Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiCharles Ingram
Artikel Wikipedia

Charles Ingram

Charles William Ingram adalah seorang tentara dan novelis asal Britania Raya yang mulai dikenal sejak keberhasilannya memenangkan acara kuis Who Wants To Be A Millionaire? pada tahun 2001, tetapi dia dikenal atas dituduh berbuat curang dalam permainan dengan dibantu istri dan saudara iparnya. Hal ini diketahui dari suara batuk yang terdengar berpola sebelum dia memilih jawaban. Dalam dua episode yang direkam pada bulan September 2001, Ingram menjawab dengan benar lima belas pertanyaan untuk memenangkan hadiah maksimum acara kuis tersebut sebesar £1 juta, dan menjadi kontestan ketiga yang tercatat pernah melakukannya; tetapi, dia tidak menerima kemenangan tersebut karena dicurigai telah melakukan kecurangan.

Wikipedia article
Diperbarui 23 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Charles Ingram
Tentara Inggris (lahir 1963)Templat:SHORTDESC:Tentara Inggris (lahir 1963)
Untuk kegunaan lain terkait orang dengan nama Charles Ingram, lihat Charles Ingram (disambiguasi).

Charles Ingram
Charles Ingram pada tahun 2006.
LahirCharles William Ingram
6 Agustus 1963 (umur 62)
Shardlow, Derbyshire, Britania Raya
PendidikanSekolah Oswestry
AlmamaterUniversitas Kingston
PekerjaanNovelis, mayor tentara
Dikenal atasPenampilan di Who Wants to Be a Millionaire? dan skandal berikutnya
Suami/istri
Diana Ingram
​
(m. 1989)​
Anak3
Karier militer
Pengabdian Britania Raya
Dinas/cabang Angkatan Darat Britania Raya
Lama dinas1987–2003
PangkatMayor
NRP525791
IMDB: nm1358467 Modifica els identificadors a Wikidata

Charles William Ingram (lahir 6 Agustus 1963) adalah seorang tentara dan novelis asal Britania Raya yang mulai dikenal sejak keberhasilannya memenangkan acara kuis Who Wants To Be A Millionaire? pada tahun 2001, tetapi dia dikenal atas dituduh berbuat curang dalam permainan dengan dibantu istri dan saudara iparnya. Hal ini diketahui dari suara batuk yang terdengar berpola sebelum dia memilih jawaban. Dalam dua episode yang direkam pada bulan September 2001, Ingram menjawab dengan benar lima belas pertanyaan untuk memenangkan hadiah maksimum acara kuis tersebut sebesar £1 juta, dan menjadi kontestan ketiga yang tercatat pernah melakukannya; tetapi, dia tidak menerima kemenangan tersebut karena dicurigai telah melakukan kecurangan.[1]

Setelah menjalani persidangan yang panjang di Pengadilan Mahkota Southwark, Ingram dihukum atas satu dakwaan memperoleh eksekusi jaminan berharga dengan penipuan. Dia kemudian dihukum atas pelanggaran yang tidak terkait yang melibatkan penipuan asuransi pada tahun 2003, dan diperintahkan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai seorang mayor oleh Dewan Angkatan Darat.

Kehidupan Awal

Charles William Ingram lahir pada tanggal 6 Agustus 1963 di Shardlow, Derbyshire, putra dari John Ingram, pensiunan Komandan Wing Angkatan Udara Britania Raya (RAF),[2] dan istrinya, Susan, seorang desainer set teater. Pesawat pengebom Wellington milik ayahnya, yang beroperasi dengan Skuadron 103 dari RAF Elsham Wolds, telah ditembak jatuh pada akhir bulan September 1941; dia ditawan sebagai seorang tawanan perang, sementara dua orang awaknya tewas.[3] Kedua orang tua Ingram bercerai pada saat dia masih kecil, dan dia menghabiskan sebagian besar masa pendidikannya di asrama swasta di Sekolah Oswestry di Oswestry, Shropshire.[4] Di sana, dia menjadi anggota Pasukan Kadet Gabungan dan menyelesaikan Penghargaan Perak Duke of Edinburgh.[3] Dia kemudian meraih gelar BSc di bidang teknik sipil dari Universitas Kingston.[4]

