Brooke Gabrielle Ligertwood atau lebih dikenal dengan Brooke Fraser adalah penyanyi dan penulis lagu asal Selandia Baru yang terkenal karena single hitnya "Something in the Water", yang dirilis pada tahun 2010.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Brooke Gabrielle Ligertwood atau lebih dikenal dengan Brooke Fraser (lahir 15 Desember 1983) adalah penyanyi dan penulis lagu asal Selandia Baru yang terkenal karena single hitnya "Something in the Water", yang dirilis pada tahun 2010.
Brooke Fraser | |
|---|---|
| Informasi latar belakang | |
| Nama lahir | Brooke Gabrielle Fraser |
| Lahir | 15 Desember 1983 Wellington, Selandia Baru |
| Asal | Wellington, Selandia Baru |
| Genre | Gospel, pop |
| Pekerjaan | Penyayi, penulis lagu, produser rekaman |
| Instrumen | Vokal, piano, gitar |
| Tahun aktif | 2002–present |
| Label |
|
| Artis terkait | Hillsong Worship, Hillsong United |
| Situs web | brookefraser |
Fraser adalah anak sulung dari tiga bersaudara.[1] Ayahnya adalah keturunan Fiji, Portugis, dan Skotlandia.[2] Fraser memiliki dua saudara laki-laki yakni Matthew yang tinggal di Wellington, dan Shea yang tinggal di Dunedin.[3][4] Fraser dibesarkan di Naenae, Lower Hutt dan bersekolah di Dyer Street School, Naenae Intermediate School dan Naenae Colleg.[5]
Setelah sukses dengan beberapa albumnya, Fraser pindah ke Sydney pada tahun 2004. Pada 17 Maret 2008, ia menikah dengan Scott Ligertwood, di Sydney.[6] Dia terus tampil di bawah nama gadisnya "Brooke Fraser" untuk karier solonya.[7]
Pada Maret 2015, Fraser memberitahukan kepada publik bahwa dia mengandung anak pertama mereka.[8] Dari kehamilan tersebut ia melahirkan seorang bayi perempuan pada tanggal 18 September 2015. Fraser saat ini tinggal di Los Angeles, di mana ia sekarang bergabung menjadi anggota tim ibadah hari Minggu Hillsong Church di Los Angeles. Ia juga memiliki satu anak perempuan yang lahir pada 10 Juli 2017.[9][10]
Fraser mulai menulis untuk majalah Soul Purpose pada usia lima belas tahun dan kemudian diangkat menjadi editor pada tahun 2002. Fraser berhenti dari pekerjaannya sebagai editor, kemudian ia pindah ke Auckland pada akhir 2002 untuk mengejar karier musiknya.[11]
Pada tahun 2002 di usia 18, Fraser menandatangani kesepakatan multi album dengan Sony Music setelah perang penawaran sengit antara label musik ternama.[12]
Fraser merilis album pertamanya berjudul "What to Do with Daylight" yang dirilis di Selandia Baru pada akhir 2003, dimana pada kesempatan awalnya, album tersebut mendapat Penghargaan Emas dan tujuh kali medali platinum,[13] yang terjual lebih dari 105.000 eksemplar di Selandia Baru.[14] Lima album single yang dirilis oleh Fraser berhasil mendapat rekor album dua puluh teratas di Selandia Baru.[15] Fraser merilis dua album studio What to Do with Daylight tahun 2003 dan Albertine tahun 2006 melalui Columbia Records sebelum menandatangani kontrak rekaman dengan Wood + Bone. Album studio ketiganya adalah Flags yang dirilis pada 2010 dan merupakan album tersuksesnya hingga saat ini. Flags direkam di East West Studios di Hollywood Records pada pertengahan 2010 dan dirilis pada 12 Oktober 2010[16] di Selandia Baru, Australia, dan Amerika Utara. Fraser merayakannya dengan tur yang terjual habis di semua wilayah. Flags mendapat peringkat pertama di chart album Selandia Baru.[17]
Setelah merilis What to Do with Daylight, Fraser melakukan tur ke Australia dan Selandia Baru dengan artis rekaman Amerika John Mayer dan kembali bertolak ke Selandia Baru dengan artis rock veteran Inggris David Bowie.[18][19]
