Daeng Perani bin Daeng Rilekke bin La Maddusila adalah saudara tertua dari 5 Bangsawan Tana Luwu bersaudara yang ikut menubuhkan dominasi politik di Riau dan Semenanjung Melayu pada abad ke-18.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Daeng Perani bin Daeng Rilekke bin La Maddusila adalah saudara tertua dari 5 Bangsawan Tana Luwu bersaudara yang ikut menubuhkan dominasi politik di Riau dan Semenanjung Melayu pada abad ke-18.
Lima Bersaudara merupakan bangsawan keturunan Kedatuan Luwu dan kerajaan wajo , Sulawesi Selatan. Beliau keturunan Limola Luwu dan bugis wajo, keturunan Limola nya dari garis laki laki sedangkan keturunan bugisnya dari garis perempuan
Mereka adalah Daeng Perani, Daeng Menambun, Daeng Marewah, Daeng Chelak dan Daeng Kemasi.
Lima Bersaudara secara khusus banyak terlibat dalam situasi perpolitikan di Kesultanan Johor, Siak dan Lingga.
Beliau terbunuh di Kedah ketika memimpin pertempuran melawan pasukan Siak Sri Indrapura dibawah komando Raja Kecil (Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah).
Silsilah Daeng Perani diterangkan menurut berbagai sumber Kerajaan Melayu sebagai berikut :
| Opu Daeng Rilekke | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Daeng Perani | Daeng Menambun | Daeng Marewah | Daeng Chelak | Daeng Kemasi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sultanah Khodijah | Daeng Kemboja | Tengku Tengah | Raja Lumu | Raja Haji Fisabilillah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tengku Embung Badariyah | Temenggong Abdul Jamal | Raja Ali Haji | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||