Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPalola viridis
Artikel Wikipedia

Palola viridis

Palola viridis adalah cacing perairan air laut dari famili Eunicidae, anggota cacing bersekat yang banyak hidup di pantai-pantai Indo-Pasifik beriklim tropis dan subtropis. Jenis cacing ini disebut oleh masyarakat lokal Indonesia sebagai cacing palolo maupun nyale. Cacing wawo atau laor di Maluku juga dapat berarti cacing jenis ini.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Palola viridis
Palola viridis
Status konservasi

Data Kurang  (IUCN 2.3)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Annelida
Kelas:
Polychaeta
Ordo:
Eunicaida
Famili:
Eunicidae
Genus:
Palola
Spesies:
P. viridis
Nama binomial
Palola viridis
(Gray, 1840)
Sinonim

Eunice viridis

Artikel takson sembarang

Palola viridis adalah cacing perairan air laut dari famili Eunicidae, anggota cacing bersekat (filum Annelida) yang banyak hidup di pantai-pantai Indo-Pasifik beriklim tropis dan subtropis. Jenis cacing ini disebut oleh masyarakat lokal Indonesia sebagai cacing palolo (di Samoa)[1] maupun nyale (harfiah berarti "cacing" dalam bahasa Sasak). Cacing wawo atau laor di Maluku juga dapat berarti cacing jenis ini (Pamungkas et al. 2015).[2]

Morfologi

Cacing palolo identik dengan dua moncong, tiga antena dan kepala berbentuk sekop serta tidak adanya mulut pengait.[3] Cacing dewasa berukuran sekitar 40 cm dan terbagi menjadi segmen-segmen yang setiap segmennya memiliki kaki semu serupa rambut.[4] Terdapat juga beberapa tentakel sensor yang tumbuh di bagian kepala.[4] Palolo jantan berwarna merah kecoklatan sedangkan yang betina biru kehijauan.[4] Cacing ini hidup di pantai Pasifik bagian selatan.[5] Cacing ini hidup di bebatuan karang dan untuk berkembang biak, mereka menumbuhkan ekor khusus yang memuat sperma ataupun sel telur.[6] Selama masa perkembangbiakan, ekor khusus cacing ini pecah dan muncul ke permukaan air laut lalu melepaskan telur atau sperma berupa cairan kental.[7]

Manfaat

Cacing palolo dikonsumsi menjadi makanan sehari-hari bagi masyarakat di sekitar kepulauan Fiji, Tonga, Samoa juga pulau-pulau lain yang tersebar di pasifik bagian selatan.[8]

Referensi

  1. ↑ Situs Museum Smithsonian: Palolo Worm diakses 15 Juni 2010
  2. ↑ Joko Pamungkas, Alfiah, Riena Prihandini (2021). "ARE WAWO WORMS (Polychaeta, Annelida) UNIQUE TO MALUKU WATERS?". Zoo Indonesia. 30 (2): 129–133. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ↑ Fauchald, K. 1992. Review of the types of Palola (Eunicidae: Polychaeta). J. Nat. Hist. 26:1177–1225.
  4. 1 2 3 Situs UV[pranala nonaktif permanen] diakses 12 Mei 2010
  5. ↑ Situs Bahtera: Cacing Palolo[pranala nonaktif permanen] diakses 12 Mei 2010
  6. ↑ Situs kidsbiology[pranala nonaktif permanen] diakses 12 Mei 2010
  7. ↑ Situs Seapic: palolo worm diakses 12 Mei 2010
  8. ↑ Situs Biological Bulletin:Phylogeny and Genetic Diversity of Palolo Worms (Palola, Eunicidae) from the Tropical North Pacific and the Caribbean, oleh Anja Sculzhe. diakses 9 Juni 2010
Pengidentifikasi takson
Palola viridis
  • Wikidata: Q1889560
  • BOLD: 285925
  • CoL: 4C6C3
  • GBIF: 5198129
  • IRMNG: 10459960
  • ITIS: 66326
  • NCBI: 759327
  • OBIS: 335340
  • Open Tree of Life: 1020335
  • WoRMS: 335340
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Israel

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Morfologi
  2. Manfaat
  3. Referensi

Artikel Terkait

Bau Nyale

cacing laut yang termasuk cacing bersekat (Annelida) terutama dari jenis Palola viridis. Acara ini diselenggarakan sekitar bulan Februari dan Maret. Tempat

Daftar spesies Demospongiae

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026