Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Christiaan Eijkman

Christiaan Eijkman ialah seorang ilmuwan Belanda yang mendapat Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 1929 atas hasil karyanya dalam menemukan antineuritic vitamin bersama dengan Frederick G. Hopkins. Christiaan Eijkman juga menemukan penyebab beri-beri dari mengamati ayam-ayam laboratorium. Dilahirkan di Nijkerk, Belanda, Eijkman merupakan putra seorang kepala sekolah. Pada tahun 1875, ia belajar di Sekolah Kedokteran Militer di Universitas Amsterdam. Ia meraih gelar doktor melalui tesis Polarisasi Saraf pada tahun 1883. Tahun itu juga ia berangkat ke Hindia Belanda menjadi petugas kesehatan di Semarang, Cilacap, Jawa Tengah, dan Padangsidempuan di Sumatera Utara.

dokter asal Kerajaan Belanda
Diperbarui 6 September 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Christiaan Eijkman
Christiaan Eijkman

Christiaan Eijkman (11 Agustus 1858 – 5 November 1930) ialah seorang ilmuwan Belanda yang mendapat Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 1929 atas hasil karyanya dalam menemukan antineuritic vitamin bersama dengan Frederick G. Hopkins. Christiaan Eijkman juga menemukan penyebab beri-beri dari mengamati ayam-ayam laboratorium.[1] Dilahirkan di Nijkerk, Belanda, Eijkman merupakan putra seorang kepala sekolah. Pada tahun 1875, ia belajar di Sekolah Kedokteran Militer di Universitas Amsterdam. Ia meraih gelar doktor melalui tesis Polarisasi Saraf pada tahun 1883. Tahun itu juga ia berangkat ke Hindia Belanda menjadi petugas kesehatan di Semarang, Cilacap, Jawa Tengah, dan Padangsidempuan di Sumatera Utara.

Karier

Ia kembali ke Belanda pada tahun 1885 karena menderita sakit. Namun Eijkman dikontak A.C. Pekelharing dan C. Winkler yang menjalankan laboratorium di Batavia (kini Jakarta) untuk menyelidiki kasus beriberi yang mewabah di Hindia Belanda. Sebelum meninggalkan Batavia, mereka meminta Gubernur Jenderal Hindia Belanda untuk membuat Rumah Sakit Militer Batavia itu sebagai laboratorium permanen bernama Geneeskundig Laboratorium dan Eijkman sebagai direktur pertama.

Penelitian terkenal Eijkman ialah menemukan penyebab beri-beri, yaitu karena kekurangan bahan penting dalam makanan pokok orang Hindia Belanda. Bahan kaya nutrisi itu terdapat di pericarpium-kulit ari beras. Penemuan ini mengarahkan ilmuwan pada konsep vitamin. Ternyata kulit ari beras mengandung vitamin B. Hal ini membuatnya memenangkan Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran tahun 1929 bersama Gowland Hopkins.

Kematian

Christiaan Eijkman meninggal di Utrecht karena sakit kronis.

Pengaruh

Laboratorium tempatnya dulu bekerja di Batavia sekarang dijadikan lembaga penelitian biologi molekular, Lembaga Biologi Molekul Eijkman.

Bibliografi

  • 2004. Muatan Lokal Ensiklopedia Iptek Jilid 3. Jakarta: PT Lentera Abadi.

Referensi

  1. ↑ "Christiaan Eijkman, Mantan Dokter Militer Menguak Misteri Beri-Beri". Tirto.id. Diakses tanggal 2019-11-22.

