Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Cacing cambuk

Cacing cambuk adalah cacing yang hidup di dalam tubuh manusia, tepatnya di dalam usus besar. Cacing ini dinamakan cacing cambuk karena bentuknya mirip seperti cambuk, di mana bagian kepalanya bertekstur halus dan bagian ekornya menebal. Cacing yang telah dewasa memiliki panjang sekitar 4–5 cm. Cacing cambuk betina memiliki panjang sekitar 5 cm dengan ciri-ciri ekor membulat tumpul dan jantan memiliki panjang 4 cm dengan ciri-ciri ekor melingkar. Cacing ini termasuk yang memiliki perkembangbiakan yang cepat karena cacing betina dapat menghasilkan telur sebanyak 3.000-10.000 butir telur setiap harinya.

Wikipedia article
Diperbarui 31 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Cacing cambuk
Cacing cambuk
Trichuris trichiura Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumNematoda
KelasEnoplea
OrdoTrichocephalida
FamiliTrichuridae
GenusTrichuris
SpesiesTrichuris trichiura Suntingan nilai di Wikidata
Linnaeus, 1771
Artikel takson sembarang

Cacing cambuk (nama latin: Trichuris trichiura) adalah cacing yang hidup di dalam tubuh manusia, tepatnya di dalam usus besar.[1] Cacing ini dinamakan cacing cambuk karena bentuknya mirip seperti cambuk, di mana bagian kepalanya bertekstur halus dan bagian ekornya menebal.[2] Cacing yang telah dewasa memiliki panjang sekitar 4–5 cm. Cacing cambuk betina memiliki panjang sekitar 5 cm dengan ciri-ciri ekor membulat tumpul dan jantan memiliki panjang 4 cm dengan ciri-ciri ekor melingkar.[3] Cacing ini termasuk yang memiliki perkembangbiakan yang cepat karena cacing betina dapat menghasilkan telur sebanyak 3.000-10.000 butir telur setiap harinya.[1]

Telur yang dihasilkan tersebut keluar bersama tinja[4] dan apabila mendapat tempat yang lembap dan daerah yang teduh telur-telur tersebut akan matang di dalam tanah selama 3-6 minggu, kemudian berkembang menjadi larva.[3] Setiap larva akan tumbuh sepanjang 12,5 cm ketika berada di dalam usus manusia.[5] Telur-telur cacing ini hanya dapat dilihat oleh bantuan mikroskop, bentuknya seperti tempayan dengan ukuran 50 x 32 mikron, kulit bagian dalam telur berwarna putih jernih sedangkan di bagian luar telur berwarna kuning.[3]

Cacing cambuk dapat bersarang di dalam tubuh manusia. Biasanya cacing ini menyerang anak-anak atau balita karena anak-anak itu senang bermain di atas tanah dan lupa mencuci tangan ketika makan, sehingga telur cacing tersebut termakan oleh mereka.[6] Dan juga didasari oleh pola hidup dimasyarakat yang kurang menjaga kebersihan[1] Telur yang telah menjadi larva akan tertelan oleh manusia kemudian menetas dan keluar dari di dalam usus halus, lalu akan menuju ke usus besar. Di dalam usus besar itulah, cacing ini menyebar dan berkembang menjadi cacing dewasa.[2] Cacing ini dapat mengisap darah dengan memasukkan kepalanya melalui dinding usus sehingga menyebabkan anemia pada orang yang bersangkutan.[4] Masa pertumbuhan cacing cambuk hingga dewasa adalah sekitar 30-90 hari dan cacing ini dapat bertahan hidup selama beberapa tahun.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 Bramirus Mikail. "Infeksi Cacing Cambuk Bisa Memicu Anemia".
  2. 1 2 AyahBunda. "Cacing Cambuk Intai Balita".
  3. 1 2 3 4 OK-REVIEW. "Pengertian Cacing Cambuk".[pranala nonaktif permanen]
  4. 1 2 Windhi Kresnawati. "Cacing Cambuk".
  5. ↑ susukolostrum.com. "Trikuriasis (Infeksi cacing cambuk usus)".
  6. ↑ SmallCrab.com. "Anak-anak".
Pengidentifikasi takson
Trichuris trichiura
  • Wikidata: Q1154414
  • Wikispecies: Trichuris trichiura
  • AFD: Trichuris_trichiura
  • BioLib: 87471
  • BOLD: 493837
  • EPPO: TRIUTR
  • EUNIS: 251569
  • Fauna Europaea: 392737
  • Fauna Europaea (new): aac283a9-9ad9-4a6c-a401-5d843c7aba19
  • GBIF: 4554218
  • iNaturalist: 417601
  • IRMNG: 11481363
  • NCBI: 36087
  • Open Tree of Life: 206556
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Ketungging

Dalam bahasa Inggris hewan ini disebut "whip scorpions" (kalajengking cambuk). Hewan ini mudah dikenali dari warnanya yang gelap, memiliki bagian depan

Trikuriasis

juga dikenal sebagai infeksi cacing cambuk, adalah infeksi yang diakibatkan cacing parasit (Trichuris trichiura /cacing cambuk). Bila infeksi diakibatkan

Trichuris

sebagai cacing cambuk karena 2/3-3/4 bagian anteriornya lebih panjang dan tipis dari bagian posteriornya sehingga tampak seperti cambuk. Cacing dewasa

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026