Total Access Communication Public Company Limited, yang lebih dikenal sebagai DTAC, adalah penyedia telepon pintar GSM terbesar ketiga di Thailand setelah AIS dan True. DTAC dimiliki oleh Telenor secara langsung maupun tidak langsung, dan kedua perusahaan tersebut berbagi logo yang sama. Hingga 31 Desember 2011, DTAC memiliki 23.2 juta pelanggan dengan saham pasar dari para pelanggannya berkisar sekitar 20 persen. Pada 2019, perusahaan tersebut memiliki 20.642 juta pelanggan telepon pintar dan 3904 karyawan. Perusahaan tersebut terdaftar di bursa efek Singapura dan bursa saham Thailand.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Jenis perusahaan | Publik |
|---|---|
| Kode emiten | SET: DTAC SGX: B2W |
| Industri | Telekomunikasi |
| Didirikan | 31 Agustus 1989 (1989-08-31) |
| Kantor pusat | Bangkok, Thailand |
Tokoh kunci | Sharad Mehrotra (CEO) |
| Produk | Telepon pintar, Internet |
| Pendapatan | |
| Total aset | |
| Induk | Telenor |
| Situs web | www |
Total Access Communication Public Company Limited, yang lebih dikenal sebagai DTAC, adalah penyedia telepon pintar GSM terbesar ketiga[1][2] di Thailand setelah AIS dan True. DTAC dimiliki oleh Telenor secara langsung maupun tidak langsung, dan kedua perusahaan tersebut berbagi logo yang sama.[3] Hingga 31 Desember 2011[update], DTAC memiliki 23.2 juta pelanggan dengan saham pasar dari para pelanggannya berkisar sekitar 20 persen.[4] Pada 2019, perusahaan tersebut memiliki 20.642 juta pelanggan telepon pintar dan 3904 karyawan. Perusahaan tersebut terdaftar di bursa efek Singapura dan bursa saham Thailand.[5]