Pranala luar

  • (Inggris) Biografi Christiaan Eijkman Diarsipkan 2003-06-19 di Wayback Machine.
  • (Inggris) Biografi di situs web Noble Prize Diarsipkan 2006-04-30 di Wayback Machine.'
  • l
  • b
  • s
Penerima Penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran
1901–1925
  • 1901: Emil Behring
  • 1902: Ronald Ross
  • 1903: Niels Finsen
  • 1904: Ivan Pavlov
  • 1905: Robert Koch
  • 1906: Camillo Golgi / Santiago Ramón y Cajal
  • 1907: Alphonse Laveran
  • 1908: Élie Metchnikoff / Paul Ehrlich
  • 1909: Emil Kocher
  • 1910: Albrecht Kossel
  • 1911: Allvar Gullstrand
  • 1912: Alexis Carrel
  • 1913: Charles Richet
  • 1914: Róbert Bárány
  • 1915
  • 1916
  • 1917
  • 1918
  • 1919: Jules Bordet
  • 1920: August Krogh
  • 1921
  • 1922: Archibald Hill / Otto Meyerhof
  • 1923: Frederick Banting / John Macleod
  • 1924: Willem Einthoven
  • 1925
1926–1950
  • 1926: Johannes Fibiger
  • 1927: Julius Wagner-Jauregg
  • 1928: Charles Nicolle
  • 1929: Christiaan Eijkman / Frederick Gowland Hopkins
  • 1930: Karl Landsteiner
  • 1931: Otto Warburg
  • 1932: Charles Scott Sherrington / Edgar Adrian
  • 1933: Thomas Morgan
  • 1934: George Whipple / George Minot / William Murphy
  • 1935: Hans Spemann
  • 1936: Henry Dale / Otto Loewi
  • 1937: Albert Szent-Györgyi
  • 1938: Corneille Heymans
  • 1939: Gerhard Domagk
  • 1940
  • 1941
  • 1942
  • 1943: Henrik Dam / Edward Doisy
  • 1944: Joseph Erlanger / Herbert Gasser
  • 1945: Alexander Fleming / Ernst Chain / Howard Florey
  • 1946: Hermann Muller
  • 1947: Carl Cori / Gerty Cori / Bernardo Houssay
  • 1948: Paul Müller
  • 1949: Walter Hess / António Egas Moniz
  • 1950: Edward Kendall / Tadeusz Reichstein / Philip Hench
1951–1975
  • 1951: Max Theiler
  • 1952: Selman Waksman
  • 1953: Hans Krebs / Fritz Lipmann
  • 1954: John Enders / Thomas Weller / Frederick Robbins
  • 1955: Hugo Theorell
  • 1956: André Cournand / Werner Forssmann / Dickinson W. Richards
  • 1957: Daniel Bovet
  • 1958: George Beadle / Edward Tatum / Joshua Lederberg
  • 1959: Severo Ochoa / Arthur Kornberg
  • 1960: Frank Burnet / Peter Medawar
  • 1961: Georg von Békésy
  • 1962: Francis Crick / James Watson / Maurice Wilkins
  • 1963: John Eccles / Alan Hodgkin / Andrew Huxley
  • 1964: Konrad Bloch / Feodor Lynen
  • 1965: François Jacob / André Lwoff / Jacques Monod
  • 1966: Francis Rous / Charles B. Huggins
  • 1967: Ragnar Granit / Haldan Hartline / George Wald
  • 1968: Robert W. Holley / Har Khorana / Marshall Nirenberg
  • 1969: Max Delbrück / Alfred Hershey / Salvador Luria
  • 1970: Bernard Katz / Ulf von Euler / Julius Axelrod
  • 1971: Earl Sutherland Jr.
  • 1972: Gerald Edelman / Rodney Porter
  • 1973: Karl von Frisch / Konrad Lorenz / Nikolaas Tinbergen
  • 1974: Albert Claude / Christian de Duve / George Palade
  • 1975: David Baltimore / Renato Dulbecco / Howard Temin
1976–2000
  • 1976: Baruch Blumberg / Daniel Gajdusek
  • 1977: Roger Guillemin / Andrew Schally / Rosalyn Yalow
