Cairn Terrier adalah salah satu ras anjing kecil yang berasal dari Pulau Skye, Skotlandia sejak abad ke-15. Anjing ini memiliki tinggi ± 25–30 cm dan berat 6–7 kg. Beberapa ciri fisik yang khas dari anjing ini adalah ekor terangkat tegak, bulu berlapis ganda dan tahan air, telinga kecil dan tegak ke atas, kaki lurus dan pendek, mata merah kecoklatan gelap, serta alis tebal. Cairn Terrier memiliki kemampuan untuk berenang dan menggali tanah. Anjing ini sering memburu tikus, mencit, rubah, dan hewan liar lainnya yang bahkan lebih besar dibandingkan tubuhnya. Beberapa masalah kesehatan yang rentan dialami anjing ini biasanya terjadi pada organ hati (liver), mata, dan lutut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Negara asal | Skotlandia | ||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||
Cairn Terrier adalah salah satu ras anjing kecil yang berasal dari Pulau Skye, Skotlandia sejak abad ke-15.[1] Anjing ini memiliki tinggi ± 25–30 cm dan berat 6–7 kg.[2] Beberapa ciri fisik yang khas dari anjing ini adalah ekor terangkat tegak, bulu berlapis ganda dan tahan air, telinga kecil dan tegak ke atas, kaki lurus dan pendek, mata merah kecoklatan gelap, serta alis tebal.[2] Cairn Terrier memiliki kemampuan untuk berenang dan menggali tanah.[2] Anjing ini sering memburu tikus, mencit, rubah, dan hewan liar lainnya yang bahkan lebih besar dibandingkan tubuhnya.[2] Beberapa masalah kesehatan yang rentan dialami anjing ini biasanya terjadi pada organ hati (liver), mata, dan lutut.[3]