Brooke Foss Westcott merupakan ahli Perjanjian Baru Inggris, juga menjadi guru besar di Cambridge. Dia menuliskan tiga komentar terhadap Injil Yohanes. Komentar ini pun amat terkenal waktu itu. Dia bersama dengan Fenton Hort menerbitkan suatu terbitan Perjanjian Baru bahasa Yunani. Terbitan yang dibuat itu dengan memperhatikan semua bukti yang ada. terbitan ini pun menjadi dasar untuk Alkitab English Revish Version tahun 1881. Westcott menjadi uskup Durham dan menunjukkan perhatian mendalam untuk kesejahteraan para buruh tambang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Brooke Foss Westcott merupakan ahli Perjanjian Baru Inggris,[1] juga menjadi guru besar di Cambridge.[1] Dia menuliskan tiga komentar terhadap Injil Yohanes.[1] Komentar ini pun amat terkenal waktu itu.[1] Dia bersama dengan Fenton Hort menerbitkan suatu terbitan Perjanjian Baru bahasa Yunani.[1] Terbitan yang dibuat itu dengan memperhatikan semua bukti yang ada.[1] terbitan ini pun menjadi dasar untuk Alkitab English Revish Version tahun 1881.[1] Westcott menjadi uskup Durham dan menunjukkan perhatian mendalam untuk kesejahteraan para buruh tambang.[1][2]
Dia lahir di Birmingham pada 12 januari 1825.[2] Meninggal dunia pada 27 juli 1901.[2] Dia adalah seorang gerejawan dan teolog juga.[2] Dia juga seorang pendeta Durham sejak tahun 1980 sampai dia meninggal dunia.[2]
Ayahnya adalah Frederick Brooke Westcott, seorang ahli botani.[2] Westcott belajar di Edward VI School di Birmingham.[2] Dia diajar oleh James Prince Lee.[2] Dia pun berteman dengan Joseph Barber Lightfoot.[2] Pada tahun 1844 Westcott masuk ke Trinity College, Cambridge.[2] Westcott diundang untuk bergabung ke dalam Cambridge Apostles di Cambridge.[2] Dia lulus sarjana tahun 1846.[2] Setelah itu, dia mengambil gelar sarjana BA pada Januari 1849.[2]