Butana-1-tiol adalah sebuah senyawa organobelerang dengan rumus kimia CH3CH2CH2CH2SH. Senyawa ini tergolong sebagai tiol. Senyawa ini adalah cairan yang mudah menguap, tidak berwarna, dan berbau sangat busuk, yang umumnya digambarkan sebagai bau "sigung". Faktanya, butana-1-tiol secara struktural mirip dengan beberapa senyawa dalam semprotan pertahanan sigung, tetapi tidak ada dalam semprotan tersebut. Butana-1-tiol memiliki aroma yang begitu kuat sehingga hidung manusia dapat dengan mudah mendeteksinya di udara pada konsentrasi serendah 10 ppb. Tingkat ambang batas untuk butana-1-tiol dilaporkan sebesar 1,4 ppb.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC (preferensi)
Butana-1-tiol | |
| Nama lain
Butil merkaptan n-Butil merkaptan Merkaptobutana 1-Merkaptobutana Tiobutil alkohol n-Butanatiol | |
| Penanda | |
| |
Model 3D (JSmol) |
|
| ChemSpider |
|
| Nomor EC | |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
CompTox Dashboard (EPA) |
|
| |
| |
| Sifat | |
| C4H10S | |
| Massa molar | 90,18 g·mol−1 |
| Penampilan | cairan nirwarna |
| Bau | seperti kubis, seperti sigung, seperti bawang putih[2] |
| Densitas | 0,83679 g/mL |
| Titik lebur | −115,8 °C (−176,4 °F; 157,3 K) |
| Titik didih | 98,2 °C (208,8 °F; 371,3 K) |
| sedikit larut (0,06% pada 20 °C)[2] | |
| Tekanan uap | 35 mmHg (20 °C)[2] |
| Bahaya | |
| Titik nyala | 2 °C; 35 °F; 275 K[2] |
| Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC): | |
LC50 (konsentrasi median) |
4020 ppm (tikus, 4 jam) 2500 ppm (mencit, 4 jam) 770 ppm (anjing, 30 menit)[3] |
| Batas imbas kesehatan AS (NIOSH): | |
PEL (yang diperbolehkan) |
TWA 10 ppm (35 mg/m3)[2] |
REL (yang direkomendasikan) |
C 0,5 ppm (1,8 mg/m3) [15-menit][2] |
IDLH (langsung berbahaya) |
500 ppm[2] |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Butana-1-tiol (juga dikenal sebagai butil merkaptan) adalah sebuah senyawa organobelerang dengan rumus kimia CH3CH2CH2CH2SH. Senyawa ini tergolong sebagai tiol. Senyawa ini adalah cairan yang mudah menguap, tidak berwarna, dan berbau sangat busuk, yang umumnya digambarkan sebagai bau "sigung". Faktanya, butana-1-tiol secara struktural mirip dengan beberapa senyawa dalam semprotan pertahanan sigung, tetapi tidak ada dalam semprotan tersebut.[4] Butana-1-tiol memiliki aroma yang begitu kuat sehingga hidung manusia dapat dengan mudah mendeteksinya di udara pada konsentrasi serendah 10 ppb. Tingkat ambang batas untuk butana-1-tiol dilaporkan sebesar 1,4 ppb.[5]
Butana-1-tiol digunakan sebagai pelarut industri,[butuh rujukan] dan sebagai zat intermediat untuk bahan defolian kapas.[6] Senyawa ini terkadang dimasukkan ke dalam "bom bau" dan "parfum bau" untuk orang iseng.
Inhalasi butana-1-tiol dapat menyebabkan kelemahan, kebingungan, batuk, pusing, kantuk, sakit kepala, mual, muntah, dan sesak napas. Senyawa ini dapat mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan. Senyawa ini juga dapat menyebabkan efek pada tiroid dan sistem saraf serta dapat menyebabkan penurunan kesadaran.[7]