Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Caplak

Caplak atau dikenali dengan nama lainnya di Sumatra, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya sebagai sengkenit, cengkenit, kutu babi, tempiras, atau pirah adalah nama umum bagi hewan kecil berkaki delapan anggota superfamili Ixodoidea, ordo ixodida yang bersama-sama dengan tungau dimasukkan ke dalam anak kelas Acarina. Caplak dikenal sebagai parasit luaran (eksoparasit) yang hidup dari darah hewan vertebrata dan manusia yang ditumpanginya. Karena kebiasaannya ini, caplak menjadi vektor bagi beberapa penyakit seperti Penyakit Lyme, Demam Q, Demam caplak Colorado, tularemia, tick-borne relapsing fever, babesiosis, Ehrlichiosis, Tick-borne meningoencephalitis, dan anaplasmosis pada penyakit kuning sapi dan anjing. Caplak muda bertungkai enam, tetapi setelah dewasa memiliki empat pasang tungkai.

Wikipedia article
Diperbarui 18 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Caplak
Untuk kegunaan lain, lihat Caplak (disambiguasi).

Caplak
Caplak Ixodes scapularis dewasa
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Subfilum: Chelicerata
Kelas: Arachnida
Superordo: Parasitiformes
Ordo: Ixodida
Superfamili: Ixodoidea
Familia

Ixodidae - Caplak keras
Argasidae - Caplak lunak
Nuttalliellidae

Diversitas
18 genera, ca. 900 spesies
Artikel takson sembarang

Caplak atau dikenali dengan nama lainnya di Sumatra, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya sebagai sengkenit, cengkenit, kutu babi, tempiras, atau pirah adalah nama umum bagi hewan kecil berkaki delapan anggota superfamili Ixodoidea, ordo ixodida yang bersama-sama dengan tungau dimasukkan ke dalam anak kelas Acarina. Caplak dikenal sebagai parasit luaran (eksoparasit) yang hidup dari darah hewan vertebrata dan manusia yang ditumpanginya. Karena kebiasaannya ini, caplak menjadi vektor bagi beberapa penyakit seperti Penyakit Lyme, Demam Q, Demam caplak Colorado, tularemia, tick-borne relapsing fever, babesiosis, Ehrlichiosis, Tick-borne meningoencephalitis, dan anaplasmosis pada penyakit kuning sapi dan anjing.[1] Caplak muda bertungkai enam, tetapi setelah dewasa memiliki empat pasang tungkai.

Caplak Ixodes hexagonus, rekaman close up.

Caplak merupakan serangga pemakan darah obligat. Setiap ingin berganti kulit atau berkembang ke fase berikutnya, caplak membutuhkan darah. Hal ini diperkirakan terjadi sejak zaman dinosaurus, dan kebutuhan akan darah itulah yang menyebabkan caplak berevolusi menjadi pemakan darah.[2]

Habitat

Caplak dalam hal habitat dapat dibagi menjadi 2, yaitu yang bergantung atau dekat pada inang sejak lahir (nidikolus) dan yang tidak (non-nidikolus). Famili Argasidae dan kebanyakan spesies dari genus Prostriata merupakan caplak yang bergantung pada inang sejak lahir. Karena sangat dekat, spesies-spesies dari famili dan genus ini memiliki beberapa adaptasi yang membantunya. Adaptasi-adaptasi itu adalah kemampuan bertahan tanpa inang selama bertahun-tahun, fototropisme negatif, tigmotropisme, dan toleransi yang rendah terhadap suhu maupun kelembapan.[2]

Famili Metastriata merupakan salah satu yang tidak terlalu bergantung pada inang sejak lahir. Walaupun tidak terlalu bergantung, tetapi tetap hidup dalam jangkauan yang bisa memangsa inang. Ada yang hidup dalam habitat berbeda dengan inangnya (tetap bisa menjangkau inang) dan adapula yang memiliki satu preferensi habitat seperti hutan.[2]

Referensi

  1. ↑ Los Angeles County - Department of Health Services Vector Management Program. "Managing Common Tick Pests in Los Angeles County" (PDF). Diakses tanggal 2009-05-20.
  2. 1 2 3 Encyclopedia of entomology. Capinera, John L. (Edisi 2nd ed). Dordrecht: Springer. 2008. ISBN 978-1-4020-6359-6. OCLC 288440300. Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
  • l
  • b
  • s
Acari (caplak dan tungau)
Acariformes
Oribatida
  • Brachypylina
  • Enarthronota
  • Holosomata
  • Mixonomata
  • Palaeosomata
  • Parhyposomata
Sarcoptiformes
  • Endeostigmata
  • Psoroptidia
Trombidiformes
  • Prostigmata
  • Sphaerolichida
Parasitiformes
Holothyrida
  • Allothyridae
  • Holothyridae
  • Neothyridae
Ixodida (caplak)
  • Argasidae
  • Ixodidae
  • Nuttalliellidae
Mesostigmata
  • Monogynaspida
  • Sejina
  • Trigynaspida
Opilioacariformes
  • Opilioacaridae
Pengidentifikasi takson
Ixodida
  • Wikidata: Q10304508
  • Wikispecies: Ixodida
  • AFD: Ixodida
  • BOLD: 154063
  • BugGuide: 91218
  • CoL: 623CF
  • EoL: 217
  • EPPO: 1IXODO
  • Fauna Europaea: 10618
  • Fauna Europaea (new): fce26c4a-b985-4a87-8b3f-225413b0cbaf
  • GBIF: 1425
  • iNaturalist: 51672
  • IRMNG: 12791
  • ITIS: 733323
  • NBN: NBNSYS0000160240
  • NCBI: 6935
  • NZOR: c031f782-af94-4ae2-b957-fce245c19845
  • Open Tree of Life: 150787
  • Paleobiology Database: 308608
  • WoRMS: 760684
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Habitat
  2. Referensi

Artikel Terkait

Radang otak bawaan caplak

Penyakit

Penyakit Lyme

penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Borellia, ditularkan oleh caplak

Caplak kerbau

Caplak kerbau (Amblyomma testudinarium) adalah sebuah spesies caplak berbadan keras dari genus Amblyomma. Spesies tersebut ditemukan di Indonesia, India

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026