Daftar amfibi yang tercatat di Jepang ini terutama didasarkan pada Daftar Merah IUCN, yang merinci status konservasi sekitar 93 spesies. Dari jumlah tersebut, empat spesies dinilai sebagai terancam kritis, 27 spesies sebagai genting, 13 spesies sebagai rentan, 11 spesies sebagai mendekati terancam, dan 38 spesies sebagai risiko rendah.
Menurut statistik yang menyertai Daftar MerahKementerian Lingkungan Hidup (MoE) Jepang tahun 2020, 91 spesies dan subspesies dapat ditemukan, tetapi hanya status konservasi dari 67 spesies yang dirinci.[2][3] Dari jumlah tersebut, lima takson terancam kritis dari perspektif nasional, 20 genting, 22 rentan, 19 mendekati terancam, dan satu kekurangan data.[2][3]
12環境省レッドリスト2020掲載種数表[Ministry of the Environment Red List 2020: Table of Number of Species Listed](PDF) (dalam bahasa Japanese). Ministry of the Environment. Diakses tanggal 27 July 2021. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
12環境省レッドリスト2020[Ministry of the Environment Red List 2020](PDF) (dalam bahasa Japanese). Ministry of the Environment. Diakses tanggal 26 July 2021. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑国内希少野生動植物種一覧[List of National Endangered Species] (dalam bahasa Japanese). Ministry of the Environment. 4 January 2021. Diakses tanggal 28 July 2021. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑日本産爬虫両生類標準和名リスト[Standard Japanese Names for the Reptiles and Amphibians of Japan] (dalam bahasa Japanese). Herpetological Society of Japan. 22 April 2021. Diakses tanggal 27 July 2021. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)