Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Cagar Alam Pulau Dua

Cagar Alam Pulau Dua atau yang juga dikenal Pulau Burung adalah Cagar Alam yang terletak di di Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Terdapat 108 jenis burung yang bermigrasi ke kawasan ini. Kawasan cagar alam Pulau Dua dipenuhi vegetasi pepohonan, satwa dan pantai. Dimana, hutan dipesisir pantai juga sebagai penahan abrasi hingga gelombang tsunami. Di tempat ini pernah dilakukan penelitian akan ancaman tsunami akibat gempa Sunda megathrust.

Wikipedia article
Diperbarui 3 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Cagar Alam Pulau Dua atau yang juga dikenal Pulau Burung adalah Cagar Alam yang terletak di di Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Terdapat 108 jenis burung yang bermigrasi ke kawasan ini. Kawasan cagar alam Pulau Dua dipenuhi vegetasi pepohonan, satwa dan pantai. Dimana, hutan dipesisir pantai juga sebagai penahan abrasi hingga gelombang tsunami. Di tempat ini pernah dilakukan penelitian akan ancaman tsunami akibat gempa Sunda megathrust.[1]

Pulau dengan luas sekitar 30 hektar ini dijadikan tempat konservasi sebagai lokasi cagar alam, karena di pulau ini terdapat berbagai macam burung dari berbagai penjuru. Burung-burung yang ada di pulai ini tidak berasal dari penjuru nusantara saja melainkan dari berbagai benua bermigrasi menuju ke pulau ini.[2] Pulau Dua ditetapkan sebagai Cagar Alam seluas 32,85 Ha melalui Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.3107/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 25 April 2014.[3]

Rute

Untuk menuju ke kawasan ini dapat menggunakan motor atau mobil, dapat melalui tol Jakarta-Merak hingga ke Serang. Kemudian menuju ke Pulau Burung yang terletak di sebelah Utara Serang. Dari jalur Serang, menuju ke Pelabuhan Karang Hantu. Kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kapal motor atau perahu layar menuju ke Pulau Burung.[4]

Sejarah

Sejarah Pulau Dua dimulai pada dekade awal abad ini. Pada masa itu, penduduk setempat telah mengetahui Pulau Dua sebagai lokasi dimana banyak burung yang bertelur dan berkembang biak. Cerita “ribut-ribut” antara pembuat keputusan dan masyarakat mengenai penggunaan sumber daya alam juga sudah ada pada jaman itu. Meskipun sudah ada peraturan yang mengatur masalah perlindungan alam (Natuurmonumenten Ordonantie), masyarakat setempat masih ingin turut menikmati telur-telur burung air sebagai tambahan protein. Untuk mengatasi terus berlangsungnya pengambilan telur, pada tahun 1936 suatu organisasi perkumpulan pencinta alam Hindia Belanda mengusulkan Pulau Dua sebagai kawasan perlindungan burung liar. Karena adanya usulan, desakan dan lobi yang intensif, pada tahun 1937 Pemerintah Pusat di Batavia kemudian menetapkan Pulau Dua sebagai kawasan. Hal ini berarti tidak memperbolehkan adanya kegiatan manusia di dalam kawasan, kecuali untuk kegiatan penelitian. Empat puluh tahun kemudian (1977), Pemda Kabupaten Serang menegaskan kembali status Pulau Dua sebagai Kawasan Pelestarian Alam.[5]

Referensi

  1. ↑ Liputan6.com (2021-06-06). "Mengenal Pulau Burung, Cagar Alam di Pesisir Kota Serang". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-08-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  2. ↑ "Pulau Dua, Wisata Cagar Alam di Teluk Banten -". 2022-10-27. Diakses tanggal 2025-08-30.
  3. ↑ CMS, Kota Serang. "Birokrasi yang Terlalu Jauh Menjadi Kendala Pemkot Mengoptimalkan Cagar Alam Pulau Dua - Portal Pemerintah Kota Serang". Kota Serang CMS. Diakses tanggal 2025-08-30.
  4. ↑ Atourin. "Pulau Burung di Serang". Atourin. Diakses tanggal 2025-08-30.
  5. ↑ Redaksi_Indosatunews (2024-12-19). "Cagar Alam Pulau Dua: Pulau Surga Burung di Teluk Banten". IndoSatuNews.com - Menyajikan Informasi Terbaru dan Akurat. Diakses tanggal 2025-08-30.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rute
  2. Sejarah
  3. Referensi

Artikel Terkait

Daftar cagar alam di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Cagar Alam Pulau Waigeo Barat

taman reservasi di Indonesia

Cagar Alam Pulau Biak Utara

taman reservasi di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026