Karier Militer

Pada tahun 1987, Ingram berlatih untuk Angkatan Darat Britania Raya di Akademi Militer Kerajaan Sandhurst dan ditugaskan sebagai perwira di Insinyur Kerajaan.[5] Dia dipromosikan ke pangkat kapten pada tahun 1990[5] dan mayor pada tahun 1995.[6] Pada tahun 1999, Ingram dikirim ke Banja Luka di Bosnia[7] selama enam bulan dalam tugas penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.[8] Dia lulus dari Universitas Cranfield dengan gelar magister manajemen perusahaan pada Agustus 2000.[3] Dia diperintahkan oleh Dewan Angkatan Darat melalui surat untuk mengundurkan diri dari jabatannya pada tanggal 20 Agustus 2003 dan melepaskan pangkat mayornya. Apakah dia diberhentikan secara tidak hormat dari militer masih belum jelas.[9]

Skandal Who Wants to Be a Millionaire?

Pada tanggal 9 September 2001, Ingram menjadi seorang kontestan di acara permainan ITV Who Wants to Be a Millionaire?, mengikuti istrinya, yaitu Diana, dan saudara lelakinya, yaitu Adrian Pollock, yang masing-masing telah berhasil memenangkan hadiah uang tunai sebesar £32.000 sebagai kontestan sebelumnya.[10][11] Untuk mempersiapkan dirinya, Ingram berlatih sekitar dua puluh menit per hari dengan mesin "Fastest Finger First" buatan sendiri.[12] Ingram masuk ke "kursi panas", tetapi menggunakan dua dari tiga pilihan bantuannya lebih awal, mengakhiri hari itu dengan hadiah uang tunai sebesar £4.000 dan hanya tersisa pilihan bantuan 50/50. Tim produksi tidak menyangka bahwa dia akan lolos lebih jauh, tetapi dia berhasil meraih hadiah uang tunai sebesar £1 juta di hari kedua rekaman.[13]

Sepanjang rekaman Ingram di hari kedua, pihak tim produksi merasa semakin curiga padanya. Dia mengambil risiko yang berani dan bermain dengan cara yang tidak biasa. Salah satu pertanyaan yang Ingram dapatkan selama rekaman adalah "Siapakah yang mempunyai album hit di Inggris dengan Born to Do It yang dirilis pada tahun 2000?" Setelah menggunakan pilihan bantuan 50/50-nya, dua jawaban yang masih tersisa adalah A1 (yang dia yakini sebagai jawabannya) dan Craig David, yang menurutnya sama sekali belum pernah dia dengar sebelumnya. Setelah hampir memastikan A1 sebagai jawaban terakhirnya, dia mengurungkan niatnya dan kemudian berkata bahwa, "80% tebakan saya salah, jadi begini—saya pilih Craig David." Dia kemudian memastikan bahwa jawaban Craig David adalah jawaban yang benar. Pada pertanyaan kedua dari terakhir, yang bernilai £500.000, Ingram ditanya: "Baron Haussmann paling dikenal karena perencanaannya tentang kota mana?" Di antara pilihan yang ada adalah kota Berlin dan Paris, yang langsung dia anggap sebagai jawaban yang benar karena dia yakin bahwa Haussmann adalah nama Jerman. Namun, setelah beberapa waktu dia berkata bahwa, "ada kemungkinan Paris" sebelum akhirnya memutuskan untuk memastikan Paris sebagai jawaban terakhirnya. Hal ini membawa Ingram ke pertanyaan senilai £1 juta—"Angka satu yang diikuti seratus nol dikenal dengan nama apa?"—yang dia pikir jawabannya adalah nanomole, dan pada awalnya mengatakan bahwa dia sama sekali tidak tahu apa itu googol. Namun, dia pada akhirnya memutuskan untuk mengunci "googol" sebagai jawaban terakhirnya, yang membuatnya berhasil memenangkan hadiah uang tunai sebesar £1 juta.[14] Rod Taylor, seorang produser eksekutif, kemudian berkata dalam sebuah dokumenter tentang skandal tersebut, "Menjadi jelas bahwa dia tidak berada di bawah tekanan yang seharusnya dia rasakan, entah bagaimana... Dia seharusnya sangat, sangat berhati-hati, dan sangat yakin. Dan dia jelas tidak [melakukan keduanya]."[15]

