Canterbury Christ Church University (CCCU) adalah sebuah universitas negeri di Canterbury, Kent, Inggris. Universitas ini didirikan pada tahun 1962 oleh Gereja Inggris sebagai perguruan tinggi pendidikan dan memperoleh status universitas penuh pada tahun 2005. CCCU merupakan anggota kelompok universitas berbasis gereja yang dikenal sebagai ''Cathedrals Group'' serta merupakan bagian dari kemitraan pendidikan tinggi Universities at Medway.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Canterbury Christ Church University | |
|---|---|
| Berkas:CCCU Coat of Arms.svg | |
| Moto | Veritas et Libertate |
| Jenis | Universitas negeri |
| Didirikan | 1962 |
| Kanselir | Uskup Agung Canterbury |
| Wakil Kanselir | Prof. Rama Thirunamachandran |
| Lokasi | Canterbury , Inggris |
| Kampus | Urban |
| Situs web | https://www.canterbury.ac.uk/ |
![]() | |
Canterbury Christ Church University (CCCU) adalah sebuah universitas negeri di Canterbury, Kent, Inggris. Universitas ini didirikan pada tahun 1962 oleh Gereja Inggris sebagai perguruan tinggi pendidikan dan memperoleh status universitas penuh pada tahun 2005. CCCU merupakan anggota kelompok universitas berbasis gereja yang dikenal sebagai ''Cathedrals Group'' serta merupakan bagian dari kemitraan pendidikan tinggi Universities at Medway.
Canterbury Christ Church College dibuka pada tahun 1962 untuk memenuhi kebutuhan guru sekolah gereja. Pada akhir 1960-an, lembaga ini memperkenalkan gelar Bachelor of Education. Pada tahun 1995, lembaga ini memperoleh kewenangan untuk memberikan gelarnya sendiri. Status universitas penuh diberikan pada tahun 2005, dan nama lembaga berubah menjadi Canterbury Christ Church University.[1]
Kampus utama terletak di North Holmes Road, dekat kawasan Warisan Dunia UNESCO yang mencakup St Augustine's Abbey dan Katedral Canterbury. Fasilitas lain di kota Canterbury meliputi Christ Church Sports Centre, Augustine House, dan St George’s Centre.
Kampus Medway dibuka pada tahun 2004 bekerja sama dengan University of Kent dan University of Greenwich. Program yang ditawarkan meliputi kesehatan, perawatan sosial, dan pendidikan anak usia dini.
Pada awal 2024, universitas menghadapi tekanan keuangan akibat penurunan jumlah mahasiswa dan meningkatnya biaya operasional. Laporan media menyebutkan bahwa ratusan pekerjaan berisiko hilang sebagai bagian dari rencana penghematan yang sedang dikaji universitas.[2] BBC News juga melaporkan bahwa universitas sedang mempertimbangkan pemangkasan anggaran besar untuk menstabilkan keuangannya.[3]