Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Brek

Brek atau mata merah (Systomus rubripinnis) adalah adalah jenis ikan air tawar anggota suku Cyprinidae. Ikan ini menyebar luas di wilayah Indochina dan Kepulauan Sunda. Ikan tersebut dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Javean barb. Nama-nama lain dari ikan ini di berbagai wilayah Indonesia, yaitu puyau (Bjn.); maroca, marococa, dan wadonan (Btw.); ceba, brek, pekiseh, lunjar, dan wader abang atau derbang (Jw); serta sisik milik, ampa, dan beureum panon (Sd.).

jenis ikan air tawar
Diperbarui 28 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Brek
Brek
Brek, Systomus rubripinnis.
Status konservasi
Ikan sungai liar
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Actinopterygii
Ordo:
Cypriniformes
Famili:
Cyprinidae
Genus:
Systomus
Spesies:
S. rubripinnis
Nama binomial
Systomus rubripinnis
(Valenciennes, 1842)[1]
Sinonim
  • Systomus orphoides (Valenciennes, 1842)
  • Barbus orphoides (Valenciennes, 1842)[2]
  • Barbodes sarana orphoides (Valenciennes, 1842)
  • Puntius orphoides (Valenciennes, 1842)
  • Puntius sarana orphoides (Valenciennes, 1842)
  • Systomus rubripinna (Valenciennes, 1842)
  • Barbus rubripinna (Valenciennes, 1842)
  • Barbodes rubripinna (Valenciennes, 1842)
  • Puntius rubripinna (Valenciennes, 1842)
  • Barbus sarananella (Bleeker, 1849)
  • Barbus caudimarginatus (Blyth, 1860)
  • Barbus sarana caudimarginatus (Blyth, 1860)
  • Barbus oatesii (Boulenger, 1893)
  • Hypsibarbus oatesii (Boulenger, 1893)
  • Barbus sewelli (Prashad & Mukerji, 1929)
  • Puntius simus (H.M. Smith, 1945)
Artikel takson sembarang

Brek atau mata merah (Systomus rubripinnis) adalah adalah jenis ikan air tawar anggota suku Cyprinidae. Ikan ini menyebar luas di wilayah Indochina dan Kepulauan Sunda.[3] Ikan tersebut dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Javean barb. Nama-nama lain dari ikan ini di berbagai wilayah Indonesia, yaitu puyau (Bjn.); maroca, marococa, dan wadonan (Btw.); ceba, brek, pekiseh, lunjar, dan wader abang atau derbang (Jw); serta sisik milik, ampa, dan beureum panon (Sd.).[4]

Identifikasi

Ikan yang bertubuh sedang, panjang total hingga 250 mm. Gurat sisi antara 31-34 buah. 5-5½ sisik di antara awal sirip dorsal dengan gurat sisi. Batang ekor dikelilingi 16 sisik. Jari-jari keras (duri) yang terakhir pada sirip dorsal bergerigi 30, halus. Sirip ekor dengan tepi atas dan bawah berwarna hitam; bintik hitam pada batang ekor. Ikan muda dengan beberapa deret bintik gelap sepanjang barisan sisiknya.[3]

Tinggi tubuh 2½ hingga hampir 3 kali berbanding panjang standar (tanpa sirip ekor). Panjang kepala 3,2 – 4 kali berbanding panjang standar. Mata 4-6 kali lebih pendek daripada panjang kepala. Rumus sirip dorsal IV (jari-jari keras).8 (jari-jari lunak); sirip dubur III.5; sirip dada I.14-16; dan sirip perut I.8. Sirip perut lebih pendek daripada sirip dada, tidak mencapai anus.[4]

  • Matanya memiliki corak berwarna merah.
    Matanya memiliki corak berwarna merah.
  • Sirip duburnya berwarna merah, sedangkan tepi sirip ekornya berwarna hitam.
    Sirip duburnya berwarna merah, sedangkan tepi sirip ekornya berwarna hitam.

Kebiasaan

Brek dikenal sebagai ikan karnivora yang memangsa serangga, siput, cacing, dan sebagainya.[5] Secara alami, ikan ini ditemukan di sungai, waduk, dan danau. Selain menjadi konsumsi, belakangan ikan tersebut juga sering diperdagangkan sebagai ikan hias.

Jenis yang serupa

Hampal atau kebarau (Hampala macrolepidota) memiliki pola pewarnaan yang mirip. Namun, kebarau memiliki tubuh yang lebih memanjang, moncong yang lebih meruncing, sisik-sisik yang relatif lebih besar, serta mempunyai bercak atau belang hitam di sisi perutnya (brek memiliki bercak hitam di batang ekor).

Rujukan

  1. ↑ FishBase: Puntius orphoides (Valenciennes, 1842)
  2. ↑ Cuvier, G. and A. Valenciennes. 1842. Histoire Naturelle des Poissons, to. XVI: 193. Paris :Chez F. G. Levrault.
  3. 1 2 Kottelat, M., A.J. Whitten, S.N. Kartikasari, S. Wirjoatmodjo. 1993. Ikan Air Tawar Indonesia Bagian Barat dan Sulawesi. Periplus Edition (HK) Ltd. dan Proyek EMDI KMNKLH Jakarta. hal 59.
  4. 1 2 Weber, M. and L.F. de Beaufort. 1916. The Fishes of The Indo-Australian Archipelago III: 194-5. E.J. Brill. Leiden.
  5. ↑ Umar, C., S. Makmur, & DWH. Tjahjo. 2007. Kebiasaan Makan Beberapa Jenis Ikan dan Relung Ekologi di Danau Sentani, Papua[pranala nonaktif permanen]. Torani 17 (2): 93-99, Juni 2007

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Puntius orphoides.
  • Seriously Fish: Puntius orphoides
  • EoL: Puntius orphoides
  • Derbang (Puntius orphoides)
Pengidentifikasi takson
Systomus orphoides
  • Wikidata: Q1895148
  • Wikispecies: Systomus rubripinnis
  • BOLD: 683682
  • FishBase: 68207
  • GBIF: 2364120
  • iNaturalist: 623819
  • IRMNG: 11417731
  • NCBI: 643319
  • WoRMS: 1022236
Barbus orphoides
  • Wikidata: Q42430159
  • CoL: KNP5
  • GBIF: 5206592
  • IRMNG: 10139039
  • ITIS: 163647

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Identifikasi
  2. Kebiasaan
  3. Jenis yang serupa
  4. Rujukan
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Ikan air tawar

Ikan yang menghabiskan sebagian atau seluruh hidupnya di Air Tawar

Ikan tambakan

Ikan tembakang atau Tambakan (Helostoma temminckii) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang berasal dari wilayah tropis, tepatnya Asia Tenggara. Ikan

Lobster air tawar

krustasea dalam superfamili Astacoidea dan Parastacoidea

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026