Setelah Ingram berhasil memenangkan hadiah uang tunai sebesar £1 juta, para produser merasa cukup curiga sehingga penggeledahan dilakukan terhadapnya. Rambut, pakaian, dan sepatunya digeledah; tetapi, metode curang yang digunakan tidak menemukan bukti yang memberatkan pada dirinya. Setelah dia meninggalkan lokasi syuting, perusahaan produksi acara tersebut, yaitu Celador, diberi tahu oleh para produser acara tentang dugaan kejanggalan dalam episode tersebut, dan mereka menangguhkan pembayaran jackpot untuk menyelidiki masalah tersebut. Pada saat yang sama, presenter acara tersebut, yaitu Chris Tarrant, mendengar bahwa keluarga Ingram telah bertengkar, terlepas dari kesuksesan Charles, beberapa saat sebelum Tarrant bergabung bersama dengan mereka di ruang ganti untuk minum sampanye; anggota tim produksi yang lainnya juga mencatat pemikiran yang serupa tentang perilaku pasangan tersebut.[16] Pada saat meninjau rekaman tersebut, tim produksi membuat hubungan antara jawaban Ingram dan suara batuk yang keluar dari salah satu kontestan yang menunggu, yaitu Tecwen Whittock; untuk satu pertanyaan, suara batuk itu berasal dari istri Ingram, yaitu Diana, pada saat dia sedang berada di antara para penonton.[13] Berdasarkan bukti ini, ketiganya dituduh telah melakukan kecurangan, dan kasusnya diserahkan kepada polisi untuk diselidiki lebih lanjut. Whittock dan Ingram pada akhirnya didakwa dengan "memperoleh eksekusi jaminan berharga melalui penipuan".

Persidangan

Informasi lebih lanjut: en:R v Ingram, C., Ingram, D. and Whittock, T.

Setelah persidangan di Pengadilan Mahkota Southwark yang berlangsung selama empat minggu (termasuk musyawarah juri selama tiga setengah hari), Ingram, istrinya, dan Whittock dinyatakan bersalah oleh putusan mayoritas atas pelanggaran mereka pada tanggal 7 April 2003. Baik Ingram maupun Whittock dijatuhi hukuman penjara, ditangguhkan selama dua tahun—Ingram dijatuhi hukuman penjara selama delapan belas bulan; Whittock dijatuhi hukuman penjara selama dua belas bulan—dan masing-masing dijatuhi hukuman berupa denda sebesar £15.000 dan diperintahkan untuk membayar biaya penuntutan sebesar £10.000. Dalam waktu dua bulan setelah putusan dan hukuman, hakim pengadilan memerintahkan keluarga Ingram untuk membayar biaya pembelaan tambahan, sehingga mereka harus membayar kembali total sebesar £115.000.[17]

Pada tanggal 19 Agustus 2003, Dewan Angkatan Darat memerintahkan Ingram untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai mayor setelah bertugas selama enam belas tahun, tetapi menyatakan bahwa hal ini tidak akan mempengaruhi haknya untuk pensiun.[18]

Pada tanggal 19 Mei 2004, Pengadilan Banding menolak permohonan banding Ingram terhadap hukumannya dan menguatkan hukumannya, tetapi setuju untuk membatalkan denda dan biaya penuntutan istrinya.[19] Pada tanggal 5 Oktober, Dewan Bangsawan Britania Raya menolak permohonan banding Ingram atas denda dan biaya penuntutannya, dan dia pun mengajukan banding ke Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa. Pada tanggal 20 Oktober, hakim pengadilan awal mengurangi biaya pembelaan Ingram menjadi £25.000 dan biaya pembelaan Diana menjadi £5.000.[20] Biaya pembelaan Ingram kemudian dikurangi lagi menjadi £5.000 setelah banding.

