Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ca-bau-kan: Hanya Sebuah Dosa

Ca-Bau-Kan: Hanya Sebuah Dosa adalah sebuah novel yang ditulis oleh penulis Indonesia Remy Sylado, diterbitkan tahun 1999. Buku ini bercerita tentang kisah cinta antara Tinung, seorang perempuan Betawi yang berprofesi sebagai seorang ca-bau-kan, dan Tan Peng Liang, seorang pengusaha tembakau dan candu Peranakan asal Semarang. Buku ini adalah novel kedua yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia setelah novel Saman karya Ayu Utami. Novel ini juga pernah dipublikasikan di harian Republika.

novel karya Remy Sylado
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ca-bau-kan: Hanya Sebuah Dosa
Artikel ini mengenai novel tahun 1999. Untuk filmnya, lihat Ca-bau-kan (film).
Ca-Bau-Kan: Hanya Sebuah Dosa
Sampul buku terbitan KPG, cetakan pertama (Maret 1999)
PengarangRemy Sylado
Judul asli'Ca-Bau-Kan: Hanya Sebuah Dosa'
Perancang sampulRully Susanto
NegaraIndonesia Indonesia
Bahasabahasa Indonesia
GenreNovel, Dewasa
PenerbitKepustakaan Populer Gramedia
Tanggal terbit
Maret 1999
Jenis mediasampul lunak
Halaman414
ISBNISBN 979-9023-25-4

Ca-Bau-Kan: Hanya Sebuah Dosa adalah sebuah novel yang ditulis oleh penulis Indonesia Remy Sylado, diterbitkan tahun 1999. Buku ini bercerita tentang kisah cinta antara Tinung, seorang perempuan Betawi yang berprofesi sebagai seorang ca-bau-kan, dan Tan Peng Liang, seorang pengusaha tembakau dan candu Peranakan asal Semarang. Buku ini adalah novel kedua yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia setelah novel Saman karya Ayu Utami. Novel ini juga pernah dipublikasikan di harian Republika.[1]

Ringkasan cerita

Cerita novel ini dinarasi oleh Nyonya Dijkhoff, seorang wanita lanjut usia yang dulu dipungut anak dan kemudian tinggal di Belanda. Ia kembali ke Indonesia untuk mencari tahu asal-usul dan latar belakang hidupnya dan keluarga sebenarnya. Ia akhirnya tahu bahwa Ibu kandungnya adalah seorang wanita betawi pribumi yang bernama Siti Noerhaijati, yang kerap dipanggil "Tinung", seorang Ca-bau-kan yang sering "menghibur" orang Tionghoa pada zaman kolonial Belanda di Indonesia. Ayah kandungnya adalah Tan Peng Liang, seorang pedagang candu dan tembakau Peranakan dari Semarang yang misterius tetapi juga pemberani. Cerita kemudian berkisah tentang hubungan percintaan dan perjalanan hidup yang dialami Tinung dan Tan Peng Liang yang dilalui berbagai macam rintangan dan halangan seperti perbedaan etnis dan status sosial, kedatangan pasukan Jepang, dan perang kemerdekaan Indonesia, tetapi di akhir cerita, hubungan cinta tersebut tetap kuat bertahan sampai hari kematian mereka masing-masing.

Adaptasi film

Artikel utama: Ca-bau-kan

Novel Ca-Bau-Kan (Hanya Sebuah Dosa) diadaptasi oleh sutradara Indonesia Nia Dinata menjadi sebuah film layar lebar berjudul sama yang kontroversial karena menayangkan banyak adegan vulgar

Lihat pula

  • Orang Peranakan, orang keturunan Tionghoa berdarah pribumi di Indonesia, Malaysia, dan Singapura yang telah berasimilasi dengan budaya Nusantara.
  • Tionghoa-Indonesia, sebutan orang-orang keturunan Tionghoa (Totok maupun Peranakan) di Indonesia.

Referensi

  1. ↑ Sylado, Remy (1999). Ca-Bau-Kan (Hanya Sebuah Dosa). Indonesia: Kepustakaan Populer Gramedia. sampul lunak: ISBN 979-9023-25-4
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Ca Bau Kan.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ringkasan cerita
  2. Adaptasi film
  3. Lihat pula
  4. Referensi

Artikel Terkait

Remy Sylado

pemeran laki-laki asal Indonesia

Laut Bercerita

novel karya Leila S. Chudori

Kerudung Merah Kirmizi

novel karya Remy Sylado

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026