Daftar diplomat Turki yang dibunuh oleh organisasi militan Armenia
Ini adalah daftar diplomat Turki dan pejabat lainnya yang dibunuh oleh organisasi militan Armenia. Tentara Rahasia Armenia untuk Pembebasan Armenia (ASALA) dan Komando Keadilan Genosida Armenia (JCAG) adalah kelompok militan nasionalis Armenia yang menargetkan para diplomat dan pejabat Turki di Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Utara dalam serangkaian serangan pengeboman, penembakan, dan serangan lainnya. Kelompok tersebut bertujuan untuk menarik perhatian internasional terhadap genosida Armenia dan menekan Turki untuk mengakui pembunuhan tersebut sebagai genosida. Serangan tersebut mengakibatkan kematian puluhan orang, termasuk diplomat Turki, staf kedutaan, dan saksi, serta melukai lainnya.
Ini adalah daftar diplomat Turki dan pejabat lainnya yang dibunuh oleh organisasi militan Armenia. Tentara Rahasia Armenia untuk Pembebasan Armenia (ASALA) dan Komando Keadilan Genosida Armenia (JCAG) adalah kelompok militan nasionalis Armenia[1] yang menargetkan para diplomat dan pejabat Turki di Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Utara dalam serangkaian serangan pengeboman, penembakan, dan serangan lainnya.[2] Kelompok tersebut bertujuan untuk menarik perhatian internasional terhadap genosida Armenia dan menekan Turki untuk mengakui pembunuhan tersebut sebagai genosida.[3] Serangan tersebut mengakibatkan kematian puluhan orang, termasuk diplomat Turki, staf kedutaan, dan saksi, serta melukai lainnya.[4]
Tindakan kelompok tersebut dikecam secara luas oleh masyarakat internasional termasuk pemerintahan Reagan yang menyebut pembunuhan tersebut sebagai terorisme.[5][6][7] Pada tahun-tahun berikutnya, tanggapan masyarakat internasional menyebabkan gelombang penangkapan dan ekstradisi anggota ASALA.[8][9] Serangan ASALA dan JCAG serta genosida Armenia tetap menjadi topik yang sangat sensitif dan kontroversial di Turki,[10] dan diskusi tentang peristiwa tersebut sering ditanggapi dengan emosi yang kuat dan perdebatan politik yang panas.[11] Meskipun demikian, serangan tersebut menjadi pengingat akan ketegangan dan luka sejarah yang terus berlanjut yang terus memengaruhi hubungan Armenia-Turki hingga hari ini.[12]
↑"Incident Summary for GTDID: 197510220001". UMD Global Terrorism Database (dalam bahasa Inggris). National Consortium for the Study of Terrorism and Responses to Terrorism. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-30. Diakses tanggal 2018-10-30.
↑"Incident Summary for GTDID: 197706090001". UMD Global Terrorism Database (dalam bahasa Inggris). National Consortium for the Study of Terrorism and Responses to Terrorism. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-31. Diakses tanggal 2018-10-31.
12"Incident Summary for GTDID: 197806020002". UMD Global Terrorism Database (dalam bahasa Inggris). National Consortium for the Study of Terrorism and Responses to Terrorism. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-31. Diakses tanggal 2018-10-31.
↑"Incident Summary for GTDID: 197912220006". UMD Global Terrorism Database (dalam bahasa Inggris). National Consortium for the Study of Terrorism and Responses to Terrorism. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-31. Diakses tanggal 2018-10-31.
↑"Incident Summary for GTDID: 197910120003". UMD Global Terrorism Database (dalam bahasa Inggris). National Consortium for the Study of Terrorism and Responses to Terrorism. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-31. Diakses tanggal 2018-10-31.
Göçek, Fatma Müge (2011). The transformation of Turkey: redefining state and society from the Ottoman Empire to the modern era. London: I.B. Tauris. ISBN978-0-85771-968-3. OCLC740225800. p. 151.