Pada tahun 2006, jurnalis Jon Ronson, yang meliput kasus tersebut pada saat itu untuk The Guardian, menulis bahwa dia merasa yakin jika keluarga Ingram mungkin tidak bersalah. Ronson, yang hadir setiap hari selama persidangan, mengamati bahwa ketika kata "batuk" disebutkan, para pensiunan di galeri publik terbatuk-batuk. James Plaskett, seorang grandmaster catur yang telah beberapa kali tampil di babak Fastest Finger First sebelum memenangkan hadiah uang tunai sebesar £250.000 pada bulan Januari 2006, berpendapat bahwa ini adalah contoh batuk yang disebabkan oleh pemicu yang tidak disadari; Whittock dan yang lainnya hanya terbatuk tanpa sadar setelah mendengar jawaban yang benar. Whittock juga dituduh terbatuk setelah Ingram menyebutkan pilihan jawaban yang salah dan segera mengikutinya dengan jawaban "tidak" yang teredam. Namun, Plaskett, yang duduk di kursi yang sama, berpendapat bahwa seseorang mungkin mengatakannya sebagai tanggapan terhadap pilihan jawaban yang salah dengan cara yang sama seperti kontestan lain yang diketahui berbisik "tidak".[21]

Bukti yang direkam

Di pengadilan, Ingram mengklaim bahwa rekaman video penampilannya di Millionaire "tidak mewakili apa yang saya dengar", dan dia terus menegaskan bahwa rekaman itu "dimanipulasi secara tidak adil". Sebuah rekaman video, dengan suara batuk yang diperkeras dibandingkan dengan suara yang lain, termasuk suara Ingram dan Tarrant, disiapkan oleh editor Celador (Editworks) untuk penuntut dan "untuk kepentingan juri" selama persidangan (dan kemudian untuk pemirsa di siaran televisi). Ingram mengklaim bahwa dia tidak "mendengarkan, mendorong, atau memperhatikan adanya batuk". Penuntut menuduh bahwa, dari 192 suara batuk yang direkam selama penampilannya di malam kedua, 32 di antaranya direkam oleh sepuluh kontestan Fastest Finger First, dan bahwa 19 dari 32 suara batuk yang terdengar di rekaman video itu "signifikan". Penuntut menegaskan bahwa suara batuk yang "signifikan" ini dilakukan oleh Whittock ketika jawaban yang benar telah diucapkan. Selama persidangan, Tarrant juga membantah bahwa dirinya mendengar suara batuk selama kejadian tersebut, dan mengklaim bahwa dia terlalu sibuk untuk menyadarinya.[22]

Kesaksian Larry Whitehurst

Larry Whitehurst, seorang kontestan yang lain yang telah tampil di acara tersebut sebagai kontestan Fastest Finger First sebanyak empat kali, bersikeras bahwa dia telah mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Ingram. Dia mengatakan kepada pengadilan bahwa dia telah mendeteksi pola batuk, dan bahwa dia sepenuhnya yakin bahwa suara batuk telah membantu Ingram.[23]

Kesaksian Tecwen Whittock

Whittock mengaku bahwa dirinya menderita batuk terus-menerus sepanjang hidupnya,[24] bersikeras bahwa dia menderita batuk asli yang disebabkan oleh kombinasi demam serbuk sari dan alergi debu, dan bahwa masalah tenggorokannya hanya kebetulan saja terjadi bersamaan dengan jawaban yang benar.[25] Namun, selama persidangan, juri mendengarkan bukti bahwa setelah Whittock sendiri mendapatkan hak untuk duduk di kursi panas, masalah tenggorokannya menghilang.[25] Whittock kemudian bersaksi bahwa dia telah meminum beberapa gelas air sebelum tampil di depan kamera.[26] Whittock juga bersikeras bahwa dia sama sekali tidak tahu jawaban atas tiga pertanyaan yang diduga dia bantu jawab. Namun, polisi menemukan jawaban atas pertanyaan kedua belas, mengenai seniman yang melukis The Ambassadors, dalam sebuah buku pengetahuan umum tulisan tangan di rumah Whittock.[25]

Davies, seorang manajer panggung di acara "Millionaire", mengatakan bahwa begitu dia menyadari adanya suara batuk selama rekaman, dia langsung mencari tahu siapa yang bertanggung jawab. "Batuk paling keras berasal dari Tecwen di kursi nomor tiga," ujarnya. "dia sedang berbicara dengan orang di sebelah kirinya ketika saya mengamatinya, lalu dia berbalik ke arah panggung dan kursi panas untuk batuk" — Templat:Tsp. Meskipun Davies menggambarkan hal ini sebagai sesuatu yang "aneh", Whittock berkomentar selama persidangan, bahwa "Anda tidak boleh batuk ke wajah seseorang."[27]

Selama persidangan, Whittock menggambarkan dirinya sebagai "pecundang kuis berantai" karena dia tereliminasi di babak pertama Fifteen to One di Channel 4, juga gagal di The People Versus di ITV, dan hanya mampu memenangkan satu atlas saja pada saat tampil di Sale of the Century di ITV. Dia juga tampil buruk di Beat the Bong, meskipun dia berhasil mencapai babak semifinal acara kuis radio BBC Brain of Britain.[28]

Setelah Millionaire

Charles Ingram bersama dengan istrinya, yaitu Diana, pada tahun 2006.