Album Fraser yang paling populer berjudul "Something in the Water" mencapai kesuksesan radio yang luas di seluruh dunia bahkan telah menerima rotasi daftar-A Radio BBC 10 besar di Jerman, Austria, Swiss, Italia, Finlandia dan Belgia, serta merupakan album pilihan masyarakat di Jerman dan Italia.[20] Album tersebut mendapat penjualan platinum ganda di Selandia Baru di mana abum single tersebut habis terjual dalam jangka 21 minggu.[21]
Album ke empatnya yang berjudul Brutal Romantic, dirilis pada November 2014 melalui Vagrant Records.[22] Album ini dirilis di Australia, Selandia Baru dan Asia Tenggara pada 14 November 2014 dan di Amerika Utara pada 17 November 2014. Album ini diproduseri oleh Fraser dan David Kosten, kecuali lagu "Magical Machine" yang diproduseri oleh Fraser, Kosten dan David Willson.[23]
Pada tahun 2005, Fraser bergabung dalam Hillsong Church, sebuah gereja lokal di Australia, dan mulai aktif pelayanan sebagai pemimpin ibadah bersama Hillsong Worship, band Gereja Hillsong.[24] Pada 2016, lagu "What A Beuatiful Name" yang ditulis oleh Brooke Ligertwood (nama keluarga dari suami Brooke) dan Ben Fielding yang tergabung dalam album Let There Be Light dari Hillsong Worship memenangkan penghargaan musik Grammy untuk kategori Penampilan Musik Kristen Kontenporer Terbaik.[25]
| judul | detail album | posisi puncak grafis | Sertifikasi (Ambang batas penjualan) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| NZ [26] |
AUS [27] |
CAN [28] |
SWI [29] |
US [30] |
US Christ [31] |
US Indie [32] | |||
| What to Do with Daylight |
|
1 | 85 | — | — | — | — | — | |
| Albertine |
|
1 | 29 | — | — | 90 | 3 | 9 | |
| Flags |
|
1 | 3 | 80 | 9 | 59 | — | 9 | |
| Brutal Romantic |
|
6 | 23 | — | — | 157 | 9 | 19 | |
| "—" menunjukkan album yang tidak masuk puncak grafik | |||||||||
| Title | Album details | Posisi grafik puncak | |
|---|---|---|---|
| NZ [26] |
US Christ [31] | ||
| Seven |
|
36 | 15 |
| Title | Album details | posisi puncak grafik |
|---|---|---|
| NZ [26] | ||
| A Sides |
|
16 |
| B Sides | — | |
| tanda "—" menunjukkan album yang tidak masuk puncak | ||
| Judul | Tahun | Posisi puncak | Sertifikasi (Ambang batas penjualan) |
Album | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| NZ [26] |
AUS [27] |
GER [38] |
UK [39] |
USChrist[40] | US Christ Air [41] | ||||
| "Better" | 2003 | 3 | — | — | — | — | — | What to Do with Daylight | |
| "Lifeline" | 7 | 56 | — | — | — | — | |||
| "Saving the World" | 2004 | 15 | — | — | — | — | — | ||
| "Arithmetic" | 8 | — | — | — | — | — | |||
| "Without You" | 2005 | 16 | — | — | — | — | — | ||
| "Deciphering Me" | 2006 | 4 | — | — | — | — | — | Albertine | |
| "Shadowfeet" | 2007 | 13 | — | — | — | 13 | 13 | ||
| "Albertine" | — | — | — | — | — | — | |||
| "Something in the Water" | 2010 | 1 | 29 | 8 | 193 | — | — | Flags | |
| "Betty" | 30 | — | — | — | — | — | |||
| "Coachella" | 2011 | — | — | — | — | — | — | ||
| "EN:Feel Inside (And Stuff Like That)" Flight of the Conchords |
2012 | 1 | — | — | — | — | — |
|
Single non-album |
| "Psychosocial" | 2014 | — | — | — | — | — | — | Brutal Romantic | |
| "Kings & Queens" | 20 | — | — | — | — | — | |||
| "Je Suis Prêt" | — | — | — | — | — | — | |||
| "Team, Ball, Player, Thing" | 2015 | 2 | — | — | — | — | — | Single non-album | |
| "Therapy" | 2016 | —[44] | — | — | — | — | — | A Sides | |
| "A Thousand Hallelujahs" | 2022 | —[45] | — | — | — | 44 | — | Seven | |
| "Honey in the Rock" (bersama Brandon Lake) |
—[46] | — | — | — | 20 | 19 | |||
| "—" Tanda ini menunjukkan single yang tidak masuk album | |||||||||
