Clathrus archeri, atau yang umum dikenal sebagai tanduk-bangkai gurita atau jamur jari setan, adalah sebuah spesies jamur dengan persebaran global. Spesies ini pertamakali dideskripsikan pada 1980 dalam sebuah koleksi dari Tasmania. Jamur muda mencuat dari sebuah massa di bawah tanah dengan membentuk empat hingga tujuh lengan ramping, yang awalnya berdiri tegak dan terhubung di ujungnya. Lengannya lalu "memekar", memperlihatkan interior berwarna merah hingga merah muda yang ditutupi oleh gleba penyandang spora berwarna zaitun gelap. Saat sudah matang, baunya menyerupai bau bangkai.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Clathrus archeri | |
|---|---|
| Clathrus archeri memperlihatkan massa bawah tanahnya yang putih | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Fungi |
| Divisi: | Basidiomycota |
| Kelas: | Agaricomycetes |
| Ordo: | Phallales |
| Famili: | Phallaceae |
| Genus: | Clathrus |
| Spesies: | C. archeri |
| Nama binomial | |
| Clathrus archeri | |
| Sinonim[1] | |
Clathrus archeri (sinonim Lysurus archeri, Anthurus archeri, Pseudocolus archeri), atau yang umum dikenal sebagai tanduk-bangkai gurita[2] atau jamur jari setan[3] (terkadang salah terjemah menjadi "jamur tangan setan"), adalah sebuah spesies jamur dengan persebaran global. Spesies ini pertamakali dideskripsikan pada 1980 dalam sebuah koleksi dari Tasmania.[4] Jamur muda mencuat dari sebuah massa di bawah tanah dengan membentuk empat hingga tujuh lengan ramping, yang awalnya berdiri tegak dan terhubung di ujungnya. Lengannya lalu "memekar", memperlihatkan interior berwarna merah hingga merah muda yang ditutupi oleh gleba penyandang spora berwarna zaitun gelap. Saat sudah matang, baunya menyerupai bau bangkai.