Bubung adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia desa bubung juga di kenal dengan nama Bandara Bubung, yang sekarang dikenal sebagai Bandara Syukuran Aminuddin Amir (LUW), pertama kali berdiri pada tahun 1972 sebagai bandara dengan nama awal Bandara Udara Bubung. Pada tahun 2008, namanya diubah untuk menghormati Raja Banggai terakhir, Syukuran Aminuddin Amir. Seiring waktu, bandara ini mengalami transformasi signifikan dengan pembangunan terminal baru untuk meningkatkan kapasitas penumpang, dan saat ini menjadi pintu gerbang penting bagi pariwisata di Sulawesi Tengah..
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Bubung | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Sulawesi Tengah | ||||
| Kabupaten | Banggai | ||||
| Kecamatan | luwuk selatan | ||||
| Kode pos | 94717 | ||||
| Kode Kemendagri | 72.01.20.2001 | ||||
| Luas | 60 km² | ||||
| Jumlah penduduk | 891 jiwa | ||||
| Kepadatan | 14.85 jiwa/km² | ||||
| |||||
Bubung adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah , Indonesia desa bubung juga di kenal dengan nama Bandara Bubung, yang sekarang dikenal sebagai Bandara Syukuran Aminuddin Amir (LUW), pertama kali berdiri pada tahun 1972 sebagai bandara dengan nama awal Bandara Udara Bubung. Pada tahun 2008, namanya diubah untuk menghormati Raja Banggai terakhir, Syukuran Aminuddin Amir. Seiring waktu, bandara ini mengalami transformasi signifikan dengan pembangunan terminal baru untuk meningkatkan kapasitas penumpang, dan saat ini menjadi pintu gerbang penting bagi pariwisata di Sulawesi Tengah. .