Daechwita adalah suatu genre musik tradisional Korea yang terbentuk dari orkes musik militer gunrye-ak (軍禮樂).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Daechwita | |
|---|---|
Pertunjukan daechwita pada suatu parade di Seoul | |
| Sumber aliran | Musik Istana Korea, Musik militer Dinasti Joseon |
| Alat musik yang biasa digunakan | Janggu, taepyeongso, buk, nagakk, yonggo |
| Bentuk turunan | manpajeong sikjigok (만파정식지곡) |
| Topik lainnya | |
| Pungmul | |
Daechwita (Hangul: 대취타code: ko is deprecated ; Hanja: 大吹打code: ko is deprecated ) adalah suatu genre musik tradisional Korea yang terbentuk dari orkes musik militer gunrye-ak (軍禮樂).[1]
Musik militer yang dinamakan gochwi-ak diperkenalkan dari Dinasti Tiongkok, telah dimainkan di Korea kira-kira sejak periode Tiga Kerajaan Korea.[1] Musik militer dimainkan oleh 2 kelompok, masing-masing di depan dan belakang iring-iringan rombongan anggota kerajaan. Gochwi-ak bertahan sampai zaman Goryeo dan Joseon.[1]
Pada masa pemerintahan Raja Seongjong, pemain gochwi-ak dibentuk menjadi empat kelompok:
Gochwi-ak berubah menjadi daechwita pada periode ini. Sejak periode Goryeo, para pemusik yang dijuluki "jorachi" mengenakan seragam berwarna kuning, menandakan adanya pengaruh kebudayaan Mongol.[1]
Tersusun dari kata dae 大 (besar), chwi 吹 (meniup), dan ta 打 (memukul) yang bisa diartikan "memainkan alat musik tiup dan perkusi dengan kuat atau kencang".[2] Dipergunakan sebagai musik untuk iring-iringan kerajaan, alat musik yang dipilih dalam orkes ini sebagian besar menghasilkan suara sangat kencang seperti taepyeongso dan genderang.
Chwita merupakan musik modifikasi daechwita untuk perayaan-perayaan di istana. Bedanya, chwita diberi tambahan alat musik dawai. Chwita dijuluki juga manpajeong sikjigok (만파정식지곡 / terjemahan = "musik yang melenyapkan keresahan").[1]
Gilgunak merupakan musik bernada ceria yang ditambahkan pada akhir daechwita. Gilgunak biasanya dimainkan kala kunjungan ke tempat-tempat peristirahatan dan kuil.[1]