Carl Brockelmann adalah seorang orientalis yang ahli dalam bidang sejarah dan sastra Arab. Banyak dari ilmuwan sejarah yang memanfaatkan karyanya yang mencapai lima jilid. Hingga saat ini karyanya masih menjadi satu-satunya yang dijadikan rujukan utama yang memuat manuskrip-manuskrip Arab dan lokasinya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

![]() | |
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 17 September 1868 Rostock |
| Kematian | 6 Mei 1956 Halle (Saale) |
| Data pribadi | |
| Pendidikan | Universitas Rostock University of Strasbourg (en) University of Wrocław (en) |
| Kegiatan | |
| Spesialisasi | Kajian Dunia Timur dan Arabic studies (en) |
| Pekerjaan | ahli bahasa, orientalis, dosen |
| Bekerja di | University of Wrocław (en) Frederick William University Berlin (en) Universitas Martin Luther Halle-Wittenberg (1910–1922) Universitas Königsberg (1903–1910) University of Wrocław (en) Universitas Humboldt Berlin |
| Tertarik dengan | Kajian Dunia Timur |
Penghargaan | |
Carl Brockelmann (lahir 17 September 1868 di Rostock, Jerman - meninggal 6 Mei 1956 di Halle, Jerman pada umur 87 tahun) adalah seorang orientalis yang ahli dalam bidang sejarah dan sastra Arab.[1][2] Banyak dari ilmuwan sejarah yang memanfaatkan karyanya yang mencapai lima jilid.[1] Hingga saat ini karyanya masih menjadi satu-satunya yang dijadikan rujukan utama yang memuat manuskrip-manuskrip Arab dan lokasinya.[1]
Brockelmann dibesarkan dalam keluarga yang hidup dalam kesusahan akibat dari perlakuan penguasa Jerman saat itu.[1] Ayahnya adalah seorang saudagar yang biasa disebut Kolonialwaren.[1] Sedangkan ibunya merupakan wanita yang lebih suka terhadap kehidupan spiritual.[1] Ibunya inilah yang telah mengenalkan sastra Jerman kepada Brockelmann.[1]
Sejak memasuki sekolah menengah, Brockelmann telah tertarik kepada bahasa-bahasa ketimuran.[1] Selain mempelajari bahasa Arab, ia juga mempelajari bahasa Aram dan bahasa Suryani.[1] Setelah menyelesaikan sekolah menengahnya, Brockelmann melanjutkan pendidikannya ke Universitas Rostock.[1] Di sana ia memperdalam bahasa-bahasa Timur yang sebelumnya telah ia dapat.[1] Selain itu, ia juga mempelajari filologi klasik, Yunani, Latin, serta sejarah.[1]
Sebagai seorang sarjana, Brockelmann menghasilkan banyak karya fundamental yang kemudian menentukan perkembangan orientalisme, terutama dari segi sejarah politik dan sastranya.[2] Ia juga menyumbangkan banyak karya dalam perkembangan sejarah dan sastra Persia (Iran).[2] Ia menulis banyak karyanya dalam bahasa Arab, Persia, dan Turki.[2] Ia juga menulis banyak artikel tentang kontribusi Persia yang signifikan, termasuk puisi dan adab dalam bahasa Arab untuk Encyclopaedia of Islam.[2]