Cangkang gastropoda merupakan bagian dari tubuh banyak Gastropoda, termasuk siput, sejenis Moluska. Cangkang adalah eksoskeleton yang melindungi dari predator, kerusakan mekanis, dan dehidrasi, tetapi juga berfungsi sebagai tempat melekatnya otot dan penyimpanan kalsium. Beberapa gastropoda tampak tidak memiliki cangkang tetapi mungkin memiliki sisa cangkang di dalam mantel, atau dalam beberapa kasus cangkangnya mengecil sehingga tubuh tidak dapat ditarik ke dalamnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Cangkang gastropoda merupakan bagian dari tubuh banyak Gastropoda, termasuk siput, sejenis Moluska. Cangkang adalah eksoskeleton yang melindungi dari predator, kerusakan mekanis, dan dehidrasi, tetapi juga berfungsi sebagai tempat melekatnya otot dan penyimpanan kalsium. Beberapa gastropoda tampak tidak memiliki cangkang (siput telanjang) tetapi mungkin memiliki sisa cangkang di dalam mantel, atau dalam beberapa kasus cangkangnya mengecil sehingga tubuh tidak dapat ditarik ke dalamnya (siput semi-slug).
Beberapa siput juga memiliki operkulum yang menutup lubang cangkang, yang dikenal sebagai apertur, yang memberikan perlindungan lebih lanjut. Studi tentang cangkang moluska dikenal sebagai konkologi. Studi biologi tentang gastropoda, dan moluska lainnya secara umum, adalah malakologi. Istilah morfologi cangkang bervariasi menurut kelompok spesies.[1]