Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ciung-batu kecil

Ciung-batu kecil adalah spesies burung dari famili Turdidae, dari genus Myophonus. Burung ini merupakan jenis burung pemakan katak, jengkerik, kumbang, kutu pohon, siput, buah keci yang memiliki habitat di hutan perbukitan, pegunungan, dekat sungai besar, retakan batu/gua di hutan lebat, tersebar pada ketinggian 400-2.400 m dpl.

Wikipedia article
Diperbarui 25 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ciung-batu kecil
Ciung-batu kecil
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Aves
Ordo:
Passeriformes
Famili:
Turdidae
Genus:
Myophonus
Spesies:
M. glaucinus
Nama binomial
Myophonus glaucinus
(Temminck, 1823)
Artikel takson sembarang

Ciung-batu kecil (bahasa Latin: Myophonus glaucinuscode: la is deprecated ) adalah spesies burung dari famili Turdidae, dari genus Myophonus. Burung ini merupakan jenis burung pemakan katak, jengkerik, kumbang, kutu pohon, siput, buah keci yang memiliki habitat di hutan perbukitan, pegunungan, dekat sungai besar, retakan batu/gua di hutan lebat, tersebar pada ketinggian 400-2.400 m dpl.

Ciri-ciri

Ciung-batu kecil memiliki tubuh berukuran agak besar (25 cm).

Ras Jawa glaucinus:

Burung jantan: tubuh biru tua, lebih suram dan hitam di bagian bawah.

Burung betina: lebih suram. Perbedaan dengan Ciung-batu siul: paruh hitam, bulu tidak berkelip. Iris coklat, paruh hitam, kaki coklat tua.

Ras Kalimantan borneensis:

Burung jantan: keunguan tua.

Burung betina: coklat tua.

Ras Sumatra castaneus:

Burung jantan: mahkota, tengkuk, dagu, tenggorokan, dada biru ungu tua; berubah menjadi coklat berangan di perut dan penutup ekor bawah; ekor, mantel, sayap coklat berangan, pundak biru terang.

Burung betina: coklat berangan. Makan di atas tanah, keluar ke tempat terbuka. kembali ke tumbuhan lebat saat terganggu.

Sarang berbentuk cawan besar, dari potongan daun pakis, lumut, akar, diletakkan pada celah batu di tepi sungai atau bagian tengah paku Asplenium. Telur berwarna agak merah jambu, berbintik merah jambu gelap, jumlah 2 butir. Berbiak bulan November, Desember, Mei.

Penyebaran

  • Sunda Besar, Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali.

Referensi

  • bio.undip.ac.id Diarsipkan 2012-07-06 di Wayback Machine.
  1. ↑ "Myophonus glaucinus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.1. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 16 July 2012. ; ;


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ciri-ciri
  2. Penyebaran
  3. Referensi

Artikel Terkait

Ciung-batu jawa

spesies burung

Ciung-batu siul

spesies burung

Ciung-batu sayap-coklat

spesies burung

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026