Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiKatinona
Artikel Wikipedia

Katinona

Katinona, atau benzoyletanamina atau bisa juga disebut Neropedron. adalah zat monoamina alkaloid yang terkandung dalam tumbuhan semak Catha edulis dan secara kimiawi mirip dengan efedrina, katin, dan zat amfetamin lainnya. Peneliti dari Fakultas Farmakologi, Universitas Jenewa, Swiss, yang bernama Kalix P, dalam jurnalnya yang berjudul Pharmacology and Toxicology, edisi Februari 1992 mengatakan bahwa zat kationa adalah bentuk alami dari amfetamin. Katinona menginduksi pelepasan dopamina dari preparasi striatal yang di pra-labelkan dengan dopamina atau prekursornya. Katinona kemungkinan merupakan kontributor utama bagi efek stimulan Catha edulis. Tidak seperti amfetamin lainnya, katinona tergolong ke dalam kelompok fungsional keton. Zat amfetamin lainnya yang juga berbagi struktur dengannya adalah antidepresan buprofiona dan stimulan metkatinona.

senyawa kimia
Diperbarui 25 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Katinona
Artikel ini membahas mengenai narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai zat dan obat-obatan terlarang hanya dimuat demi kepentingan ilmu pengetahuan. Kepemilikan dan pengedaran narkoba adalah tindakan melanggar hukum di berbagai negara. Baca: penyangkalan umum lihat pula: nasihat untuk orang tua.
Katinona
Data klinis
Kode ATC
  • none
Status hukum
Status hukum
  • CA: Schedule III
  • UK: Kelas C
  • US: Schedule I
Pengenal
Nama IUPAC
  • (S)-2-amino-1-fenil-1-propanona
Nomor CAS
  • 71031-15-7 checkY
PubChem CID
  • 62258
DrugBank
  • DB01560 checkY
ChemSpider
  • 56062 checkY
UNII
  • 540EI4406J
KEGG
  • C08301 checkY
ChEBI
  • CHEBI:4110 checkY
CompTox Dashboard (EPA)
  • DTXSID0050427 Sunting di Wikidata
ECHA InfoCard100.163.927 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC9H11NO
Massa molar149.19 g/mol
Model 3D (JSmol)
  • Gambar interaktif
SMILES
  • O=C(c1ccccc1)[C@@H](N)C
InChI
  • InChI=1S/C9H11NO/c1-7(10)9(11)8-5-3-2-4-6-8/h2-7H,10H2,1H3/t7-/m0/s1 checkY
  • Key:PUAQLLVFLMYYJJ-ZETCQYMHSA-N checkY
  (verify)

Katinona,[1] (bahasa Inggris: Cathinonecode: en is deprecated ) atau benzoyletanamina (dipasarkan dengan nama haggigat di Israel[2]) atau bisa juga disebut Neropedron (bahasa Inggris: Nerophedronecode: en is deprecated ).[3] adalah zat monoamina alkaloid yang terkandung dalam tumbuhan semak Catha edulis (khat)[4][5][6] dan secara kimiawi mirip dengan efedrina, katin, dan zat amfetamin lainnya.[4] Peneliti dari Fakultas Farmakologi, Universitas Jenewa, Swiss, yang bernama Kalix P, dalam jurnalnya yang berjudul Pharmacology and Toxicology, edisi Februari 1992 mengatakan bahwa zat kationa adalah bentuk alami dari amfetamin.[7] Katinona menginduksi pelepasan dopamina dari preparasi striatal yang di pra-labelkan dengan dopamina atau prekursornya.[8] Katinona kemungkinan merupakan kontributor utama bagi efek stimulan Catha edulis. Tidak seperti amfetamin lainnya, katinona tergolong ke dalam kelompok fungsional keton. Zat amfetamin lainnya yang juga berbagi struktur dengannya adalah antidepresan buprofiona dan stimulan metkatinona.

Tinjauan hukum

Secara internasional, katinona tergolong ke dalam obat-abatan terlarang Golongan I di bawah Konvensi Zat Psikotropika.[9][10] Sejak 1993, DEA menetapkan katinona sebagai zat adiktif Golongan I dalam Undang-Undang Pengawasan Psikotropika.[11] Sementara di Indonesia, katinona tercantum dalam lampiran Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, sebagai Narkotika Golongan I[12] pada urutan ke-35 dari daftar tersebut.[13]

Tumbuhan khat siap dijual

Penjualan tumbuhan khat secara hukum dilegalkan di beberapa negara, namun juga ilegal di beberapa negara lainnya. Katinona sintetik (buatan) juga sering digunakan sebagai bahan utama yang digunakan sebagai campuran dalam mengkonsumsi obat-obatan terlarang, misalnya bath salts di Amerika Serikat.[14]

Struktur kimia

Struktur molekul katinona.

Katinona secara struktural terkait dengan metkatinona, sama seperti amfetamina yang terkait dengan metamfetamina. Katinona berbeda dengan amfetamin, ia memiliki atom keton oksigen (C=O) dalam posisi β di rantai samping. Alkohol yang terkandung dalam senyawa katin secara stimulan kurang kuat. Konversi biofisiologikal dari katinona ke katin dapat dilakukan pada daun khat. Daun khat segar memiliki rasio pengonversian dari katinona ke katin yang lebih besar daripada daun yang kering, sehingga memiliki efek psikoaktif yang lebih kuat.

Katinona dapat diekstraksi dari Catha edulis, atau disintesis dari α-bromopropiofenona (lebih mudah dibuat dari propiofenona).

