Cerita dalam cerita, juga disebut sebagai cerita selipan, adalah sebuah perangkat sastra di mana sebuah karakter dalam sebuah cerita menjadi narator cerita kedua. Lapisan cerita berganda dalam cerita terkadang disebut cerita bersarang. Sebuah sandiwara dapat memiliki sandiwara singkat di dalamnya, seperti sandiwara Shakespeare Hamlet; sebuah film dapat menampilkan para karakter yang menonton sebuah film pendek; atau sebuah novel dapat berisi sebuah cerita pendek di dalam novel tersebut. Sebuah cerita dalam cerita dapat dipakai dalam semua jenis narasi: novel, cerpen, sandiwara, acara televisi, film, puisi, lagu, dan esai filsafat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Cerita dalam cerita, juga disebut sebagai cerita selipan, adalah sebuah perangkat sastra di mana sebuah karakter dalam sebuah cerita menjadi narator cerita kedua (dalam cerita pertama).[1] Lapisan cerita berganda dalam cerita terkadang disebut cerita bersarang. Sebuah sandiwara dapat memiliki sandiwara singkat di dalamnya, seperti sandiwara Shakespeare Hamlet; sebuah film dapat menampilkan para karakter yang menonton sebuah film pendek; atau sebuah novel dapat berisi sebuah cerita pendek di dalam novel tersebut. Sebuah cerita dalam cerita dapat dipakai dalam semua jenis narasi: novel, cerpen, sandiwara, acara televisi, film, puisi, lagu, dan esai filsafat.