Buku

Sejak meninggalkan Angkatan Darat, Ingram telah menulis dua novel: The Network (2006) dan Deep Siege (2007).[29][30]

Penampilan di TV

Setelah penampilannya di Millionaire, Ingram telah muncul di berbagai acara televisi yang lainnya, termasuk The Games di Channel 4,[31] The Weakest Link di BBC, dan Wife Swap di Channel 4, yang menampilkan dirinya bersama dengan istrinya dalam dua acara terakhir.[32]

Dalam "The Weakest Link", Anne Robinson secara bercanda menyebut "mayor muda gagah yang menderita infeksi tenggorokan", terkait dengan penampilannya sebagai "Millionaire". Sebuah pertanyaan juga diajukan, "Dalam musik klasik, apa 'C' yang merupakan tindakan membersihkan tenggorokan yang harus dihindari oleh penonton?", jawabannya adalah "batuk".

Ingram juga kalah tipis dari Paul Daniels di acara kuis Channel 5 yang berumur pendek, yaitu "19 Keys", pada bulan November 2003.

Kasus penipuan asuransi

Pada akhir tahun 2003, Ingram dan istrinya didakwa dengan pelanggaran penipuan lebih lanjut. Pada tanggal 28 Oktober, Ingram dinyatakan bersalah di Pengadilan Tinggi Bournemouth atas tuduhan mendapatkan keuntungan finansial melalui penipuan, dan atas tuduhan penipuan yang kedua, setelah mencoba untuk mengajukan klaim atas polis asuransi setelah dugaan perampokan di rumahnya. Ingram tidak memberi tahu Direct Line Insurance tentang klaim yang telah dia ajukan dalam tiga tahun sebelum ia mengambil polis tersebut pada bulan Juli 2001. Namun, juru bicara Kepolisian Wiltshire, yaitu David Taylor, mengatakan bahwa pelanggaran tersebut "bukan penipuan". Pengadilan diberitahu bahwa Ingram telah menjadi seorang "penggugat tetap" di Norwich Union setelah mengalami kerugian harta benda pribadi yang "tidak menguntungkan".[33]

Jaksa Christopher Parker mengatakan bahwa Ingram telah mengganti perusahaan asuransinya ke Zurich Insurance Group pada tahun 1997, setelah Norwich Union mengurangi klaim pencurian dari £19.000 menjadi £9.000, dan pada tahun 2000 beralih lagi ke Direct Line. "Dia tidak terelakkan telah tidak jujur," kata Parker. "Dia pergi ke Direct Line dan tidak mengungkapkan riwayat klaimnya, karena dia tahu dia tidak akan diasuransikan. Awalnya mungkin bukan kejahatan yang paling mengerikan, tetapi hal-hal seperti ini cenderung membesar seperti bola salju dan semuanya berakhir dengan rumit ketika dia mengklaim klaim sebesar £30.000." Staf di Direct Line sudah merasa "curiga" dengan klaim pencurian Ingram senilai £30.000, tetapi memutuskan untuk menyelidiki hanya setelah membaca liputan surat kabar tentang kemenangannya yang dipertanyakan dalam "Millionaire".[33]

Ingram diberi pembebasan bersyarat atas tuduhan penipuan mengklaim asuransi sebesar £30.000. Hakim memberi tahu Ingram bahwa dia mempertimbangkan "hukuman yang [Ingram] jatuhkan kepada [dirinya] dan kondisi keuangan[nya] yang buruk", dan menolak opsi alternatif pelayanan masyarakat setelah Ingram memberi tahu petugas percobaan bahwa dia merasa khawatir jika penjahat yang lain akan mengintimidasinya.[34]

Dalam budaya populer

Sebuah buku yang membahas kasus ini, yaitu Bad Show: The Quiz, The Cough, The Millionaire Major, karya Bob Woffinden dan James Plaskett, diterbitkan pada bulan Januari 2015.