| Judul | Tahun | Posisi puncak | Album |
|---|---|---|---|
| NZ [26] | |||
| "Nineveh" | 2022 | —[47] | Seven |
| "—" Menunjukkan rekaman yang tidak masuk puncak | |||
| Judul | Tahun | Posisi | Album | |
|---|---|---|---|---|
| NZ |
US Christ | |||
| "Agnus Dei / King Of Kings" (bersama Hillsong Worship, Passion, Chidima, Jenn Johnson) |
2021 | — | 50 | At Easter (EP) |
| "Ancient Gates" | 2022 | [48] | — | Seven |
| "Communion" | = | — | ||
| "—" denotes a recording that did not chart | ||||
| Judul | Tahun | Posisi | Album |
|---|---|---|---|
| US Christ | |||
| "Resurrender" (bersama Hillsong Worship dan Team BrookeLigertwood) |
2021 | 44 | These Same Skies |
| "—" Menunjukkan rekaman yang tidak masuk puncak | |||
| Tahun | Judul | Direktur |
|---|---|---|
| 2003 | "Better" | |
| "Lifeline" | ||
| 2004 | "Saving the World" | |
| "Arithmetic" | ||
| 2005 | "Without You" | |
| 2006 | "Deciphering Me" | |
| 2007 | "Shadowfeet" | |
| "Albertine" | ||
| 2010 | "Something in the Water" | Joe Kefali dan Campbell Hooper untum masalah spesial [49] |
| "Betty" | Joe Kefali dan Campbell Hooper untuk masalah spesial | |
| 2011 | "Coachella" | Shae Sterling untuk penataan suara |
| 2014 | "Psychosocial" | |
| "Kings & Queens" |
| Tahun | Nominasi | Kategori | Hasil |
|---|---|---|---|
| 2018 | "What a Beautiful Name" | Pertunjukan/Lagu Musik Kristen Kontemporer Terbaik | Menang |
| Tahun | Kategori | Hasil |
|---|---|---|
| 2009 | Vokalis Wanita Terbaik | Nominasi |
| Tahun | Nominasi | Kategori | Hasil |
|---|---|---|---|
| 2013 | "Something in the Water" | Siaran Radio Terbaik | Nominasi |
| 2015[50] | "Kings & Queens" | Menang | |
| 2018[51] | "Therapy" | Menang |
| Tahun | Nominasi | Kategori | Hasil |
|---|---|---|---|
| 2004[52] | "Better" | Lagu Paling Banyak di Cover di Selandia Baru | Menang |
| 2007[52][53][54] | "Deciphering Me" | Menang | |
| APRA Silver Scroll | Nominasi | ||
| "Albertine" | Menang | ||
| 2011 | "Something in the Water" (dibagikan dengan Scott Ligertwood) | Most Performed Work di Selandia Baru | Menang |
| 2013 | Menang | ||
| Most Performed Work Overseas | Menang |
| Tahun | Kategori | Hasil |
|---|---|---|
| 2004[55] | Penghargaan Pilihan Rakyat | Nominasi |
| Album of the Year (What to Do with Daylight) | Nominasi | |
| Artis Solo Wanita Terbaik | Menang | |
| Artis Terobosan Tahun Ini | Menang | |
| Single of the Year ("Lifeline") | Nominasi | |
| Artis Solo Wanita Terbaik | Nominasi | |
| Penghargaan Pilihan Rakyat | Nominasi | |
| 2007 | Album of the Year (Albertine) | Nominasi |
| Penyayi Solo Wanita Terbaik | Nominasi | |
| Album Terlaris Tahun Ini (Albertine) | Menang | |
| Single of the Year ("Deciphering Me") | Nominasi | |
| Rekor Airplay Tahun Ini ("Deciphering Me") | Menang | |
| 2009[56] | Penghargaan Prestasi Internasional | Menang |
| 2011 | Album of the Year (Flags) | Nominasi |
| Album POP Terbaik (Flags) | Menang | |
| Penyayi Solo Wanita Terbaik | Nominasi | |
| Single of the Year ("Something in the Water") | Menang | |
| Penghargaan Pilihan Rakyat | Menang | |
| 2015 | Penyayi Solo Wanita Terbaik (Brutal Romantic) | Nominasi |
| 2018 | Penghargaan Prestasi Internasional What a Beautiful Name") | Menang |
Hillsong's songwriter and worship leader Brooke Fraser has surprised fans by dropping a new 2-disc compilation album, simply entitled B Sides. This new record follows last year's A Sides collection with a deeper delve into her catalogue to release B Sides. An album of b-sides and rarities, covers, live and previously unreleased demos.