Cyprinodontidae atau ikan kirik (pupfish) adalah sebuah famili ikan Actinopterygii dengan sepuluh genera. Mereka dikenal hidup di situasi terisolasi atau ekstrem. Spesies-spesiesnya sebagian besar ditemukan di Amerika Utara, Amerika Selatan dan wilayah Karibia. Per Agustus 2006, 120 spesies nominal dan sembilan subspesies telah diketahui, beberapa di antaranya sudah punah. Yang paling terkenal di antara spesies ikan kirik yang lain barangkali adalah ikan-kirik lubang iblis, yang berasal dari Lubang Iblis di bagian Nevada Taman Nasional Lembah Kematian. Sejak 1995, spesies tersebut populasinya menurun nyaris dengan stabil, mencapai ambang kepunahan pada populasi berjumlah 35-68 ekor ikan pada 2013.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Pupfish Rentang waktu: | |
|---|---|
| Ikan-kirik gurun (Cyprinodon macularius) | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Actinopterygii |
| Ordo: | Cyprinodontiformes |
| Subordo: | Cyprinodontoidei |
| Famili: | Cyprinodontidae T. N. Gill, 1865 |
| Genera | |
|
See the text | |
Cyprinodontidae atau ikan kirik (pupfish) adalah sebuah famili ikan Actinopterygii dengan sepuluh genera. Mereka dikenal hidup di situasi terisolasi atau ekstrem.[1] Spesies-spesiesnya sebagian besar ditemukan di Amerika Utara, Amerika Selatan dan wilayah Karibia. Per Agustus 2006, 120 spesies nominal dan sembilan subspesies telah diketahui, beberapa di antaranya sudah punah. Yang paling terkenal di antara spesies ikan kirik yang lain barangkali adalah ikan-kirik lubang iblis, yang berasal dari Lubang Iblis di bagian Nevada Taman Nasional Lembah Kematian. Sejak 1995, spesies tersebut populasinya menurun nyaris dengan stabil, mencapai ambang kepunahan pada populasi berjumlah 35-68 ekor ikan pada 2013.[2]
Nama umumnya diyakini berasal dari perilaku kawin jantannya, di mana perilaku jantannya secara samar-samar menyerupai anak anjing yang sedang bermain;[3] Carl Leavitt Hubbs, seorang iktiolog terkenal sekaligus salah satu orang pertama yang berminat pada cabang ilmu tersebut, menciptakan nama tersbeut setelah mengamati perilaku melingkar dan perkelahian "bermain" mereka, yang sebenarnya adalah perilaku agresif jantan teritorial.[4][5]