D-Bus ) adalah sistem komunikasi antar proses (IPC) dari aplikasi perangkat lunak untuk berkomunikasi satu sama yang lain. D-Bus sebelumnya sangat kuat dipengaruhi oleh sistem DCOP KDE 2 hingga KDE 3 dan sudah menggantikannya saat rilisnya KDE 4. D-Bus didukung oleh beberapa sistem operasi seperti Linux, Microsoft Windows dan Apple Mac OS X dan digunakan oleh Qt 4 dan GNOME. GNOME secara bertahap sudah menggantikan kebanyakan bagian dari mekanisme dalam Bonobo sebelumnya. Dirilis dengan lisensi GNU General Public License dan Academic Free License, yang membuat D-Bus sebagai perangkat lunak bebas.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
D-Bus (kependekan dari [Desktop Bus] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)[1])) adalah sistem komunikasi antar proses (IPC) dari aplikasi perangkat lunak untuk berkomunikasi satu sama yang lain. D-Bus sebelumnya sangat kuat dipengaruhi oleh sistem DCOP KDE 2 hingga KDE 3 dan sudah menggantikannya saat rilisnya KDE 4. D-Bus didukung oleh beberapa sistem operasi seperti Linux, Microsoft Windows dan Apple Mac OS X dan digunakan oleh Qt 4 dan GNOME. GNOME secara bertahap sudah menggantikan kebanyakan bagian dari mekanisme dalam Bonobo sebelumnya. Dirilis dengan lisensi GNU General Public License dan Academic Free License, yang membuat D-Bus sebagai perangkat lunak bebas.
Proyek freedesktop.org juga mengembangkan pustaka perangkat lunak sumber terbuka dan gratis yang disebut libdbus sebagai implementasi referensi spesifikasi. Pustaka ini tidak boleh disamakan dengan D-Bus itu sendiri, karena implementasi lain dari spesifikasi D-Bus juga ada, seperti GDBus (GNOME),[2] QtDBus (Qt/KDE),[3] dbus-java dbus-java dan sd-bus (bagian dari systemd).[4]
One of the most important developments to come out of the Linux desktop is the Desktop Bus (D-Bus), a message-passing system. D-Bus is important because it serves as an interprocess communication mechanism that allows desktop applications to talk to each other [...].