  • 1978: Werner Arber / Daniel Nathans / Hamilton O. Smith
  • 1979: Allan Cormack / Godfrey Hounsfield
  • 1980: Baruj Benacerraf / Jean Dausset / George Snell
  • 1981: Roger Sperry / David H. Hubel / Torsten Wiesel
  • 1982: Sune Bergström / Bengt I. Samuelsson / John Vane
  • 1983: Barbara McClintock
  • 1984: Niels Jerne / Georges Köhler / César Milstein
  • 1985: Michael Brown / Joseph L. Goldstein
  • 1986: Stanley Cohen / Rita Levi-Montalcini
  • 1987: Susumu Tonegawa
  • 1988: James W. Black / Gertrude B. Elion / George H. Hitchings
  • 1989: J. Michael Bishop / Harold E. Varmus
  • 1990: Joseph Murray / E. Donnall Thomas
  • 1991: Erwin Neher / Bert Sakmann
  • 1992: Edmond Fischer / Edwin G. Krebs
  • 1993: Richard J. Roberts / Phillip Sharp
  • 1994: Alfred G. Gilman / Martin Rodbell
  • 1995: Edward B. Lewis / Christiane Nüsslein-Volhard / Eric F. Wieschaus
  • 1996: Peter C. Doherty / Rolf M. Zinkernagel
  • 1997: Stanley B. Prusiner
  • 1998: Robert F. Furchgott / Louis Ignarro / Ferid Murad
  • 1999: Günter Blobel
  • 2000: Arvid Carlsson / Paul Greengard / Eric Kandel
2001–sekarang
  • 2001: Leland H. Hartwell / Tim Hunt / Paul Nurse
  • 2002: Sydney Brenner / H. Robert Horvitz / John E. Sulston
  • 2003: Paul Lauterbur / Peter Mansfield
  • 2004: Richard Axel / Linda B. Buck
  • 2005: Barry Marshall / Robin Warren
  • 2006: Andrew Fire / Craig Mello
  • 2007: Mario Capecchi / Martin Evans / Oliver Smithies
  • 2008: Harald zur Hausen / Luc Montagnier / Françoise Barré-Sinoussi
  • 2009: Elizabeth Blackburn / Carol W. Greider / Jack W. Szostak
  • 2010: Robert G. Edwards
  • 2011: Bruce Beutler / Jules A. Hoffmann / Ralph M. Steinman (anumerta)
  • 2012: John Gurdon / Shinya Yamanaka
  • 2013: James Rothman / Randy Schekman / Thomas C. Südhof
  • 2014: John O'Keefe / May-Britt Moser / Edvard Moser
  • 2015: William C. Campbell / Satoshi Ōmura / Tu Youyou
  • 2016: Yoshinori Ohsumi
  • 2017: Jeffrey C. Hall / Michael Rosbash / Michael W. Young
  • 2018: James P. Allison / Tasuku Honjo
  • 2019: Gregg L. Semenza / Peter J. Ratcliffe / William Kaelin Jr.
  • 2020: Harvey J. Alter / Michael Houghton / Charles M. Rice
  • 2021: David Julius / Ardem Patapoutian
  • 2022: Svante Pääbo
  • 2023: Katalin Karikó / Drew Weissman
  • 2024: Victor Ambros / Gary Ruvkun
  • 2025: Brunkow / Ramsdell / Sakaguchi
  • {{Nobel Sastra}}
  • {{Nobel Fisika}}
  • {{Nobel Fisiologi atau Kedokteran}}
  • {{Nobel Kimia}}
  • {{Nobel Ekonomi}}
  • {{Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian}}
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Belanda
Akademik
  • Mathematics Genealogy Project
Orang
  • Belanda
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karier
  2. Kematian
  3. Pengaruh
  4. Bibliografi
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Kartini

pahlawan nasional emansipasi wanita Indonesia (1879–1904)

Sriwijaya

Kerajaan 671-1025 di Asia Tenggara

Kesultanan Aceh

kesultanan di Asia Tenggara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026