Quiz, sebuah drama yang ditulis oleh James Graham yang mengkaji ulang peristiwa dan vonis selanjutnya terhadap keluarga Ingram dan Whittock, dibuka di Minerva Theatre, Chichester, pada tanggal 3 November 2017, dan berlangsung hingga tanggal 9 Desember 2017.[35] Drama ini dipindahkan ke West End, dimainkan di Teater Noël Coward dari tanggal 31 Maret 2018 hingga tanggal 16 Juni 2018.[36] Pada tahun 2019, Graham mengadaptasi dramanya menjadi sebuah drama serial untuk ITV yang disiarkan pada bulan April 2020 dalam tiga bagian.[37] Ingram diperankan dalam serial ini oleh Matthew Macfadyen. Serial ini juga ditayangkan di AMC dan BBC America di negara Amerika Serikat pada bulan Juni 2020 dan di RTÉ One di negara Irlandia pada bulan Februari 2021.

Kehidupan pribadi

Ingram bertemu dengan istrinya, yaitu Diana, pada saat Diana sedang menjalani pelatihan menjadi seorang guru di Barry College di Wales. Keduanya bertunangan pada saat Ingram pertama kali bertugas di Royal Engineers di negara Jerman. Mereka menikah pada bulan November 1989 dan dikaruniai tiga orang anak.[3]

Pada tahun 2010, Ingram kehilangan tiga jari kaki kirinya dalam sebuah kecelakaan yang melibatkan sebuah mesin pemotong rumput.[38]

Lihat pula

  • Portal Biografi
  • flagPortal Britania Raya
  • Martin Flood
  • Michael Larson

