Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bradyrhizobium japonicum

Bradyrhizobium japonicum adalah bakteri penambat nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kedelai. Spesies ini tergolong bakteri Gram negatif, berbentuk batang, dan tumbuh dengan memanfaatkan materi organik dari bangkai makhluk hidup (saprofit) di dalam tanah.

jenis bakteri
Diperbarui 18 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bradyrhizobium japonicum
Bradyrhizobium japonicum
Goresan koloni Bradyrhizobium japonicum galur USDA110.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Bacteria
Filum:
Proteobacteria
Kelas:
Alphaproteobacteria
Ordo:
Rhizobiales
Famili:
Bradyrhizobiaceae
Genus:
Bradyrhizobium
Spesies:
B. japonicum
Nama binomial
Bradyrhizobium japonicum
(Kirchner 1896) Jordan, 1982
Sinonim

Rhizobium japonicum Buchanan 1926
Rhizobacterium japonicum Kirchner 1896[1]

Artikel takson sembarang

Bradyrhizobium japonicum adalah bakteri penambat nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kedelai (Glycine max. L).[2] Spesies ini tergolong bakteri Gram negatif, berbentuk batang, dan tumbuh dengan memanfaatkan materi organik dari bangkai makhluk hidup (saprofit) di dalam tanah.[2][3]

B. japonicum memiliki kemampuan untuk menginfeksi akar tanaman kedelai dengan membentuk suatu organ yang disebut nodul.[2] Infeksi tersebut diatur oleh serangkaian gen nodulasi yang akan menginduksi tanaman membentuk nodul.[3] Selanjutnya, bakteri ini menginvasi tanaman lewat rambut akar dan berpenetrasi ke dalam jaringan.[2][3] Simbiosis mutualisme terjadi di mana tanaman akan mendapat asupan nitrogen yang mampu ditambat oleh B. japonicum.[2] Sementara itu, tanaman menyediakan lingkungan yang kaya karbon untuk energi bagi kelangsungan hidup bakteri.[2] Oleh karena itu, B. japonicum kini banyak dipakai sebagai pupuk hayati untuk meningkatkan produksi tanaman kedelai dengan mengurangi penggunaan pupuk sintetik.[4]

Bakteri B. japonicum sering dipakai sebagai organisme model untuk studi enzim pernapasan respirasi.[2] B. japonicum galur USDA110, yang pertama kali diisolasi dari nodul tanaman kedelai di Florida, Amerika Serikat pada tahun 1957, telah banyak dipakai untuk penelitian di bidang genetika molekuler, fisiologi, dan ekologi.[4] Hal ini dikarenakan B. japonicum galur USDA110 memiliki tingkat fiksasi nitrogen yang tertinggi dibanding galur lainnya.[4]

Referensi

  1. ↑ (Inggris) [NCBI] National Center for Biotechnology Information. "Bradyrhizobium japonicum". NCBI. Diakses tanggal 11-07-2011. ;
  2. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Westenberg, DJ (2008). "Bradyrhizobium japonicum". Missouri University of Science and Technology. Diakses tanggal 11-07-2011. ;
  3. 1 2 3 Loh J, Stacey G (2003). "Nodulation Gene Regulation in Bradyrhizobium japonicum: a Unique Integration of Global Regulatory Circuits". Appl Environ Microbiol. 69 (1): 10. doi:10.1128/AEM.69.1.10-17.2003. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-07-24. Diakses tanggal 11-07-2011. ; ; ;
  4. 1 2 3 (Inggris) [EBI] European Bioinfomatics Institute (2011). "Bacteria Genomes - BRADYRHIZOBIUM JAPONICUM". European Bioinfomatics Institute. Diakses tanggal 12-07-2011. ;
Pengidentifikasi takson
Bradyrhizobium japonicum
  • Wikidata: Q212471
  • Wikispecies: Bradyrhizobium japonicum
  • BacDive: 1805
  • CoL: N5FG
  • EoL: 974254
  • EPPO: RIZBJA
  • GBIF: 3221032
  • iNaturalist: 362820
  • IRMNG: 10030847
  • ITIS: 960069
  • LPSN: bradyrhizobium-japonicum
  • NCBI: 375
  • NZOR: 173e62bf-ffa0-480d-9487-5295d1c2287a
  • Open Tree of Life: 263896
  • SeqCode Registry: 4063


Ikon rintisan

Artikel bertopik bakteri ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Bakteri

domain dari mikro-organisme

Siklus belerang

organiknya oleh bakteri. Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur, antara lain Desulfomaculum dan Desulfibrio yaitu bakteri yang akan mereduksi

Antibiotik

golongan senyawa antimikroba yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia pada organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri.

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026