Hirata Daiichi adalah penyair, penulis naskah, sutradara panggung, dan produser budaya asal Jepang dari Prefektur Okinawa. Ia dikenal melalui penciptaan karya-karya panggung partisipatif yang melibatkan remaja—sering dikaitkan dengan “gendai-ban kumiodori”—serta keterlibatannya dalam program kebudayaan dan kebijakan budaya di Okinawa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Hirata Daiichi (平田 大一, Hirata Daiichi; lahir 7 November 1968) adalah penyair, penulis naskah, sutradara panggung, dan produser budaya asal Jepang dari Prefektur Okinawa. Ia dikenal melalui penciptaan karya-karya panggung partisipatif yang melibatkan remaja—sering dikaitkan dengan “gendai-ban kumiodori”[1][2]—serta keterlibatannya dalam program kebudayaan dan kebijakan budaya di Okinawa.[3][4]
Hirata lahir pada 1968 di Kohama-jima (Pulau Kohama), Taketomi, Kepulauan Yaeyama, Prefektur Okinawa. Sejak masa kuliah, ia melakukan kegiatan pembacaan puisi dan disebut mengembangkan pertunjukan sekolah yang memadukan puisi, seruling, taiko, sanshin[5][6]</ref>, serta tari.[3]
Pada 1995, ia mendirikan “Kohama-jima Kibi-gari En’nō-juku”.[3]
Pada 2000, ia terlibat sebagai sutradara dalam tahap awal menuju pementasan perdana gendai-ban kumiodori Kimtaka no Amawari di wilayah yang kini menjadi Uruma (dulunya Katsuren). Keterlibatannya dalam proses pendirian menuju pementasan pertama (Maret 2000) dicatat dalam profil publik dan juga di situs resmi produksi tersebut.[3][7]
Pada 2001, ia menjadi kepala (direktur) pertama gedung budaya publik “Kimtaka Hall”.[3]
Pada 2005, ia menjabat sebagai direktur artistik (pertama) Kota Naha.[3]
Pada April 2011–Maret 2013, ia menjabat sebagai kepala (pertama) Departemen Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga Pemerintah Prefektur Okinawa.[3][4]
Pada Juni 2013–Juni 2017, ia menjabat sebagai ketua (rijichō) Yayasan Kebudayaan Prefektur Okinawa.[4]
Laporan publik Prefektur Okinawa juga merangkum sejumlah kegiatan seremonial publik berskala prefektur/nasional yang melibatkan pengarahan pertunjukan, termasuk peringatan 50 tahun Reversi Okinawa (2022) dan kegiatan tahun 2022–2023 lainnya.[4]
Selain itu, dalam dokumen Dewan Kebudayaan (Bunka Shingikai) Jepang, nama Hirata tercantum sebagai “anggota (iin)” pada lembar isian pendapat komite kebijakan budaya.[8]
Kimtaka no Amawari dikenal sebagai produksi gendai-ban kumiodori yang melibatkan remaja/pelajar dalam pementasan. Keterlibatan Hirata sebagai sutradara pada fase pendirian untuk pementasan perdana (2000) didokumentasikan dalam profil publik serta situs resmi produksi.[3][7]
Untuk produksi gendai-ban kumiodori Uniwashi: Ryukyu-Ō Shō Hashi Den (鬼鷲~琉球王尚巴志伝~), keterlibatannya sebagai sutradara umum tercantum pada informasi pertunjukan yang dipublikasikan pihak terkait dan pengumuman dari penyelenggara.[9][10]
Dalam buletin komunitas Okinawa di Hawaii (HUOA Newsletter), pementasan “Drums of Hope” (2015) mencatat bahwa Hirata bertugas sebagai sutradara (directed).[11][12]
Terkait proyek penanaman dan pelestarian kayu kuruchi (kayu eboni) yang digunakan sebagai bahan leher sanshin—dikenal sebagai “Kuruchi no Mori 100-nen Project”—sejumlah media terkait menyebut Hirata sebagai salah satu penggagas.[13]