Daitō-ryū Aiki-jūjutsu , sebelumnya disebut Daitō-ryū Jujutsu , adalah sebuah ilmu bela diri Jepang yang pertama kali mulai dikenal luas di awal abad ke-20 di bawah kepemimpinan Takeda Sokaku. Takeda memiliki latar belakang bela diri yang ekstensif, meliputi berbagai ilmu bela diri, dan menyebut aliran bela diri yang ia ajarkan sebagai "Daitō-ryū". Meskipun tradisi aliran bela diri ini mengklaim asal-usulnya jauh ke abad-abad yang lampau dalam sejarah Jepang, tetapi tidak terdapat catatan pendukung mengenai ryū (aliran) lainnya sebelum Takeda. Dengan demikian, sejarah tertulis Daitō-ryū secara resmi dimulai dari Takeda Sokaku. Perhaps the most famous student of Takeda was Morihei Ueshiba, the founder of aikido.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Daitō-ryū Aiki-jūjutsu (大東流合気柔術code: ja is deprecated ), sebelumnya disebut Daitō-ryū Jujutsu (大東流柔術code: ja is deprecated , Daitō-ryū Jūjutsu), adalah sebuah ilmu bela diri Jepang yang pertama kali mulai dikenal luas di awal abad ke-20 di bawah kepemimpinan Takeda Sokaku. Takeda memiliki latar belakang bela diri yang ekstensif, meliputi berbagai ilmu bela diri (antara lain Kashima Shinden Jikishinkage-ryū dan sumo), dan menyebut aliran bela diri yang ia ajarkan sebagai "Daitō-ryū" (arti harfiah: "Aliran Timur Raya"). Meskipun tradisi aliran bela diri ini mengklaim asal-usulnya jauh ke abad-abad yang lampau dalam sejarah Jepang, tetapi tidak terdapat catatan pendukung mengenai ryū (aliran) lainnya sebelum Takeda. Dengan demikian, sejarah tertulis Daitō-ryū secara resmi dimulai dari Takeda Sokaku.[1] Perhaps the most famous student of Takeda was Morihei Ueshiba, the founder of aikido.