Coachella Valley Music and Arts Festival adalah sebuah festival musik dan seni tahunan yang diadakan di Empire Polo Club di Indio, California, di Coachella Valley di Gurun Colorado, Amerika Serikat. Festival ini didirikan oleh Paul Tollett dan Rick Van Santen pada tahun 1999, dan dikelola oleh Goldenvoice, anak perusahaan AEG Presents.
Coachella Valley Music and Arts Festival adalah sebuah festival musik dan seni tahunan yang diadakan di Empire Polo Club di Indio, California, di Coachella Valley di Gurun Colorado, Amerika Serikat. Festival ini didirikan oleh Paul Tollett dan Rick Van Santen pada tahun 1999, dan dikelola oleh Goldenvoice, anak perusahaan AEG Presents.[1]
Acara ini menampilkan seniman musik dari berbagai irama musik, termasuk musik rock, pop, indie, hip hop, dan tari elektronik, serta instalasi seni dan pahatan. Di pinggir lapangan, beberapa panggung terus menyelenggarakan musik secara langsung.
Dampak dan warisan
Para penggemar menghadiri penampilan Bassnectar di Sahara tent pada tahun 2013
Menurut peringkat tahun 2015 oleh pengecer tiket daring Viagogo, Coachella merupakan tiket konser paling diminati kedua, setelah festival Tomorrowland.[2]
Coachella dianggap sebagai pencetus tren dalam musik dan mode. Penyanyi Katy Perry berkata, "Daftar artis selalu memperkenalkan yang terbaik tahun ini untuk sepanjang tahun."[3]
Coachella dikenal karena berbagai pakaian khas yang dikenakan oleh para pengunjungnya, yang utamanya meliputi kombinasi warna, bahan, dan suku bangsa yang eklektik.[4] Beberapa aktivis dan jurnalis mengkritik Coachella sbeagai bentuk perampasan budaya, khususnya orang-orang non-pribudi yang memakai hiasan kepala dan cat tubuh yang terinspirasi dari Penduduk asli Amerika Serikat.[5][6][7]
Menurut studi dampak ekonomi tahun 2012, Coachella mendatangkan $254.4 juta ke wilayah gurun ini pada tahun itu;[8] dari total tersebut, Indio mendapat $89.2 juta dari belanja konsumen dan $1.4 juta dari pendapatan pajak.[2] Festival Goldenvoice lainnya di Empire Polo Club, Stagecoach, telah disebut sebagai "sepupu" Coachella, tetapi festival ini berkembang lebih cepat, dan akhirnya terjual habis untuk pertama kalinya pada tahun 2012 dengan 55,000 pengunjung.[9] Secara bersamaan, kedua festival ini diperkirakan oleh para ahli memiliki dampak global sebesar $704.75 juta pada tahun 2016;[10] sekitar $403.2 juta dari jumlah tersebut diharpakan berdampak pada Lembah Coachella,[10] $106 juta di antaranya akn diberikan kepada bisnis-bisnis di Indio.[11] Kota ini diharapkan memperoleh $3.18 juta dalam pajak tiket dari kedua festival tersebut pada tahun 2016.[11]
Keberhasilan Coachella menyebabkan Goldenvoice menggelar festival musik tambahan di Empire Polo Club. Festival musik country Stagecoach didirikan pada tahun 2007 dan terus diadakan setiap tahun. Pada tahun 2011, promotor menggelar festival Big 4, yang dinamai demikian karena menampilkan empat kelompok musik paling terkemuka dalam genre thrash metal—Anthrax, Megadeth, Metallica, dan Slayer.[12] Pada tahun 2016, Goldenvoice menggelar Desert Trip, yang menampilkan artis-artis lama yang berorientasi pada rock lawas seperti the Rolling Stones, Paul McCartney, dan Bob Dylan.[13]
↑Tidak ada upacara penghargaan yang diadakn pada tahun 2017. Pada tahun 2018 para pemenang dipilih sendiri oleh Winter Music Conference. Tahun 2019 menandai tahun pertama pemungutan suara publik sejak restrukturisasi Winter Music Conference.[30]