Arnold Brossi dalam bukunya tahun 1991 menyatakan katinona, seperti halnya amfetamin, memiliki potensi yang kuat dalam merangsang sistem saraf pusat (SSP).[15] Sebagian besar efek diperkirakan berasal dari dua phenylalkylamines–katinona dan katin–yang secara struktural mirip dengan amfetamin. Katinona adalah turunan metkatinona, yang ditemukan secara alami dalam tanaman khat. Ini jenis obat terlarang dapat dengan mudah diproduksi oleh oksidasi pseudoefedrin di laboratorium bawah tanah. Dalam katinona struktur kimianya hampir identik dengan amfetamin kecuali bahwa molekul hidrogen dijatuhkan dan digantikan oleh molekul oksigen. Setelah pemberian oral dalam bentuk kapsul, kadar serum puncak katinona dicapai dalam waktu satu jam. Katinona juga merupakan konstituen yang paling kuat yang terkandung dalam tanaman khat dan memiliki struktur kimia yang sangat mirip dengan amfetamin.

Efek

Penggunaan katinona yang berlebihan dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, gelisah, lekas marah, insomnia, halusinasi dan serangan panik. Pengguna kronis berisiko terkena gangguan kepribadian dan menderita infark miokard.[16] Mefedrona, yaitu turunan katinona yang tidak terbentuk secara alami, lebih potensial untuk melepaskan serotonin dibandingkan dengan katinona atau metkatinona, sehingga efek penggunaannya setara dengan ekstasi. Orang-orang yang menggunakan obat-obatan ini bisa diuji serum atau uji urin untuk membuktikan kandungan katinona dan norepedrina; metabolit utamanya.[17]

Referensi

  1. ↑ Chatinone sama dengan katinona di UU Narkotika. Detikcom Diakses 29 Januari 2012
  2. ↑ Bentur Y, Bloom-Krasik A, Raikhlin-Eisenkraft B (2008). "Illicit cathinone ("Hagigat") poisoning". Clin Toxicol (Phila). 46 (3): 206–10. doi:10.1080/15563650701517574. PMID 17852166. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ↑ Richard Lawrence Miller (2002). The Encyclopedia of Addictive Drugs. USA: Greenwood Press. hlm. 497–218. ISBN 0-313-31087-7.
  4. 1 2 "Cathinone", dari Tumbuhan sampai Zat Sintetis."; Kompas; Diakses 31 Januari 2012
  5. ↑ "Catha edulis (Vahl) Forssk. ex Endl" (dalam bahasa Inggris). prota4u.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-31. Diakses tanggal 31 Januari 2013.
  6. ↑ "Khat" (dalam bahasa Inggris). tabaccheria21.net. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-31. Diakses tanggal 31 Januari 2013.
  7. ↑ Richard Lawrence Miller (2002). The Encyclopedia of Addictive Drugs. USA: Greenwood Press. hlm. 497–219. ISBN 0-313-31087-7.
  8. ↑ Kalix P (1981). "Cathinone, an alkaloid from khat leaves with an amphetamine-like releasing effect". Psychopharmacology (Berl.). 74 (3): 269–70. doi:10.1007/BF00427108. PMID 6791236.
  9. ↑ International Narcotics Control Board (2003). "List of psychotropic substances under international control" (PDF). PBB. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2012-08-31. Diakses tanggal 2013-01-29.
  10. ↑ PBB (2003). "Psychotropic Substances under International Control ("Green List")". International Narcotics Control Board. List of Psychotropic Substances under International Control, 23rd Edition, December 2003. isomerdesign.com.[pranala nonaktif permanen]
  11. ↑ "Schedules of Controlled Substances: Temporary Placement of Three Synthetic Cathinones Into Schedule I" (dalam bahasa Inggris). Federal Register Online via the Government Printing Office. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-31. Diakses tanggal 31 Januari 2013.
  12. ↑ "NARKOBA JENIS BARU: Temuan BNN Bisa Jadi Polemik Jika Belum Ada Regulasinya."; Bisnis Indonesia; Diakses 31 Januari 2012
  13. ↑ "Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009" (PDF), tentang Narkoba, hlm. 92–87, diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-02-27, diakses tanggal 2013-01-31 ;
  14. ↑ Transcript (2012). "Synthetic Street Drug Camouflaged as Bath Salts Has Dangerous, Bizarre Effects" (flv). PBSNewsHour.
  15. ↑ Arnold Brossi (1991). The Alkaloids: Chemistry and Pharmacology. USA: Academic Press. hlm. 364. ISBN 0-12-469541-8.
  16. ↑ Levy A (2011-08-11), "Top BBC music producer, 53, who composed music for The Office found dead by wife after taking party drug meow meow", Daily Mail, London
  17. ↑ Baselt RC (2008). Disposition of Toxic Drugs and Chemicals in Man (Edisi 8th). Biomedical Publications. hlm. 250–252. ISBN 0-9626523-7-7.

Pranala luar

  • (Inggris) Erowid Cathinone Vault
  • (Inggris) Cathinone Popularity Soars in Israel
  • (Inggris) Photos of cathinone before it is extracted from khat Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Amerika Serikat
  • Israel

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Tinjauan hukum
  2. Struktur kimia
  3. Efek
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Senyawa kimia

sifat fisik

Kimia

Ilmu pengetahuan tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat

Tata nama senyawa kimia

Seperangkat aturan pembuatan nama sistematik untuk senyawa kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026