Brata adalah sebuah serial web Indonesia yang didistribusikan melalui HOOQ dan MAXstream. Serial yang secara bergantian disutradarai Mike Pohorly, Mark Ó Fearghaíl, Aldo Swastia, dan Kuntz Agus ini dibintangi oleh Oka Antara, Laura Basuki, Yayu Unru, Rendy Kjaernett, Haydar Salishz, dan Eduwart Manalu. Musim pertama ditayangkan perdana pada 7 September 2018 dengan enam episode. Musim kedua ditayangkan perdana pada 11 Februari 2020 dengan sepuluh episode.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Brata | |
|---|---|
| Genre | |
| Cerita |
|
| Pemeran |
|
| Penata musik | |
| Negara asal | Indonesia |
| Bahasa asli | Bahasa Indonesia |
| Jml musim | 2 |
| Jml episode | 16 (daftar episode) |
| Produksi | |
| Produser eksekutif |
|
| Produser |
|
| Sinematografi |
|
| Editor |
|
| Pengaturan kamera | Multi-camera |
| Durasi | 42 menit |
| Rumah produksi |
|
| Rilis asli | |
| Jaringan | |
Brata adalah sebuah serial web Indonesia yang didistribusikan melalui HOOQ dan MAXstream. Serial yang secara bergantian disutradarai Mike Pohorly, Mark Ó Fearghaíl, Aldo Swastia, dan Kuntz Agus ini dibintangi oleh Oka Antara, Laura Basuki, Yayu Unru, Rendy Kjaernett, Haydar Salishz, dan Eduwart Manalu. Musim pertama ditayangkan perdana pada 7 September 2018 dengan enam episode. Musim kedua ditayangkan perdana pada 11 Februari 2020 dengan sepuluh episode.
| Musim | Jumlah episode | Perdana tayang |
|---|---|---|
Brata (Oka Antara) merupakan seorang detektif dalam kepolisian yang selalu berhasil memecahkan kasus dengan teknik investigasi bengis. Ia dikenal dengan metodenya yang tidak biasa dalam mengungkap suatu kasus. Brata dikenal sebagai orang yang tangguh, cerdas, penuh perhatian, dan berdaya ingat kuat. Ia mempunyai metode tersendiri yang berujung kepada keberhasilan dalam memecahkan hampir semua kasus yang ditanganinya. Namun, ia masih memiliki masalah pribadi yang belum dapat ditemukan jawabannya, yakni identitas dari ayahnya.[1]
Setelah memecahkan kasus mutilasi, Brata dipindahkan ke Departemen Kearsipan oleh Komandan Setiawan (Eduwart Manalu). Namun, serangkaian pembunuhan sadis terjadi di desa Sukadamai, sehingga Brata memutuskan untuk membantu rekan-rekannya dengan ikut terjun ke lapangan. Kasus ini membuat Brata harus menghadapi trauma masa lalunya.[2]
| Tahun | Penghargaan | Kategori | Nominasi | Keputusan |
|---|---|---|---|---|
| 2019 | Asian Academy Creative Awards 2019[3][4][5] | Pemeran Utama Pria Terbaik | Oka Antara | Menang |
| Sinematografi Terbaik | Gandang Warah | Nominasi | ||
| Pengarahan Terbaik (Fiksi) | Kuntz Agus | |||
| Penyuntingan Terbaik | Pulung | |||
| Program Asli oleh Streamer/Layanan OTT Terbaik | Brata | |||
| Penata Suara Terbaik | ||||
| Lagu Tema Terbaik | "Brata" oleh Elwin Hendrijanto |