Referensi

  1. ↑ "Millionaire cheat told to leave Army". The Daily Telegraph. 24 Juli 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Januari 2018. Diakses tanggal 16 April 2020.
  2. ↑ (RAF/39187)
  3. 1 2 3 4 "The major: strategist who flunked simple questions; Profile". The Times. 8 April 2003. hlm. 11. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2024. Diakses tanggal 2 Oktober 2017.
  4. 1 2 Walne, Toby (16 September 2006). "Fame and fortune". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Oktober 2021. Diakses tanggal 2 Oktober 2017.
  5. 1 2 "No. 52131". The London Gazette (Supplement). 8 Mei 1990. hlm. 8819.
  6. ↑ "The major behind the sting" . news.bbc.co.uk. Retrieved 25 February 2023.
  7. ↑ Vasagar, Jeevan (20 Maret 2003). "Pager claims are rot, major tells court". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Oktober 2021. Diakses tanggal 2 Oktober 2017.
  8. ↑ "The man behind the scams". BBC News. 28 Oktober 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Agustus 2022. Diakses tanggal 2 Oktober 2017.
  9. ↑ "Marching orders for Army gameshow cheat". Al Jazeera. 24 Juli 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Desember 2019. Diakses tanggal 2 Oktober 2017.
  10. ↑ "Major Charles Ingram has been found guilty of cheating his way to the top prize on Who Wants to Be a Millionaire". BBC News. 7 April 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Desember 2008. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  11. ↑ Martin Bashir (2003). Who Wants to Be a Millionaire: Major Fraud (Television). London, England: ITV.
  12. ↑ Woolcock, Nicola (22 Maret 2003). "Millionaire quiz major had ploy to foil Tarrant". The Daily Telegraph. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Desember 2019. Diakses tanggal 16 Maret 2019.
  13. 1 2 Harrison, Angus (9 September 2016). "That Time a Guy Won 'Who Wants to Be a Millionaire?' by Cheating Terribly". VICE (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Agustus 2020. Diakses tanggal 5 Juli 2018.
  14. ↑ Martin Bashir (2003). Who Wants to Be a Millionaire: Major Fraud (Television). London, England: ITV.
  15. ↑ "Major Fraud Charles Ingram Documentary (2003)". 2003.
  16. ↑ "Millionaire winner 'unhappy'". BBC News. 10 Maret 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juli 2018. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  17. ↑ "Charles Ingram transcript". Evening Standard. 21 Januari 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 November 2020. Diakses tanggal 13 Januari 2019.
  18. ↑ "BBC NEWS - UK - Millionaire cheat sacked by Army". news.bbc.co.uk. 24 Juli 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 November 2005. Diakses tanggal 3 Juli 2008.
  19. ↑ "TV quiz cheat loses his appeal". BBC News. 19 Mei 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 November 2017. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  20. ↑ "Quiz cheat has defence costs cut". BBC News. 21 Oktober 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 November 2017. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  21. ↑ Ronson, Jon (17 Juli 2006). "Are the Millionaire three innocent?". The Guardian. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Juni 2023. Diakses tanggal 17 Agustus 2014.
  22. ↑ Mcveigh, Karen (13 Maret 2003). "Quizmaster 'amazed' to hear £1m winner could have cheated". The Scotsman. Edinburgh. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 November 2019. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  23. ↑ "Contestant 'spotted Millionaire coughs'". BBC News. 11 Maret 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Maret 2003. Diakses tanggal 8 Juli 2011.
  24. ↑ "So I phoned a friend – part two". The Guardian. London. 19 April 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2024. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  25. 1 2 3 Innes, John (7 Maret 2003). "Pager plot too risky for TV quiz". The Scotsman. Edinburgh. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Oktober 2012. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  26. ↑ "Cheating 'silly' says Millionaire accused". BBC News. 26 Maret 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Maret 2018. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  27. ↑ "Playing the game". Diarsipkan dari asli tanggal 20 Oktober 2004. Diakses tanggal 26 September 2004.
  28. ↑ Innes, John (26 Maret 2003). "Lecturer a serial quiz show failure, court is told". The Scotsman. Edinburgh. Diarsipkan dari asli tanggal 18 April 2003. Diakses tanggal 13 Mei 2008.
  29. ↑ Ingram, Charles (2007). Deep Siege (dalam bahasa Inggris). Pegasus Elliot Mackenzie Pu. ISBN 978-1-84386-380-9. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2024. Diakses tanggal 19 September 2020.
  30. ↑ The Network Hardcover – 18 April 2006. ASIN 1846240026.
  31. ↑ "The Games". UK Game Shows. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 November 2010. Diakses tanggal 25 April 2019.
  32. ↑ "Goody and Ingram's celebrity swap". The BBC. 3 November 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Agustus 2022. Diakses tanggal 13 April 2020.
  33. 1 2 Woolcock, Nicola (29 Oktober 2003). "'Millionaire' quiz cheat guilty of insurance fraud". Daily Telegraph (UK). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juli 2018. Diakses tanggal 12 September 2018.
  34. ↑ Savill, Richard (22 November 2003). "Cheating major walks free over insurance fraud". Daily Telegraph (UK). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Agustus 2018. Diakses tanggal 12 September 2018.
  35. ↑ "Quiz". Chichester Festival Theatre. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2017. Diakses tanggal 18 November 2017.
  36. ↑ "Quiz the Play by James Graham | Official West End Website". 12 April 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 12 April 2018. Diakses tanggal 12 April 2018.
  37. ↑ "ITV has commissioned 'Quiz' a three-part drama directed by Stephen Frears starring Hollywood star, Michael Sheen". ITV Media (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 15 November 2019. Diakses tanggal 15 November 2019.
  38. ↑ Millionaire cheat loses toes in accident Diarsipkan 5 June 2020 di Wayback Machine.. The Independent.

Pranala luar

  • Charles Ingram di IMDb (dalam bahasa Inggris)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
Lain-lain
  • Yale LUX
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal
  2. Karier Militer
  3. Skandal Who Wants to Be a Millionaire?
  4. Persidangan
  5. Setelah Millionaire
  6. Buku
  7. Penampilan di TV
  8. Kasus penipuan asuransi
  9. Dalam budaya populer
  10. Kehidupan pribadi
  11. Lihat pula
  12. Referensi
  13. Pranala luar

Artikel Terkait

James Ingram

penyanyi, penulis lagu, produser rekaman, dan instrumentalis asal Amerika Serikat

Googol

bilangan asli sama dengan 10 pangkat 100

Matthew Macfadyen

Wilcox dalam Howards End (2017), Charles Ingram dalam Quiz (2020), John Stonehouse dalam Stonehouse (2023) dan Charles J. Guiteau dalam Death by Lightning

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026