Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Chinampa

Chinampa merupakan metode pertanian Mesoamerika kuno dan berasal dari daerah danau Mesoamerika sebagai Texcoco dan Xochimilco. Pertanian ini menggunakan teknik Nahua dan khususnya oleh suku Aztec, memungkinkannya untuk mendapat hasil panen 1,5 kali lebih banyak daripada kebutuhan pangan kota Tenochtitlan, ibu kota terbesar yang pernah ada.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Desember 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Chinampa
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Chinampa modern di Xochimilco.
Sistem danau dalam Lembah Meksiko pada saat penaklukan Spanyol, menunjukkan distribusi Chinampa.

Chinampa (bahasa Nahuatl: chināmitlcode: nah is deprecated pelafalan Nahuatl: [tʃi'naːmitɬ]) merupakan metode pertanian Mesoamerika kuno dan berasal dari daerah danau Mesoamerika sebagai Texcoco dan Xochimilco. Pertanian ini menggunakan teknik Nahua dan khususnya oleh suku Aztec, memungkinkannya untuk mendapat hasil panen 1,5 kali lebih banyak daripada kebutuhan pangan kota Tenochtitlan, ibu kota terbesar yang pernah ada.

Asal kata Nahuatl secara harfiah berarti "tempat pemagaran alang-alang" (chinámitl, pagar alang-alang; pan- tempat), yaitu semacam kebudayaan, kadang-kadang diterjemahkan sebagai "taman mengambang".

Deskripsi

Chinampa membentuk jaringan kanal dan pulau buatan yang umumnya berpola persegi panjang, sekitar satu meter di atas permukaan air.

Saluran tersebut pertama kali dibor untuk memfasilitasi irigasi. Setelah itu, ditemukan bahwa pulau tersebut memiliki lumpur kaya nutrisi, diatur dengan jaringan batang tebu, jagung brangkasan, dan dedaunan. Pembibitan kemudian dilakukan dalam campuran lumpur dan daun, yang kemudian disimpan di pulau. Pohon juga ditanam untuk mengurangi erosi pulau oleh air.

Tanaman utamanya adalah jagung dan kacang-kacangan, tetapi kentang, avokad, tomat, jambu biji, bayam, paprika, dan bunga juga dibudidayakan dan banyak digunakan dalam upacara. Cara ini memungkinkan untuk panen empat kali dalam setahun, dengan variasi tanaman yang kuantitas air dan lumpurnya berbeda.

Penutupan

Penutupan Chinampa terjadi pada saat kedatangan para conquistador Spanyol pada abad ke-16 yang membawa metode baru dalam budidaya tanaman dan pemeliharaan hewan ternak, walau suku Aztec tak pernah melihat kuda dan sapi. Hal ini telah memfasilitasi transportasi dan perdagangan pangan yang lebih diperlukan di situs tersebut. Sekarang metode budaya ini hampir menghilang. Beberapa plot telah dilestarikan dalam delegasi Xochimilco di Meksiko dan sekarang terdaftar di Daftar Warisan Dunia dari UNESCO.

Referensi

  • Popper, Virginia. "Investigating Chinampa Farming." Backdirt (Cotsen Institute of Archaeology). Fall/Winter 2000.
  • Townsend, Richard F. (2000) The Aztecs. revised ed. Thames and Hudson, New York.

Pranala luar

  • History of Urban Agriculture: Chinampas of Tenochtitlan
  • Floating Gardens of Mexico City.pdf Diarsipkan 2020-04-19 di Wayback Machine.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi
  2. Penutupan
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Sejarah teknologi

sejarah perkakas dan teknologi

Orang Aztek

kelompok-kelompok etnik di Meksiko tengah dan peradabannya

Pulau Boneka

Pulau di Meksiko

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026