia
  • Israel
  • Katalonia
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
  • ORCID
Orang
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Demokrasi kosmopolitan
  2. Karya utama
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

David Held

Study of Global Governance di London School of Economics. Bersama Daniele Archibugi, ia merupakan tokoh penting dalam perkembangan kosmopolitanisme dan

Francesca Archibugi

intelektual (kakak laki-lakinya adalah ahli teori politik dan ekonomi Daniele Archibugi), ia mulai belajar akting dengan Alessandro Fersen dan lulus dalam

Demokrasi kosmopolitan

pendukung demokrasi kosmopolitan di dunia akademik meliputi David Held, Daniele Archibugi, Richard Falk, dan Mary Kaldor. Menurut model demokrasi kosmopolitan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026