Clive Staples Lewis adalah seorang penulis, cendekiawan sastra dan teolog awam Anglikan Inggris. Ia pernah memegang posisi akademis di bidang sastra Inggris di Magdalen College, Oxford (1925–1954), maupun Magdalene College, Cambridge (1954–1963). Dia paling dikenal sebagai penulis dari The Chronicles of Narnia, namun ia juga dikenal karena karya fiksi lainnya, seperti The Screwtape Letters dan The Space Trilogy, dan untuk karya non-fiksi apologetika Kristen-nya, termasuk Mere Christianity, Miracles dan The Problem of Pain.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

C. S. Lewis | |
|---|---|
Lewis sekitar tahun 1957 | |
| Lahir | Clive Staples Lewis (1898-11-29)29 November 1898 Belfast, Irlandia |
| Meninggal | 22 November 1963(1963-11-22) (umur 64) Oxford, Inggris |
| Pemakaman | Holy Trinity Church, Headington Quarry |
| Nama pena | Clive Hamilton, N. W. Clerk |
| Pekerjaan | Novelis, cendekiawan, penyiar |
| Pendidikan | University College, Oxford |
| Genre | Apologetika Kristen, fantasi, fiksi ilmiah, sastra anak-anak |
| Karya terkenal | |
| Pasangan | |
| Anak | 2 anak tiri, termasuk Douglas Gresham |
| Kerabat | Warren Lewis (adik) Dinas militer |
| Pengabdian | Britania Raya |
| Dinas/cabang | Angkatan Darat Britania Raya |
| Lama dinas | 1917–18 1940–44 |
| Pangkat | Letnan Dua |
| Kesatuan | |
| Perang/pertempuran | Perang Dunia Pertama Perang Dunia Kedua |
Clive Staples Lewis (29 November 1898 – 22 November 1963) adalah seorang penulis, cendekiawan sastra dan teolog awam Anglikan Inggris. Ia pernah memegang posisi akademis di bidang sastra Inggris di Magdalen College, Oxford (1925–1954), maupun Magdalene College, Cambridge (1954–1963). Dia paling dikenal sebagai penulis dari The Chronicles of Narnia, namun ia juga dikenal karena karya fiksi lainnya, seperti The Screwtape Letters dan The Space Trilogy, dan untuk karya non-fiksi apologetika Kristen-nya, termasuk Mere Christianity, Miracles dan The Problem of Pain.
Lewis adalah teman dekat dari J. R. R. Tolkien, pengarang The Lord of the Rings. Kedua pria tersebut pernah bertugas di fakultas Sastra Inggris di University of Oxford dan aktif dalam kelompok sastra informal Oxford yang dikenal sebagai Inklings. Menurut memoar Lewis tahun 1955 Surprised by Joy, ia dibaptis di Gereja Irlandia tetapi meninggalkan imannya selama masa remaja. Lewis kembali memeluk Anglikanisme pada usia 32 tahun, karena pengaruh Tolkien dan teman-teman lainnya, dan dia menjadi "umat awam biasa dari Gereja Inggris".[1] Keimanan Lewis sangat memengaruhi karyanya, dan siaran radionya selama masa perang tentang Kekristenan memberinya pengakuan luas.
Lewis menulis lebih dari 30 buku yang telah diterjemahkan ke lebih dari 30 bahasa dan terjual jutaan eksemplar. Ketujuh buku yang membentuk The Chronicles of Narnia telah terjual paling banyak dan dipopulerkan di panggung, televisi, radio, dan bioskop. Tulisan-tulisan filosofisnya banyak dikutip oleh para cendekiawan Kristen dari berbagai denominasi.
Pada tahun 1956 Lewis menikahi penulis Amerika Joy Davidman; ia meninggal karena kanker empat tahun kemudian pada usia 45 tahun. Lewis meninggal pada 22 November 1963 karena gagal ginjal, pada usia 64 tahun. Pada tahun 2013, pada peringatan 50 tahun kematiannya, Lewis dihormati dengan sebuah monumen peringatan dalam Poets' Corner di Westminster Abbey.
Clive Staples Lewis dilahirkan di Belfast, Irlandia (kini Irlandia Utara), dari Albert James Lewis dan Flora Augusta Hamilton Lewis. Ia mempunyai kakak laki-laki, Warren Hamilton Lewis (Warnie), yang tiga tahun lebih tua. Sewaktu kecil ia mengambil nama "Jack", semata-mata karena ia menyukai bunyinya. Sejak saat itu ia dikenal dengan nama kecil ini oleh teman-teman dekat dan anggota keluarganya. Ibu Lewis meninggal pada 1908, dan ia dikirim ke sejumlah sekolah di Inggris. Lewis telah dibaptis di Gereja Irlandia (bagian dari Komuni Anglikan) pada saat lahir, tetapi jatuh jauh dari imannya selama masa remajanya. Karena pengaruh Tolkien dan teman-teman lain, pada usia 32 Lewis kembali ke Komuni Anglikan di Gereja Inggris.
Sewaktu kecil, Lewis suka sekali akan "binatang yang berpakaian". Ia jatuh cinta pada cerita-cerita Beatrix Potter dan sering kali menulis cerita-cerita binatang dan membuat ilustrasinya. Ia dan kakaknya, Warnie, bersama-sama menciptakan dunia Boxen, yang dihuni dan dikelola oleh binatang. Lewis gemar membaca, dan karena rumah ayahnya penuh dengan buku-buku, ia merasa bahwa menemukan buku yang belum dibacanya sama mudahnya seperti menemukan sehelai rumput. Pada masa kecilnya, ia juga sangat takut terhadap laba-laba dan serangga, sehingga binatang-binatang itu sering muncul dalam mimpi-mimpinya.
Pada masa remajanya, ia kagum terhadap Richard Wagner dan lagu-lagu serta legenda-legenda Negeri Utara. Semuanya itu memperkuat kerinduan di dalam dirinya, hasrat yang mendalam yang belakangan disebutnya "sukacita".