Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Carthago delenda est

"Ceterum censeo Carthaginem esse delendam" atau "Ceterum autem censeo Carthaginem esse delendam", yang sering kali disingkat menjadi "Ceterum censeo", "Carthago delenda est", atau "Delenda est Carthago" adalah frasa Latin yang populer di Republik Romawi pada abad ke-2 SM selama akhir Perang Punik melawan Kartago. Istilah ini digunakan oleh pihak yang ingin agar ancaman dari musuh lama Romawi, Kartago, dibinasakan karena Kartago sebelumnya telah dikalahkan dua kali dan biasanya bangkit kembali dengan cepat dan kemudian berperang lagi melawan Romawi. Orang yang dikenal sering menggunakan frasa ini adalah senator Romawi Marcus Porcius Cato.

terjemahan : "Carthage harus dilenyapkan"
Diperbarui 23 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Carthago delenda est
Reruntuhan kota Kartago.

"Ceterum censeo Carthaginem esse delendam" atau "Ceterum autem censeo Carthaginem esse delendam" (Indonesia: "Selain itu, menurut hemat saya, Kartago harus dihancurkan"), yang sering kali disingkat menjadi "Ceterum censeo", "Carthago delenda est", atau "Delenda est Carthago" (Indonesia: "Kartago harus dihancurkan") adalah frasa Latin yang populer di Republik Romawi pada abad ke-2 SM selama akhir Perang Punik melawan Kartago. Istilah ini digunakan oleh pihak yang ingin agar ancaman dari musuh lama Romawi, Kartago, dibinasakan karena Kartago sebelumnya telah dikalahkan dua kali dan biasanya bangkit kembali dengan cepat dan kemudian berperang lagi melawan Romawi. Orang yang dikenal sering menggunakan frasa ini adalah senator Romawi Marcus Porcius Cato (234-149 SM).

Penggunaan pada masa modern

Pada tahun 1673, menteri Inggris Anthony Ashley Cooper menggunakan istilah ini untuk membandingkan Inggris dengan Roma dan Republik Belanda dengan Kartago selama Perang Inggris-Belanda Ketiga. Stasiun radio pro-Jerman Radio Paris di wilayah Prancis yang diduduki oleh Jerman antara tahun 1940 hingga 1944 menjadikan kalimat "Inggris, seperti Kartago, harus dihancurkan!" sebagai slogan. Ben Klassen, pendiri Gereja Kreator yang antisemit, mengadaptasi frasa ini menjadi Delenda est Judaica, yang berarti "Yudaisme harus dihancurkan".[1]

Catatan kaki

  1. ↑ G. Michael (2009), Theology of Hate: A History of the World Church of Creation (University of Florida Press) hal. 26.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penggunaan pada masa modern
  2. Catatan kaki
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026